Bertukar Dengan Tokoh Antagonis

Bertukar Dengan Tokoh Antagonis
Ini Akan Menjadi Hari Yang Panjang


__ADS_3

...Tap tap tap......


Suara langkah kaki terdengar dari penjara bawah tanah. Charles berhenti mendadak dan mengamati siapa yang akan datang. Langkah kaki disusul dengan suara baju besi yang berisik. Tidak salah lagi, mereka datang.


Charles memberi kode untuk diam ke Ren. Ia mengerti dan segera mencari tempat persembunyian.


"Ck, merepotkan" *gumam


"Anda sendiri yang membuat ini sulit Tuan"


Ucap Ren sambil menghela nafas. Tak lama, para prajurit datang. Wajah mereka seolah khawatir akan sesuatu.


"Segera cek para tahanan!!"


Ucap ketua prajurit dengan lantang. Semua prajurit mengangguk mengerti dan segera melaksanakan apa yang dikatakan ketua mereka. Merasa sudah aman, Charles dan Ren keluar dari persembunyian mereka.


"Apa anda membuat masalah Tuan?"


"Hanya memberi obat tidur"


Ucap Charles dengan santai. Mereka segera keluar dari ruangan bawah tanah, lebih tepatnya penjara para tahanan.


"Tuan kenapa saya tidak boleh memakai teleport?" ~Ren


"Ada alasan nya" *datar


"Saya ingin mengetahuinya" *rengek


Charles tidak memperdulikan Ren dan masih berjalan. Ren tidak berhenti- hentinya merengek dan akhirnya membuat Charles naik pitam.


"Bisakah kau diam!?" ~Charles


Suara lantang membuat gadis itu berhenti berbicara. Charles melihat sekitar sekali lagi. Tak terasa mereka sudah keluar dari penjara bawah tanah. Ren segera mengubah dirinya menjadi hewan kecil memiliki sayap. Burung kenari kuning terlihat bersamaan dengan hilangnya wujud Ren. Burung tersebut langsung terbang menempati dirinya di pundak Charles. Namun mereka belum bisa bernafas lega sampai seseorang datang.


Rambut pirang lengkap memakai pakaian mewah, Pangeran dari Kerajaan ini. Niat ingin mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, Deon melihat pria asing berjubah hitam di depan nya.


" Siapa kau!?"


Ucap Deon dengan lantang. Tanpa basa- basi Charles berlari sangat cepat. Disusul oleh Deon dengan perasaan curiga.

__ADS_1


Kaki panjang mereka mampu membuat mereka berlari cepat. Tak beberapa lama Deon hampir menarik pria itu. Ren berkali- kali mengganggu Deon dengan mengepakan sayapnya tepat di mata Deon.


"Sial" ~Deon


Karena ada kesempatan, Charles segera masuk ke semak- semak di susul oleh Ren. Dengan sekejap mereka menghilang dari pandangan. Deon membuka semak- semak tersebut dan betapa terkejutnya dia karena terdapat 'lubang anjing' di sana. Jika dilihat, ukuran nya pas dengan pria dewasa.


"Sejak kapan ada lubang anjing disini!?"


Ucap Deon dengan kesal. Deon menunduk dan berniat untuk masuk ke lubang yang sama. Namun bersamaannya dengan itu ada salah satu prajurit yang datang dan langsung menyuruh Deon untuk segera pergi. Dengan terpaksa Deon membiarkan orang asing itu lepas kali ini.


"Tunggu saja nanti "


Deon berbalik arah dan segera menuju penjara bawah tanah untuk memastikan apa yang terjadi. Baru setengah jalan, prajurit datang menghampiri Deon.


"Salam untuk Pangeran negeri ini... Tuan, salah satu penjara telah hancur "


Ucap prajurit sambil membungkuk sebagai tanda hormat. Keringat dan wajah pucat terlihat, Deon tidak percaya apa yang ia dengar.


"Bagaimana bisa!? Segera antarkan aku ke penjara tersebut!"


Mereka segera berlari menuju penjara yang dimaksudkan prajurit. Sesampainya, Deon benar- benar bingung sekaligus takjub apa yang ia lihat. Penjara milik Alesya menjadi hancur, sedangkan penjara lain masih utuh.


"Bagaimana ini bisa terjadi? Apa kalian tidak melakukan tugas dengan benar!?"


"D..dia kembali..."


Terdengar suara lirih tepat di belakang mereka. Dia David dengan wajah berantakan. Bahkan saat ia berbicara seperti sedang orang yang mengigau. Deon mendekati David dengan pasti.


"Apa yang kau bicarakan?" ~Deon


"D..dia, dia gila... hancur... dia menghancurkan nya"


Deon masih belum mengerti dengan perkataan David. Sekali lagi ia bertanya dan menundukan badan menyesuaikan tinggi David.


"Kau bicara sesuatu?"


David diam sebentar dan kemudian tertawa dengan sendirinya. Tak lama wajah nya menjadi takut dan khawatir akan sesuatu. Seperti orang dengan gangguan mental.


"Tuan, sepertinya percuma jika menanyakan orang yang sudah tidak waras"

__ADS_1


Bisik salah satu prajurit ke Deon.


"Orang yang tidak waras saja berguna daripada kalian"


Ucap Deon dengan sinis, prajurit yang bertanya kembali diam dengan wajah malu. Deon menatap kembali David dengan harapan jika ia mengetahui sesuatu.


"Huft aku akan tanyakan sekali lagi, apa yang kau maksud gila dan menghancurkan?"


"Dia datang... hahahaha, dia datang! Tidak tidak... kenapa Alesya saja yang dibebaskan!? Kenapa..."


Benar juga, tempat itu adalah penjara milik Lady Alesya. Jangan bilang, ini ada hubungannya dengan kumpulan para tikus penghianat itu *Pikir Deon


Deon terus menunggu sampai David menjawab. Ia membuka suaranya lagi.


"Apa yang kau maksud orang berjubah hitam?"


Ucap Deon dengan curiga. Wajah David yang awalnya tidak peduli menjadi terkejut. Cukup lama David diam sambil menggigit jari nya, Deon dengan sabar menunggu jawaban.


"Dua orang... dia juga... gadis yang mengancurkan...penjara... gadis gila"


Ucap David terpatah- patah.


Gadis!? Tidak mungkin seorang gadis bisa menghancurkan penjara besi ini, seekor gajah pun kesulitan. Bahkan aku hanya melihat pria aneh itu, apa dia mengatakan hal yang benar? *pikir Deon


Bahkan para prajurit yang mendengar tidak percaya atas ucapan David. Ketua prajurit memegang pundak Deon, serentak pria berambut keemasan itu terkejut. Ketua prajurit hanya menggelengkan kepalanya ke Deon, ia memberi kode 'percuma, ini sama saja dengan bertanya orang setengah sadar'


Tak lama, salah seorang prajurit menghampiri Deon. Ia kembali saat mengecek keadaan penjara Alesya.


"Tuan, ada noda darah berceceran di lantai"


Handuk bersih dengan noda merah di atas yang langsung di ambil di penjara Alesya. Deon mengambil nya, mengamati serta mencium aroma darah tersebut. Bau darah masih segar walau sudah tercampur oleh tanah, menandakan kejadian tidak terlalu lama terjadi.


Deon mengernyitkan alisnya, ia merasa kesal karena sudah membebaskan orang berjubah asing tersebut dengan mudah.


.......


.......


.......

__ADS_1


...( Dukungan kalian \= Penyemangat Author❤️ )...


...B e r s a m b u n g...


__ADS_2