Bertukar Dengan Tokoh Antagonis

Bertukar Dengan Tokoh Antagonis
Tanya Deon Saja


__ADS_3

BENAR- BENAR PAYAH!!!


Oh ya tunggu, mumpung masih di Istana mending tanya Deon. Hehehe, aku terlalu berpikir pendek. Tapi dimana Deon ya?


Aku melihat sekeliling, tetapi keberadaan Deon belum ku temukan.


Eira : " Felix, kau tau dimana Pangeran Deon berada? "


Felix : " Jika jam segini Tuan masih mengerjakan tugas nya. Tetapi anda bisa menyusulnya "


Eira : " Memang boleh? "


Felix : " Tentu Nona "


Felix mengantarkan ku di ruang kerja Deon. Dia hebat, padahal umurnya masih 20 tahun tetapi sudah bekerja keras. Apa karena kewajiban seorang Pangeran ya.


.......


.......


.......


Sesampainya...


Em? Disana sudah ada Deon, dia sedang berjalan sendiri. Ini waktu yang tepat. Aku berlari kecil ke arah Deon. Sepertinya Deon menyadarinya, tunggu, kenapa tangan nya dibuka lebar begitu!? Seakan bersiap untuk memeluk ku.


Rem mendadak.


Eira : " ? "


Deon : " /// "


Eira : " ... "


Deon : " Ehem, tangan ku sedikit keram " *mengalihkan pandangan


Cari alasan yang benar dong💧. Dan lagi dia kok pede amat sih, uhhuk ///.


Di tangan nya ada berkas ya, masih ada kerjaan rupanya.


Deon : " Ada apa sampai Nona kemari? "


Eira : " Ah itu, Baginda Ratu mengundang ku untuk minum teh bersama "


Deon : " Wah sudah bertemu calon ibu mertua mu ya "

__ADS_1


Disaat begini pun dia masih bercanda?💢


Aku mengangkat tangan ku yang berarti memerintah Emma dan Felix untuk pergi meninggalkan ku berdua dengan Deon.


Deon : " ... "


Deon : " Sesuatu yang penting? "


Aku mengangguk. Sebenarnya aku masih ragu mau menceritakan ke Deon atau tidak. Emely sudah memberi peringatan untuk ku. Tetapi... jika diam saja masalah ini tidak akan pernah selesai!


Eira : " Apakah kau tau saudara Baginda Raja? "


Deon seperti sedang berpikir.


Deon : " Ah anak pertama dari Raja terdahulu, aku tau "


Baguslah.


Eira : " Siapa namanya? "


Deon : " Emm " *berpikir


Eira : *menunggu*


Deon : " Lupa🙂 "


Eira : " ... "


Deon : " Dia sudah lama sekali di sembunyikan di tempat antah berantah. Kenapa dengan dia? "


Eira : " .... "


Bodo amat dengan hidupku.


Eira : " Tolong cari tau tentang dia, entah mengapa aku mencurigai nya "


Wajah Deon seperti berkata, " kenapa sampai ke sana? Tolong jelaskan! Dan kenapa tiba- tiba? "


Eira : " Aku akan menjelaskan mu nanti, apakah bisa? "


Deon : " Tidak ada salah nya untuk mencurigai seseorang, tetapi apa kau yakin? "


Aku mengangguk.


Deon : " Baiklah, kau tunggu ya "

__ADS_1


Deon mengelus kepala ku.


Aku memegang tangan Deon,... sial


Eira : " Berhati- hati lah " *memalingkan wajah


Deon terkejut karena tingkah ku, ayolah jangan memandangi ku seperti itu///.


Deon : " Hahaha, tentu " *tertawa


Deon segera pergi untuk mengerjakan tugas nya. Semoga kau baik- baik saja Deon, aku selalu ada untuk mu.


Tunggu! Jangan berkata seperti itu Eira bodoh!! Yakinlah jika dia akan baik- baik saja. Aku tidak bisa bohong... aku sangat khawatir. *sedih


.......


.......


.......


Skip, sesampainya di kediaman Duke...


Seperti biasa, tujuan utama adalah di kamar. Tidak ada yang bisa menolak kasur empuk dan nyaman itu😎.


Eira, ah bukan tetapi Dian... di kehidupan sebelum nya ia adalah salah satu tim rebahan💧. Jadi jangan kaget jika tujuan pertama nya selalu di kamar.


Cih, masih kepikiran soal Deon. Hahaha, aku masih geli saat dia ingin memberikan pelukan untuk ku. Pft... ayolah jangan begitu, aku sedikit kasian dengan nya.... Masih kepikiran///


...Tok tok tok......


Siapa lagi sih, baru juga sampai 💢


Eira : " Masuk! "


Pelayan : " Nona, Tuan Duke memanggil anda "


Em, ayah? Ada apa ya...


.......


.......


.......


...B e r s a m b u n g .......

__ADS_1


...( Dukungan Kalian \= Penyemangat Author❤️ )...


__ADS_2