Bertukar Dengan Tokoh Antagonis

Bertukar Dengan Tokoh Antagonis
Rencana Baginda Raja


__ADS_3

Flashback


Setelah cukup puas untuk melihat- lihat taman, kita berdua berniat untuk kembali ke tempat Baginda Raja.


Sesampainya...


Suara derit pintu besar terdengar, Eira dan Deon masuk bersamaan. Mendatangi Baginda Raja dan juga Duke Eiden.


"Ah, kalian datang di waktu yang tepat"


Eira dan Deon tak mengerti apa yang di maksud Baginda. Tak lama Duke berbicara, ucapannya membuat kedua pemuda ini fokus memperhatikan.


"Deon, Eira, apakah kalian ingin membantu menyelesaikan masalah tentang Pemberontakan Bangsawan ?" ~Duke


"Benar, tentu saja"


Ucap Deon serius, di susul dengan anggukan mengiyakan Eira. Duke memperhatikan Baginda Raja, Baginda tersenyum kecil. Namun tidak dengan Duke, ia seperti pasrah dan berkata...


"Kami mempunyai rencana dan sudah mendiskusikan nya, kalian akan menjadi tunangan"


Deon dan Eira terdiam, memproses perkataan Duke secara perlahan. Wajah tak percaya dan terkejut terlihat.


"Apa? Tunangan!?"


Teriak Deon dan Eira secara bersamaan.


"Ehem..Hanya jika kalian saling suka, jangan kaget begitušŸ’§" ~Duke


.......


.......


.......


Baginda menyangkal perkataan Duke.


"Tidak saling suka juga tidak apa, toh ini hanya pura- pura. Tapi jika betulan juga tidak masalah, hahaha"


Deon kelabakan tak tau harus berkata apa. Ia bertanya sekali lagi dengan wajah tak percaya.


"Ba...baginda, tolong bicara yang jelas " ~Deon


"Ayah!" ~Eira


Eira berjalan menuju Duke dan mendekatinya. Gadis itu sama sekali tak percaya dengan apa yang dikatakan Baginda sekaligus ayahnya.


"Sebenarnya pertama kali ayah juga tidak setuju dengan ide ini, tetapi Baginda menjanjikan keamanan mu"


Jelas Duke sambil memegang kepalanya. Eira yang tak terima kembali bertanya.


"Keamanan apa, bukan maksudku kenapa kita sampai pura- pura bertunangan? Apa tujuannya?" ~Eira


"Aku melihat keberanian mu Nona Eira. Kau bahkan sampai rela di culik untuk mengungkap kejahatan besar ini. Tetapi kau tau kan jika pemberontak ini jumlah nya lumayan banyak? Bukan hanya keluarga Ferca tetapi bahkan ada keluarga Baron. Aku yakin masih ada banyak pemberontak lain dari para Bangsawan ataupun rakyat biasa" ~Raja


"Saya mengerti tetapi kenapa sampai ada rencana seperti ini?"

__ADS_1


Sangkal Eira, Baginda kembali tersenyum.


"Coba bayangkan jika tersebar rumor bahwa Pangeran Putra Mahkota bertunangan dengan Putri Keluarga Duke. Para tikus itu pasti akan gegabah karena kekuatan kerajaan semakin kuat. Dan kalian berdua, saksikan saja apa yang akan terjadi selanjutnya"


Putra dari Kerajaan negara ini dan Putri dari Bangsawan terkuat dan terhormat nomer 2 tentu membuat kita semakin kuat dan ditakuti. Tapi apa perlu sampai seperti ini? Situasi ini seperti pernikahan kontrak hanya saja tak tau kapan sandiwara ini berakhir.


Eira terdiam dan masih saja berpikir, begitu juga Deon.


" ... "


"Boleh juga"


Spontan Eira memandang Deon dengan pandangan tak percaya. Ucapan Deon membuat Eira terkejut.


Jangan asal disetujuin dongšŸ’¢.


