
"Pokoknya aku mencari buku tentang...kematian atau reinkarnasi mungkin?"
Pria tua itu nampak terkejut, namun ia segera merubah ekspresi seakan sudah tau akan ada hari dimana Eira menanyakan hal tersebut.
"Sepertinya ada, silahkan ikuti saya Nona"
A..ada, seharusnya tadi aku langsung bertanya saja.
.......
.......
.......
Penjaga perpus langsung mengantarkan ku ke tempat buku itu disimpan. Em, dia mencari di meja miliknya sendiri.
"Ini Nona"
Buku tebal yang cukup berdebu.Ternyata bukunya disimpan di sana yaš§.
"Terima kasih" ~Eira
"Hahaha tak perlu berterima kasih Nona, ini sudah menjadi tugas saya"
Eira tersenyum, dengan sopan Eira menunduk ke penjaga sebelum ia mencari tempat duduk.
'Nona mencari buku itu lagi ya' .Batin penjaga perpus.
.......
.......
.......
...BRRUUK...
Dia memberiku buku yang cukup tebal. Disini juga tidak ada judul buku nya sih, hanya buku dengan sampul warna hitam.
Eira membolak balik buku tersebut. Merasa tak ada yang spesial, Eira membuka buku halaman pertama. Betapa terkejutnya gadis itu saat mengetahui apa yang tertulis di sana.
Didalamnya ada keterangannya. Disini ada tulisan 'reinkarnasi', 'kematian", bahkan ada 'perjanjian iblis' segala!! Semoga saja ini bukan buku aliran sesat.
Baiklah, aku akan membaca buku tentang reinkarnasi dulu.
membaca...membaca...membaca...
...----------------...
...ReinkarnasiĀ adalah ketika seseorang meninggal dunia, maka beberapa bagian dari diri orang tersebut hidup di dalam tubuh orang yang sama dengan dirinya ......
...----------------...
Oke, yang ini aku sudah paham. Tunggu!!
...----------------...
...Apakah kamu ingin bertemu reinkarnasi dirimu dari masa depan? Ataukah masa lalu? Memang tidak ada kata mustahil di dunia ini. Hanya saja ini akan lebih sulit dari keinginan mu....
__ADS_1
...----------------...
Ini... bab selanjutnya berisi perjanjian dunia iblis.
...----------------...
...Di alam ini ada 3 dunia yang berbeda, sebut saja dunia atas ( Dewa ) , dunia tengah ( Manusia ) , dan dunia bawah ( Iblis ). Masing- masing memiliki peran tersendiri. Tetapi, apakah kamu tau peran di dunia iblis?...
...Tentu saja menghasut manusia untuk melakukan perbuatan dosa. Mereka yang terbuat dari bayang- bayang hitam akan menguat jika ada manusia yang melakukan perbuatan dosa tersebut. Memberi keinginan secara instan, dengan imbalan yang sesuai....
...Manusia yang tidak sabar dan menginginkan sesuatu yang lebih, tidak akan segan- segan meminta bantuan dari iblis. Tidak ada yang tidak mungkin, cukup bayar dengan 1 jiwa saja keinginan mu terkabul. Tetapi ingat, walaupun kau meminta bantuan iblis, dia akan tetap sama menjadi iblis. Berhati- hatilah saat kau bekerja sama dengan mereka...
...----------------...
Aku langsung menutup buku tersebut. Benar- benar aneh. Apa benar buku ini ada hubungannya dengan Eira? Aku membuka kembali buku itu dan melihat isi dari halaman terakhir. Bukannya tulisan yang ada malahan gambar seperti pola aneh.
Aku benar- benar tidak paham. Apa benar di dunia ini masih ada perjanjian iblis atau apalah itu. Jika betulan ada, akan bahaya jika Eira melakukannya di jaman dimana sihir menjadi hal aneh. Dan lebih buruknya...hal ini dilarang. Apalagi jika menurut buku yang kubaca saat masih menjadi Dian, penyihir yang memiliki magic dan berteman dengan iblis saja di bunuh dengan cara di bakar Hidup-hidup. Hah...
