Bertukar Dengan Tokoh Antagonis

Bertukar Dengan Tokoh Antagonis
Terlalu Banyak Informasi


__ADS_3

Karena aku sudah terlalu lama disini, aku berniat untuk pergi. Tetapi kembali nya naik apa ya💧.


Ray : " Nona, anda pakai sihir ku saja "


Ugh, yang itu lagi. Membuat kepala pusing sih, tapi ya sudahlah.


Ray membuat lingkaran sihir di hadapan nya. Muncul cahaya yang sama seperti saat aku pergi tadi.


Eira : " Apa kalian yakin ingin sembunyi disini? "


Ray : " Tentu saja, disini jauh dari kawasan penduduk. Tetapi masih ada keperluan se hari² kami disini "


Benar juga, disini seperti di desa. Mereka tidak akan kekurangan bahan pangan dan air. Aku juga ingin membawa Emely, tetapi sekarang dia ber status buronan. Aku khawatir jika dia di tangkap.


Saat aku hampir masuk.


Emely : " Eira, ah bukan... Dian maaf atas kejadian penculikan "


Eira : " Kalo soal penculikan ... kita lihat saja nanti. Aku hampir terbunuh tau. Dan lagi, panggil aku senyaman nya saja "


Ucapku sambil tersenyum. Em, kenapa wajah Emely kaget gitu? Bertepatan dengan itu, aku di dorong masuk oleh Ray, dasar bocah satu ini💢.


.......


.......


.......


Sesampainya...


Hoek, aku tidak akan mau naik itu lagi💧. Em, sampai kamar ya, syukurlah. Hah, aku merebahkan diriku di atas kasur.


Aku menutup kedua mata ku....

__ADS_1


Perjanjian iblis, black magic, peliharaan Cerberus, si sialan, kakak dari Baginda, novel yang berbeda, si bodoh Ray, kebenaran dari Emely... terlalu banyak informasi yang kudapat.


...Brakkk......


Bufff, ngak sopan amat padahal ini kamar putri Duke💢.


Felix : " Lho, Nona sudah sampai? "


Eira : " Ya aku kembali, kalo buka bisa pelan- pelan ngak? " *senyum


Felix : " Maaf Nona, saya sangat khawatir "


Aku kan kembali tepat waktu, mungkin sekitar 3 jam. Berarti setiap waktu dia datang untuk mengecek kamar ku?💧


Eira : " Tinggalkan aku sendiri, aku mau tidur "


Felix : " Baik Nona, permisi "


Felix : ( Syukurlah Nona tidak apa- apa )


Masih berpikir... sebenar nya aku mau membuat Emely terlepas dari status buronan nya. Tetapi aku tidak punya bukti yang kuat. Bahkan alat di sini masih belum secanggih dari masa depan. Apa aku bisa mempercayai Emely ya.


Ngomong- ngomong soal buronan, dalang dari kehancuran keluarga Duke ternyata kakak dari Baginda ya. Ini membuat ku kesal saja, bahkan aku tidak tau wajah nya dan namanya💢.


Tolong lah Eira, kenapa perbuatan mu kau berikan kepadaku. JIKA AKU BERTEMU EIRA ASLI, HAL PERTAMA YANG KULAKUKAN ADALAH MEMUKULNYA!💢


Sudahlah, percuma saja aku marah. Eira adalah diriku yang dulu. Soal kakak Baginda, akan kutanyakan ke Deon saja. Mungkin dia tau...


Karena sudah meluapkan amarahnya, Eira lama kelamaan menutup mata nya dan tertidur...


.......


.......

__ADS_1


.......


Di tempat Emely...


Emely : " T..tadi Eira bilang apa? Hampir terbunuh!? "


Ray : " Dia benar- benar kurang ajar, di sepakatan katanya Nona Eira hanya ditangkap sebagai tawanan " *mengepal tangan


Emely hanya diam dan membeku mendengar pernyataan dari Eira.


A..aku sendiri yang hampir membunuh Eira!? Karena ulahku sahabat ku hampir terbunuh 2 kali. Bahkan dia masih bisa tersenyum...


Ray : " Nona, tenanglah "


Ray : ( Cih, pasti dia menggunakan cara licik. Apa dia mau mengadu domba Nona Eira dan Nona Emely? )


Ray : " ... "


Emely : " Ray, antarkan aku ketempat si sialan itu! "


Ray : " Tidak, kita tidak boleh terlalu gegabah. Tenangkan dirimu dulu Nona " *menghadang Emely


Emely : ( Benar- benar kurang ajar!! )


.......


.......


.......


...Bersambung......


...( Dukungan kalian \= Penyemangat Author❤️ )...

__ADS_1


__ADS_2