
" Ini tidak akan berhasil kan? "
Ucap ku dengan ragu.
" Coba saja dulu, yah aku tidak mau tanggung jawab sih jika betulan ngak bisa "
Aku mati sia- sia jika mengikuti saran nya.
" Nah, sekarang kau mau apa dariku? "
Tanyaku dengan nada terpaksa. Senyum hangat ada pada diri Eira asli. Dasar, pasti dia ada maunya.
" Tidak ada, aku datang hanya memberi mu sedikit hadiah "
Tak lama, asap hitam ada tepat di belakang Eira. Muncul seorang gadis dengan wajah manis saat asap berhenti.
" Kyaaa, Nona... apakah ini majikan ku yang baru? " *semangat
Dia menunjuk ku, Eira asli hanya mengangguk. Tak lama, wajah gadis itu menjadi tambah semangat dan memeluk erat diriku.
" Kyaaa, Nona Diaannn "
Hah, apa? Hadiah nya dia?
" Sekarang kau mempunyai senjata dan perisai "
Ucap Eira asli dengan nada bangga. Iblis kontrak Eira bilang kepada ku, kalung yang ku pakai merupakan ' kalung kekuatan sementara '. Seperti namanya, kekuatan ini hanya memiliki waktu sementara. Dan yah, karena aku belum bisa mengontrol kekuatan ini, tugas gadis yang memanggil ku majikan akan mengajari dan melindungi ku.
Itu semua bisa diartikan, senjata ku adalah kekuatan kalung ini, dan perisai gadis aneh yang memanggil ku majikan.
" Jadi, jika aku berhasil mengontrol kekuatan ini, apa tugas ku selanjut nya? "
Senyum dengan penuh nafsu pembunuh ada di diri Eira, bagai psikopat menemukan target nya. Oke, diriku di masa lalu sepertinya agak miring.*mengalihkan pandangan
" Kau tau Lewis kan? Bunuh dia atau membuat nya tersiksa, dan lagi... aku tidak bisa menyebutkan namanya karena kau belum bertemu dengan nya, hanya saja... waspada dan tandai dia. Orang dengan luka tepat di bawah mata, kau akan bertemu dengan nya seiring dengan waktu " ~Eira
Benar- benar good job Eira memberiku tugas beresiko dan tersenyum dengan tenang:)
" O..key, tapi bukan nya akan berbahaya jika aku membunuh orang tanpa alasan yang jelas? " ~Dian
" Tenang saja, aku memprediksi jika si brengsek itu cepat atau lambat membuat masalah. Mungkin bisa menjadi alasan untuk "Nona Eira" sebagai bentuk pertahanan diri "
Ucap iblis kontrak dengan yakin. Jika dipikirkan lebih dalam, arti dari bentuk pertahanan diri, itu sama saja aku akan diserang kapan pun dan bisa menjadi alasan untuk menyerang orang yang di sebutkan Eira sebagai pertahanan diri. Agak beresiko sih, tapi itu tidak apa agar aku kembali ke dunia ku.
" Kyaaa, majikan baruuu "
Astaga, dia selalu menempel kepadaku. Rambut hitam dan mata merah menyala, itulah gadis yang sedang memeluk ku.
Apa benar hadiah ini diberikan secara cuma- cuma?
.......
.......
.......
" Hoamm, em? Muncul dari mimpi lagi ya " ~Eira
" Selamat pagi Nona Dian "
" ... "
S..suaranya aku kenal, tetapi kenapa ada kucing disini?
Tak lama, kucing hitam mendekat ke Eira.
" Ah, sekarang aku harus memanggil mu Nona Eira ya, bukan Nona Dian "
" Begitulah, kau... gadis yang tadi? "
Ia hanya mengangguk. Katanya dia tidak memiliki nama, dan tugas ku sebagai majikan nya harus memberikan nya nama. Ini sama seperti Ray.
Baiklah, coba kita pikirkan... nama yang imut... Cici, Cia, Frecia!?
" Frecia, gimana? "
" Kyaa, nama yang bagus Nona "
__ADS_1
Aku tidak pandai memilih nama, tapi jika dia menyukai nya ya sudahlah💧
" Nah, saya mendengar jika disini ada Ray kan? Apa kita bisa disana? " ~Frecia
" Tidak masalah sih, tapi kenapa? "
" Hehehe, saya cuma ingin reuni saja " ~Frecia
Sejak kapan sesama iblis bisa reuni.
Tak lama...
...Tok tok tok...
Aish, mengganggu saja.
" Masuk "
Eh, gak ada? Apa itu burung gagak pengantar pesan?