Aku berdiam diri di perpustakaan sekitar 1 jam. Semua yang ada di buku ini nampak seperti mitos. Setelah cukup lelah, aku berniat mengembalikan buku itu ke penjaga perpustakaan.
"Sudah Nona?"
"Ah, iya"
Jawab Eira dengan datar. Ada sesuatu yang menganjal pikirannya. Tak lama gadis itu akhirnya bertanya ke penjaga perpus.
"Hei, ada sesuatu yang mau aku tanyakan. Hal- hal yang mengandung sihir dan lainnya apakah disini ada?"
"Anda bertanya karena membaca buku itu ya. Hahahaha"
"Ah..haha " ~Eira
"Jika ada atau tidak nya, saya juga tidak tau. Tetapi jika beberapa sejarah yang berkaitan tentang itu, hm memang dijelaskan ada seperti sihir aneh. Namun yang pasti, dunia yang luas ini pasti memiliki rahasia yang belum diketahui"
Jelas penjaga perpustakaan panjang lebar. Intinya, disini seperti hanya rumor ya.
"Kalo begitu, terima kasih" ~Eira
"Tentu Nona"
Aku meninggalkan perpustakaan dan berniat kembali ke kamar. Hah, tidak ada jawaban setelah aku membaca buku. Atau, aku yang melewatkan sesuatu?
.......
.......
.......
Sore hari .. persiapan untuk pergi ke festival...
Emma dan Eira sudah cukup disibukkan dengan itu.
"Nona, anda tidak perlu pergi ke festival. Disana ada banyak orang, pasti akan berbahaya"
Ucap Emma yang masih membantu Eira memakai pakaiannya.
__ADS_1
"Tidak akan kok, dan lagi kau boleh ikut bareng Felix" ~Eira
"Apa, saya?"
Tanya Felix tak percaya karena belum di beritahukan hal ini sebelumnya.
"Tentu, daripada Emma terus- menerus khawatir"
Emma menatap Felix dengan api semangat membara. Felix sudah merasakan hal tak mengenakan saat melihat semangat Emma.
"Nah, ayo kita bersiap- siap Tuan Felix, hehehe" ~Emma
Dan benar saja, Emma menyeret Felix dan segera mencari pakaian untuk mereka berdua.
Tatapan mata Emma kayak nya dejavu deh hahaha. Aku sudah memakai pakaian yang diberikan Deon. Em, walau berpakaian sederhana tapi wajah Eira tidak bisa ditutupi kecantikannya ya. Memang benar kata orang, wajah adalah segala dari kecantikan.
...Tok tok tok......
"Masuk" ~Eira
Salah satu pelayan masuk ke kamar Eira sambil membawa surat di tangannya.
"Nona, ini kiriman dari Pangeran Deon"
"Ah, iya" ~Eira
Setelah melakukan tugasnya, pelayan segera keluar dari kamar ku.
Deon mengirimkan rambut palsu berwarna coklat tua. Yah lumayan, aku tidak menyangka di jaman ini ada yang namanya rambut palsu. Aku memakainya, cukup lumayan.
Tak lama, Felix dan Emma segera kembali. Nampak Felix sepertinya kewalahan karena Emma. Mereka tidak memakai baju kerja, melainkan memakai baju sederhana.
"Nona, saya sudah selesai!" ~Emma
Nada Emma terdengar bersemangat.
"Nah, kalo begitu apalagi yang kita tunggu!"
Ucap Eira penuh semangat. Sedangkan Felix nampak kelelahan.
"Se..setidaknya biarkan saya istirahat walau hanya seberntar" ~Felix
"Ayolah Sir Felix, bukannya seorang pengawal tak gampang lelah dan selalu bersiaga" ~Emma
"Itu beda lady Emma, ini 'kan juga karena anda" ~Felix
Hahaha dasar, karena Emma sangat bersemangat, mereka berdua berlari untuk mencari pakaian secepat mungkin. Jadilah Felix yang sekarang nampak kelelahan.
.......
.......
.......
...( Dukungan kalian \= Penyemangat Authorā¤ļø )...
...B e r s a m b u n g...
__ADS_1