Bertukar Dengan Tokoh Antagonis

Bertukar Dengan Tokoh Antagonis
Melakukan Kerja Sama


__ADS_3

Aku sudah tidak sabar bertemu dengan ketua dari Kelompok Gagak Hitam. Sebenarnya bukan hanya untuk menangkap Tikus Bangsawan. Bisa saja ada yang lebih parah daripada Tikus Bangsawan. Ini hanya untuk ber jaga- jaga saja.


"Nona, gaun ada sudah siap"


Bagus!


.......


.......


.......


Pelayan mengatarkan ku ditempat yang agak aneh. Mungkin ini di ruang bawah tanah. Disini gelap, bahkan banyak hewan- hewan kecil yang menjijikan. Cepatlah sampai, ini membuatku tidak nyaman. Dan akhirnya kami berhenti di suatu tempat.


"Silahkan masuk Nona"


Pelayan menunjuk pintu yang besar terbuat dari kayu


"Benar ini tempatnya?"


Tanya ku untuk memastikan.


"Benar Nona, saya sarankan anda memakai topeng"


Pelayan memberiku sebuah topeng dengan gambar kucing hitam, lucu juga. Mereka sigap sekali ya.


Aku memakai topeng tersebut. Saat aku membuka pintu, nampak seseorang berjubah hitam sedang duduk disana.


"Permisi"


Ucapku dengan canggung. Tak lama ada seorang yang menjawab salam ku, suara berat dan sedikit menakutkan.


"Silahkan masuk"


Tidak seperti dibayangkan, disini tempatnya cukup nyaman. Tetapi saat aku masuk, entah mengapa hawa nya seperti tertekan. Atmosfer terasa berat seakan ada sesuatu yang menahan ku untuk maju lebih jauh lagi.


"Em, saya ingin meminta bantuan anda Tuan...?"


"Panggil saya Tuan ****N**** Nona"


Saat dilihat dari dekat, wajah nya tidak terlihat karena dia juga memakai topeng. Warna rambutnya hitam, dan bola matanya berwarna seperti biru laut.


"Jadi, ada urusan apa putri Duke Eiden kemari" ~Tuan N


Apa! Bagaimana dia bisa tau, jelas- jelas aku sudah memakai topeng dan memakai gaun biasa. Bahkan di kereta dan baju tidak ada lambang keluarga Duke.


Entah dia cerdik atau menakutkan...


"Intinya, saya ingin anda bekerja sama dengan saya!"


Ucap ku dengan percaya diri. Tak lama pria misterius itu tersenyum kearah ku.

__ADS_1


"Kenapa saya harus bekerja sama dengan anda Nona? Dan apa untungnya bagi saya?"


Perkataan Tuan N terdengar seperti sedang menyepelekan. Hehehe, aku sudah menduga ini akan sulit. Tentu aku sudah memikirkan nya sejak awal.


"Em, tentu saja koin emas. Dan sepertinya jika saya memberi informasi yang bagus bukannya itu sudah cukup?"


"Informasi apa yang anda bicarakan?"


Dari nada nya dia juga cukup penasaran.Aku mendekat kearah nya dan berbisik...


"Letak dimana kristal Rubby Merah berada"


Dia terlihat terkejut dan menatap tak percaya kearah ku.


"Bagaimana anda bisa tau?" ~Tuan N


Aku tersenyum menanggapi pertanyaan Tuan N.


"Anggap saja saya bisa melihat masa depan, seperti anda membaca pikiran saya"


*Sambil meletakan satu jari tangan di bibir ( tanda diam ).


.......


.......


.......


Tentu saja itu tidak benar. Tetapi karena aku tau sebagian cerita ini, anggap saja seperti itu.


...Daripada terbuang sia- sia, lebih baik untuk kelompok gagak hitam. Kudengar mereka menggunakan harta mereka dengan baik jadi tidak masalah jika aku mempercayainya....


.......


.......


.......


Pria misterius itu lagi-lagi tersenyum.


"Bagaimana informasi sepenting ini diberikan ke saya? Apa anda tidak terlalu ter gesa- gesa?" ~Tuan N


Akh, banyak sekali pertanyaan nya. Dia niat membantu pelanggannya atau tidak sih?!


"Jadi jawabannya iya atau tidak ?!"


"Hahaha ya tentu saja tidak masalah, ini malah membuatku lebih untung" ~Tuan N


Benar kata Harry, mereka sangat mementingkan keuntungan. Yah yang penting akhirnya mereka mau bekerja sama dengan ku.


"Mohon bantuan mu ke depan Tuan N!" ~Eira

__ADS_1


"Tentu" ~Tuan N


Aku dan Tuan N berjabat tangan. Aku memberi tahu keberadaan Rubby itu kepada Tuan N.


"Terima kasih Nona sudah mempercayakan pekerjaan ini kepada kami. Bahkan dengan bayaran yang tidak masuk akal nilai nya"


Apa upah yang kuberikan terlalu mahal ya.


"Sama- sama Tuan, tetapi saya ingin meminta tolong kepada anda. Sepertinya ada tikus di kediaman Duke."


"Saya mengerti, saya akan menangkap tikus itu Nona, jangan khawatir"


Kami berdua tersenyum, entah mengapa pikiran kami seperti terhubung dan dapat mengerti satu sama lain.


"Kalau begitu saya permisi"


Ucapku berjalan keluar sambil melambaikan tangan.


Pintu tertutup di susul oleh Eira yang sudah pergi dari tempat nya. Pria bernama Tuan N itu membuka jubah nya. Rambut hitam terlihat dengan jelas. Melepaskan topeng misterius, mata biru menawan nan indah terlihat. Ia masih memikirkan pelanggan bernama Eira tersebut. Ia tersenyum mengingat perkataan blak-blakan yang di lontarkan oleh Putri Duke Victoria itu.


"Menarik" *tersenyum


.......


.......


.......


Sementara itu di kediaman Marquess. Surat Eira sudah sampai ke tangan kepala pelayan kediaman Fedelian.


"Tuan, ada surat dari kediaman keluarga Duke"


Harry : (Eira!)


...----------------...


...Untuk Harry...


...Terima kasih karena sudah memberi tahu saya. Dan lagi saya akan ber hati- hati. Anda jangan khawatir....


^^^Dari sahabat anda Eira Victoria^^^


...----------------...


"Hahaha, kamu memang benar- benar keras kepala Eira" *tertawa


.......


.......


.......

__ADS_1


...B e r s a m b u n g ......


...( Dukungan Kalian \= Penyemangat Author❤️ )...


__ADS_2