
Emely mempersilahkan aku untuk duduk, dia meminta izin ke dapur untuk membuat kue kering. Padahal tadi sudah kubilang tidak usah repot- repot, tetapi Emely tetap melakukan nya. Tentu Ray masih aku pegang agar tidak pergi kemana- mana.
" Saya berjanji tidak akan bercerita, jadi tolong lepaskan "
Ray berbicara pelan ke Eira dengan suara yang bergetar dan wajah yang murung. Pftt, saat melihat nya dengan wajah seperti itu, aku masih terbayang wajah Ray dalam mode anjing
" Em? Ah, oke aku juga sudah lelah "
Aku melepaskan Ray, ia segera menjauh dari ku. Apa aku terlihat menakut kan?
Tak lama, Emely kembali dengan membawa susu dan kue panas yang baru matang.
Emely meletakan cookies dan susu di depan kami berdua. Ray yang melihat nya berniat mengambil cookies, tetapi ia langsung mengambil 4 dan menyembunyikan nya ke baju. Tetapi Emely mengetahui tindakan Ray.
" Ehem " *tersenyum
" A..ah, biar sekalian aja " *mengalihkan pandangan
" Setidak nya ambil satu- satu "
Emely menjewer telinga Ray.
" Biarkan saja si bodoh itu. Dan maaf merepotkan mu "
Ucap ku karena merasa tidak enak ke Emely.
" Ah tidak apa kok, santai saja "
Emely hanya tersenyum. Ray yang di sebelah Emely hanya cemberut.
" Tolong berhenti memanggil ku bodoh "
Ray memegang telinga yang di jewer oleh Emely.
Kau saja ketahuan saat menyamar menjadi anjing. Untung aku menemukan Ray, apa jadi nya yang menemukan Bangsawan lain? Mungkin sudah di ambil atau lebih buruk di usir dan di siksa. Dan entah apa saja kekacauan yang di lakukan Ray. Apa lagi kalo namanya bukan bodoh?💧
" Yah yah, terserah "
Aku menghiraukan Ray dan mengambil cookies. Hem, ini enak! Emely sendiri yang membuat nya?
Emely yang ada di depan ku hanya tersenyum karena melihat ku makan dengan lahap.
" Apa ini cocok dengan selera mu? "
" Iya, ini enak! Kau sendiri yang membuat ini? "
" Benar, ini resep yang di ajar kan bibi, dia pembantu di keluarga Burton "
Artinya dia pembantu keluarga Baron ya. Benar- benar seorang pemeran utama wanita, ia bahkan tidak mempermasalah kan status. Ah aku lupa, buku novel itu sudah tidak berguna lagi di sini. Huft... sangat merepotkan kalo ngak tau ending jelas nya.
" Oh ya Nona Emely, ada sesuatu yang mau aku katakan " ~Ray
Ray menceritakan kejadian di Istana kepada Emely. Dari kedatangan tamu tak di undang, pengakuan dia anak si sialan... ah maksud nya Lewis, dan lain- lain nya.
" Dia memiliki putra!? Bahkan secara terang- terangan ingin mengambil ahli posisi Raja? "
Emely masih belum percaya apa yang dia dengar.
" Begitulah "
__ADS_1
Ucap ku masih mengunyah cookies. Saat aku melihat Ray, dia memakan 3 kue di mulut sekaligus!!
" Pelan- pelan saja, dan lagi jangan habiskan cookies nya sendiri!! " ~Eira
" Siapa cepat dia dapat Nona "
Ray berbicara dengan wajah yang menyebalkan. Cih, dasar si rakus!
" Jangan bertengkar, di dapur masih ada. Biar Ray yang ambil kan "
Emely menenangkan aku dan Ray.
" Hah, kenapa aku!? " ~Ray
" Aku masih mau berbicara dengan Eira, toh cuma ambil saja bukan membuat nya " ~Emely
Akhirnya Ray menurut dan mengambil kue sendiri dengan wajah cemberut. Hohoho, sungguh kasihan.
" Tapi, agak aneh... di kehidupan sebelum nya sialan itu tidak mengumumkan jika ia memiliki seorang putra " ~Emely
" Uhuk, beneran!? "
Aku hampir tersedak saat meminum susu karena mendengar ucapan Emely. Jika dia beneran ngak tau, masa depan gimana dong!? *panik
" Nama nya siapa? " ~Emely
" Charles Vasello "
Emely mulai berpikir dan mengingat sesuatu. Ia hanya menghela nafas, sepertinya dia juga tidak tau.
" Dia memiliki rambut biru dan mata biru. Yah, dia juga pandai berdebat, membuat ku sangat kesal "
" Rambut biru!? " ~Emely
" Tidak, hanya saja saat anda menceritakan orang bernama Charles itu... " *berpikir
Tak lama Ray datang membawa sepiring penuh cookies di tangan nya. Ia meletakan di depan kami, eh kenapa wajah nya mencurigakan begitu? Ia seperti menahan tawa dan ada sesuatu yang di sembunyikan.
" Siapa? " ~Eira
" Ah, bukan apa- apa " ~Emely
" Oke "
Apa aku menceritakan ya tentang kejadian yang dialami Deon selama di rumah Lewis. Hah, sepertinya tidak apa- apa.
" Ada sesuatu yang mau aku ceritakan "
Aku menceritakan semua nya. Kini Emely bahkan Ray juga terlihat sangat serius. Aku menanyakan, apa mereka tau asal bunyi dan bayangan aneh itu?