"Bagaimana Nona Eira? Ah apakah ada orang yang kamu sukai?" ~Raja


"Tidak ada Baginda"


Jawab Eira dengan cepat, Baginda tertawa. Gadis itu tersadar bahwa ia terjebak oleh perkataan Baginda.


"Hohoho jadi tidak masalah kan?"


Baginda menjebak kušŸ’§


"Baiklah saya setuju, toh hanya berpura- pura. Mohon bantuan anda sekalian"


Eira tertunduk, menaikan sedikit gaunnya dan memberi hormat.


Em, penawaran yang lumayan bagus sih. Tapi ni anak kenapa sih?


Deon menyenggol pelan Eira dan berbisik...


...----------------...


Deon : "Kata Baginda beneran juga tidak masalah"


Eira : "Mau ku pukul ya?"


Deon : "Hahaha"


...----------------...


Sembarangan saja berbicarašŸ’¢.


Baginda heran dan penasaran apa yang di katakan Deon kepada Eira. Namun tak lama Duke berdiri dari tempatnya terduduk.


"Jika sudah tidak ada yang di katakan, kami akan segera pergi Baginda" ~Duke


"Sebelum kalian pergi, Nona Eira apakah kamu ingin sesuatu? Kau sudah membantuku sekarang mintalah sesuatu padaku" ~Raja


Duke memandang putrinya, menunggu jawaban Eira. Gadis itu terdiam dan berpikir.


Em, apa ya aku belum kepikiran. Uang aku sudah punya banyak. Perhiasan aku juga tidak terlalu perlu. Gaun... apalagi, di lemari sudah banyak.

__ADS_1


Merasa tidak ada hal yang perlu di berikan, Eira menggelengkan kepala dan memberikan pendapatnya.


"Baginda, jika boleh boleh permintaan akan saya katakan di lain kesempatan. Saya tak terlalu memikirkan banyak hal dengan permintaan ini. Apakah anda memperbolehkannya?"


"Hahaha, tentu Nona. Pikirkanlah baik-baik, kau bisa mengatakannya kapan saja" ~Raja


Kami memberi hormat ke Baginda dan langsung pergi. Benar- benar rencana yang mengejutkan. Bahkan Deon juga tidak mengetahui rencana Baginda. Dan ayah...


.......


.......


.......


Di dalam kereta kuda...Ayah dan anak itu berdiam diri. Eira memandang ayahnya dengan serius. Duke merasa tak nyaman dan bingung dengan tingkah anaknya.


" ... "


"Kenapa menatap ayah seperti itu Eira?"


"Tidak ada apa- apa, saya hanya terkejut ayah dan Baginda memiliki rencana ini"


Ucap Eira kelabakan menjelaskan apa yang ia pikirkan. Duke menghela nafas, merebahkan tubuhnya di kursi empuk dan menutup mata.


"Ah, yang tadi? Hah...Ini semua demi kau Eira, Baginda menjanjikan keamanan mu. Sekarang ayah jadi tenang jika meninggal 'kan putri ayah saat sedang bertugas" ~Duke


" .... "


Eira terdiam sekaligus terharu.


"Dan tadi jika kamu menolak tidak masalah" ~Duke


"Huft, saya juga ingin membereskan masalah pemberontakan ini ayah. Toh ini hanya berpura- pura. Hanya saja ini terlalu tiba- tiba yang membuat saya ataupun Tu...Pangeran Deon terkejut" ~Eira


"Tenang saja, ayah tidak akan membiarkan kalian bertunangan sungguhan"


Ucap Duke dengan serius. Eira hanya tertawa canggung dan tersenyum.


"Enak saja mereka mau mengambil putriku, itu tidak akan pernah terjadi" *gumam


"Ada apa ayah?" ~Eira


"Bukan apa- apa"


" ? "


Mereka kembali diam selama perjalanan. 'Yah intinya, drama besar akan segera dimulai' ...itulah yang ada di pikiran Eira


.......


.......


.......


...B e r s a m b u n g ......

__ADS_1


...(Dukungan kalian \= Semangat Authorā¤ļø)...


__ADS_2