
Eira melakukan perjanjian iblis? Benar- benar mustahil. Ray Winston, sepertinya aku pernah mendengar nya. Uwah terlalu banyak informasi yang sulit dipahami.
Eira : " Emely! "
Emely : " Ya "
Eira : " Terus terang saja aku bukan Eira yang kau kenal "
Emely & Ray : " ? "
Aku menceritakan jika aku bukan Eira, yah sebut saja begitu. Menceritakan aku masuk novel yang kubaca dan tiba- tiba menjadi Eira. Bahkan aku menceritakan nama ku dulu, Dian.
Emely : " No..vel? "
Aku mengangguk.
Ray : " Sulit dipercaya, tetapi bau roh mu seperti Nona Eira asli "
Ray mengendus ku.
Eira : " Intinya novel yang kubaca benar- benar melenceng dari cerita ini "
Emely : " Terus, dimana Eira asli? " *marah
Eira : " Tenanglah, aku juga tidak tau. Dia hanya muncul di mimpiku sekali "
Ray : " Dia mengatakan apa? "
Eira : " Dia mengatakan sesuatu seperti bahaya dan waspada. Dan yah... katanya aku reinkarnasi nya dari masa depan "
Ray : " Reinkarnasi? Kukira itu hanya mitos "
Kau juga sama oi, malah lebih parah💧.
Emely : " ... "
Aku menceritakan isi cerita novel yang kubaca. Dimulai dari Eira dikenal sebagai tokoh antagonis. Sampai happy ending cerita Emely dan Deon.
Emely : " Aku dan Deon menikah? "
Aku mengangguk.
Emely : " Ada yang benar dan salah dalam novel yang kau baca "
Itu juga hal sama yang Eira asli bilang kepadaku.
__ADS_1
Emely mengatakan jika cerita asal usul Emely benar. Pertemuan dia, Eira, dan Deon itu juga benar. Hanya saja Eira tidak sampai menyiksa Emely, Emely juga Deon tidak berdansa bersama. Intinya jika ini dibuat cerita bukan happy ending, melainkan sad ending.
Aku hanya terdiam saat mendengar cerita Emely.
Emely : " ... "
Emely : " Dia bukan hilang ingatan " *bisik ke Ray
Ray : " Yah mana ku tahu, aku juga asal nebak " *bisik ke Emely
Emely : " Aku memberikan makanan untuk mu apa sih, sampai kau terlalu bodoh💢 " *bisik
Ray : " Hiks, Nona jahat "
Eira : " Tapi ngomong² soal antagonis, memang Eira melakukan apa saja sampai di sebut tokoh jahat? "
Emely : " Tidak banyak, dia hanya menumpahkan teh panas ke salah satu Nona Bangsawan dengan sengaja, pernah membuat bangkrut salah satu Bangsawan, rumornya dia juga pernah membunuh salah satu rakyat biasa, terus apalagi ya... "
Eira : " Sudah cukup "
Sepertinya jika kau menceritakan tentang Eira bisa- bisa kelakuan Eira bisa dibuat cerita novel💧.
Eira : " Kenapa aku yang dulu sangat kejam " *gerutu
Emely hanya tersenyum.
Emely : " Membuat bangkrut, itu karena salah satu Bangsawan melakukan penggelapan uang. Eira pasti marah dan membuat nya bangkrut, jika Eira tidak ditahan, mungkin Bangsawan itu sudah kehilangan tangan atau kaki nya karena Eira💧 "
Emely : " Jika membunuh, katanya dia hanya ingin menolong, orang yang dibunuh nya adalah seorang penjahat "
Eira : " Be..narkah? "
Emely mengangguk.
Emely : " Dan yah, aku suka dengan nya karena dia tidak peduli apa yang dikatakan orang tentang dirinya. Dia seperti... bebas mungkin "
Emely tertawa.
Eira : " ... "
Ternyata Eira tidak sejahat dari apa yang kupikirkan.
Eira : " Kau tau banyak tentang Eira ya "
Emely : " Begitukah? " *senyum
__ADS_1
.......
.......
.......
Ray : " Oh ya Nona Eira, apakah kau mau tau kekuatan ku "
Eira : " Sihir kan? "
Ray : " Hehehe, lihat ini "
Ray mengeluarkan api di tangan nya. Api?
Eira : " Ray, kau pernah pergi ke festival? "
Ray : " Tentu saja, aku pergi bersama Nona Emely "
Emely : ( Dasar bodoh, tamatlah riwayatmu Ray💧 ) *tepuk jidat
2 orang asing, rambut merah dan mata merah, Ray Winston, mengeluarkan api, melewati jalan yang sama!? *menyambung semua ingatan
Eira : " Hohoho, jadi kau yang membuat kebakaran saat festival? " *bersiap memukul
Ray : " Tunggu, a..aku tidak sengaja " *takut
Eira : " Sudah terlambat " *senyum
Beberapa pukulan kemudian💧...
Ray : " Anda jahat Nona Eira, bahkan Nona Emely tidak membantuku " *babak belur
Emely : *Bodo amat, pura- pura ngak liat*
Eira : " Berkat dirimu, aku jadi kerepotan tau tidak?💢 "
Ray : " Hiks maaf "
Ray : ( Aku satu- satu nya Cerberus yang tidak punya harga diri💧 )
.......
.......
.......
__ADS_1
...Bersambung......