" Nona, ada seseorang di dekat jendela "
Aku segera menuju jendela, mata biru dan rambut pirang... oke aku tutup lagi. *ngak peduli
" Tolong buka jendela nya:) " ~Deon
" Maaf, orang aneh dan gila di larang masuk " ~Eira
( Aih, kejamnya ) ~Frecia
Yah dan akhirnya, aku membuka jendela kamar ku. Helo, di kediaman Duke ada pintu, dan kenapa seorang Pangeran dengan santai nya masuk lewat jendela?
" Nah, ada apa? " ~Eira
" Bukan apa- apa, ah kau punya kucing ya " ~Deon
Deon mengelus Cia dan tidak memperdulikan Eira. Eira memegang bahu Deon dengan kencang.
" Pangeran, apa anda tidak punya kerjaan sampai masuk kamar seorang gadis? " *senyum paksa
" Ah maaf, dan lagi... "
Ia membungkuk kan badan nya.
" Saat bersama Charles? ... yah tidak apa, aku tidak terlalu memikirkan nya "
Dia datang kesini hanya untuk meminta maaf? Aku hargai kegigihan nya.
" Dan lagi, bagaimana keadaan Baginda Raja? " ~Eira
" Soal itu... saat Baginda Ratu tahu jika Charles ingin merebut posisi Raja, dia curiga jika Baginda Raja selingkuh dan menganggap Charles sebagai anak dari Raja. Dan yah kau tahu sendiri... Baginda Ratu tidak memperbolehkan Baginda Raja tidur bersama sampai mendengar jika Charles adalah anak dari Lewis. Kau tidak tahu seberapa aku ingin tertawa mendengar nya "
Ucap Deon menggaruk kepala nya padahal tidak gatal.
" Pfftt, ah maaf "
" Tidak apa, aku juga menganggap nya lucu. Jika kau ada di posisi Baginda Ratu pasti kau akan curiga " ~Deon
" Benarkah? " *tertawa
Akh, apa yang kulakukan!?
" Nah Pangeran, karena kau sudah meminta maaf dan menceritakan hal lucu, silahkan pergi sebelum dayang ku datang "
Ucap ku sambil mendorong Deon ke jendela. Tak lama lagi Emma akan datang, bisa gawat jika ia melihat Deon.
" Baiklah, sampai bertemu nanti "
" Ya ya, tunggu... nanti? "
Deon hanya tertawa dan langsung melompat dari jendela. Aku curiga jika ia bukan manusia💧
" Dia siapa Nona? Pacar? " ~Frecia
" Hanya teman " *tegas
Kami segera munuju tempat Emely, ternyata Frecia bisa teleportasi. Ia mengerti jalan ke tempat Ray karena membaca pikiran ku.
.......
.......
__ADS_1
.......
Sesampainya...
Hah, tidak portal punya Ray atau Frecia tetap saja membuat ku pusing dan mual. Tak lama, Emely keluar dan melihat kami.
" Eira!? " ~Emely
" Ah Nona, kenapa jalan mu sangat lambat " ~Ray
Ray menjadi diam saat melihat kami. Kemudian matanya tertuju pada Frecia. Sama seperti Ray, Frecia menatap Ray dengan mata membara.
" Kau... " ~Ray
" Halo, seperti biasa "
Ucap Frecia sambil tersenyum. Tak lama, keluar aura merah dari mereka. Tidak hanya itu, api mulai muncul dari mereka. Kekuatan? Magis? Mungkin antara kedua nya.
" Seperti biasa kan? " ~Ray
" Tentu " ~Frecia
Hei, ada apa ini!? Emely berlari kearah ku dengan wajah penuh tanda tanya.
" Emely, aku belajar satu hal... jangan pernah pertemukan Anjing dan Kucing secara bersamaan! "
Ucap ku dengan tegas.
" Eh? " ~Emely
" Hei kalian, berhenti!! " ~Eira
Ray dan Frecia tidak mendengar Eira dan hanya menatap satu sama lain.
Bisa gawat jika mereka mengeluarkan kekuatan api. Di sekitar sini banyak tanaman dan benda mudah terbakar, bisa- bisa akan terjadi kebakaran. Ah aku punya rencana!
" Emely, ikuti aku "
Aku membawa kejutan untuk mereka. Mwehehe, makanya jangan berkelahi di sini dan dengarkan peringatan ku. Dan...
...BYUURR...
Aku dan Emely mengguyur mereka masing- masing dengan air.
" ... " ~Ray
" ... " ~Frecia
" Apa rencana ini berhasil? " ~Emely
Tak lama, mereka berjalan di pojokan dan saling berbisik.
" Ray, manusia ternyata sangat kejam " ~Frecia
" Kau baru tahu? " ~Ray
.......
.......
.......
Nama : Frecia
Umur asli : Ngak ada yang tahu
Umur manusia : Sekitar 18 tahun
Status : Peliharaan Eira, mungkin:)
.......
.......
.......
__ADS_1
...B e r s a m b u n g ......
...( Dukungan Kalian \= Penyemangat Author❤️ )...