Awal nya wajah mereka terlihat marah, namun tak lama kini seperti ada rasa sedih di mereka.
" Jika soal suara, aku yakin jika itu orang tua Emely " ~Ray
Hah!
" Kenapa mereka sampai ada di situ? Dan kenapa tidak langsung melarikan diri saja? Bukan nya Ray cukup kuat untuk melakukan nya " ~Eira
Segudang pertanyaan kini menumpuk di pikiran ku. Orang gila itu bahkan sampai mengurung Nyonya dan Tuan Burton di sana!?
Emely yang enggan bercerita kini sudah bisa membuka suara nya.
__ADS_1
" Mereka tidak mau di selamatkan. Ray juga sudah menemui orang tua ku. Yah, awal nya mereka terkejut sih "
Eh, kenapa bisa begitu.
" Memang sulit, apalagi dengan adanya bayangan aneh itu. Merepotkan "
Ucap Ray sambil menggaruk kepala nya. Apa dia juga berhadapan dengan bayangan aneh yang dimaksud Deon?
" Apa alasan mereka tidak mau di selamatkan? " ~Eira
Emely berkata jika percuma saja Nyonya dan Tuan Burton keluar dari sana, Lewis pasti akan terus mengawasi keluarga Burton agar tutup mulut. Emely juga khawatir akan ada hal buruk kedepan nya, sama seperti di masa lalu saat Eira asli mencoba membantu Emely agar terlepas dari Lewis sialan.
Yah dan akhirnya, keluarga Duke malah mendapat tuduhan atas penghianatan terhadap Raja. Hanya karena berurusan dengan Lewis bisa membuat nyawa melayang, jika orang tua Emely di bebaskan, kemungkinan mereka juga tidak aman. Emely memberi penjelasan dengan suara dan tangan bergetar, huft... dia malah menjadi paranoid begini.
Aku menyentuh tangan Emely dengan perlahan.
" Maaf, aku malah menjadi seperti ini. Ah, dan kata ayah, mereka di urus dengan baik. Jadi aku tidak khawatir "
Bohong, wajah nya saja masih terlihat khawatir. Yah aku juga tidak tau tindakan orang tua Emely benar atau tidak.
" Tenang saja, jika sialan itu tidak mengurus mereka dengan baik aku akan membakar nya hidup- hidup "
Nada Ray terdengar percaya diri dan terdengar sombong, aku tidak percaya.
" Nah Tuan Ray yang hebat, silahkan bakar orang bernama Lewis itu sekarang "
Ucap ku sambil tersenyum. Yang awal nya menyombongkan diri, kini menjadi wajah yang terlihat ragu. Cih, sudah kuduga. Jika Lewis dengan mudah dibakar oleh Ray, masalah pasti langsung beres. Entah Lewis kebal terhadap sihir atau apa.
Jika dipikirkan dengan baik, apa alasan kenapa Lewis sangat ingin keluarga Burton bekerja sama selain memperluas kekuatan politik...
" Apa karena keluarga Burton penghasil tambang terbaik? " ~Eira
" Ya keluarga ku memang penghasil tambang terbaik sih, ada apa? Oh ya, ruby merah itu kau ambil kan? " ~Emely
" Wakh, a..ah itu " *mengalihkan pandangan
Emely hanya tertawa mendengar kegugupan ku.
" Hahaha, tidak apa toh malah bagus. Yang penting di gunakan dengan baik kan hasil dari penjualan nya? "
Kata Deon sih setengah penghasilan dari penjualan ruby merah di sumbangkan ke panti asuhan dan beberapa rakyat yang membutuhkan. Sisanya untuk kelompok gagak hitam dan untuk di simpan jika dibutuhkan. Mereka menggunakan uang nya dengan baik.
" Begitulah " *bangga
Bahkan pesanan hasil tambang keluarga Burton di ekspor sampai luar Kerajaan. Yah tapi apakah benar Lewis hanya mengincar pertambangan keluarga Burton?
" Tapi yang membuat ku penasaran, apa hubungan bayangan itu dengan Lewis? " ~Eira
" Mungkin saja dia melakukan hal sama seperti Nona Eira yang asli. Jika aku benar, bayangan aneh itu adalah salah satu dari makhluk dunia bawah. Energi nya saja hitam pekat, hanya saja sepertinya makhluk itu tidak bisa berbicara " ~Ray
Aku dan Emely terkejut dengan jawaban Ray. Jika betulan Lewis meminta iblis untuk membantunya, bukan nya harus ada 1 jiwa bahkan lebih untuk dikorban kan? Tapi dengan sikap Lewis seperti itu, tidak kaget jika dia mengorbankan nyawa orang lain. Hanya saja, untuk apa dia sampai melakukan hal nekat ?
Hah, dunia ini benar- benar membuatku pusing. Aku... tidak berbakat menjadi villainess dalam masalah ini. Bahkan aku tidak tau siapa penjahat sebenar nya. Apa benar perbuatan ini hanya karena Lewis seorang. Benar- benar... balas dendam apa yang dimaksud Eira asli. Apa saja yang harus aku lakukan agar kembali di dunia asal ku. *tekanan batin
Tak lama, ke seriusan menjadi buyar karena seseorang.
.......
.......
.......
__ADS_1
...B e r s a m b u n g ......
...( Dukungan Kalian \= Penyemangat Author❤️ )...