Bertukar Dengan Tokoh Antagonis

Bertukar Dengan Tokoh Antagonis
Rumah Paman Lewis


__ADS_3

" Wah, siapa yang datang malam- malam dan menganggu tidur ku " *tersenyum


Lewis memandangi Deon, sempat ia berpikir apakah dia mengenali nya?


" Huft, apa paman lupa? "


" Paman? Em... ah kau Deon ya? "


Segera Lewis mempersilahkan Deon beserta 2 orang lain nya masuk.


" Paman, masih ada 3 orang lagi. Mereka sedang mengamankan beberapa kuda "


" Tentu "


Lewis menyuruh mereka ber 3 untuk duduk di sofa terlebih dahulu. Dia menepuk tangan nya, tibalah seorang pelayan wanita dan memerintah kan nya untuk membuat minuman.


" Jadi, urusan apa sampai keponakan ku datang kemari? "


" Hanya berniat untuk mengunjungi paman saja. Oh ya, ayah juga menitipkan salam "


Ucap Deon sambil melihat sekeliling. Lewis hanya tersenyum...


" Yah tidak masalah sih, hanya terkejut karena kalian sudah lama tidak mengunjungi ku. Tiba- tiba saja kau sudah besar ya " *mengelus kepala Deon


" Hahaha " *melepas tangan Lewis


Deon masih mengawasi sekeliling nya.


" Tuan, ini minuman anda "


Pelayan membawakan wine dan teh secara bersamaan.


" Mau yang mana? "


" Teh saja paman "


Pelayan segera menyeduh teh, tak lupa 2 prajurit lain nya juga sama. Terlihat wajah kecewa dari 2 prajurit, sepertinya mereka ingin wine yang mahal daripada teh, dasar mereka ini.

__ADS_1


" Paman, saya sudah lama tidak berkunjung. Sepertinya banyak yang berubah dari rumah ini "


" Hahaha tentu saja, apa kau mau melihat- lihat " *tersenyum


" Jika paman mengizinkan "


Lewis mengangguk.


" Berkeliling lah sepuas mu, aku akan tidur terlebih dahulu " *santai


Lewis segera meninggalkan Deon dan pergi ke kamar nya. Dia mengizinkan ku semudah itu? Aneh...


" Hei, kenapa yang lain belum kembali "


" Apa perlu saya menyusul nya Tuan? "


" Tidak perlu, kita tunggu sebentar lagi "


Deon segera meninggalkan prajurit nya dan berkeliling sendiri.


Deon segera mengikuti suara tersebut, tak sesekali suara menghilang sebentar yang membuat Deon kebingungan.


Sesampainya, suara itu mengantar Deon ke pintu kecil terbuat dari kayu yang usang.


Aku baru pertama kali melihatnya. Tidak dikunci!?


Saat dibuka, ada anak tangga yang menuju ke bawah. Deon melihat ada lentera dan mengambil nya. Di sini gelap dan licin, jika tidak hati- hati kemungkinan akan terjatuh.


Semakin masuk ke dalam, semakin gelap dan banyak serangga laba- laba. Itu tidak masalah bagi Deon dengan jiwa penasaran nya yang tinggi. Suara itu makin keras...


Kini ia sudah berada di ujung anak tangga, masih ada pintu di depan. Saat dibuka...


...Brak......


Cih, sulit sekali membuka nya. Sudah di dobrak pun tetap tidak bisa.


Tiba tiba

__ADS_1


" Apa yang kau lakukan Deon? "


Seketika Deon terkejut dan menoleh ke suara yang memanggil nya. Terlihat paman nya dengan wajah marah dan membawa lentera di tempat gelap yang membuatnya semakin menakutkan.


" Paman! "


Lewis segera menarik tangan Deon dan menyeret nya sampai keluar.


" Apa yang kau lakukan sih "


Ucap Lewis sambil mengunci pintu yang membuat penasaran Deon.


" Bukan nya paman sedang tidur "


Tanya Deon sambil memegangi tangan nya yang sakit karena Lewis terlalu kasar saat menarik nya.


" Itu tidak penting, walaupun kau keponakan ku tetapi jika masuk sembarangan itu tidak sopan Deon " *menatap tajam


Deon tidak takut walaupun Lewis menatap tajam dirinya.


" Kenapa tidak boleh? Saya mendengar suara dari bawah ruangan tersebut "


" Hah, bukan urusan mu, mungkin suara yang kau dengar adalah suara tikus. Segeralah tidur, kau akan menginap kan? "


Lewis tetap menunggu sampai Deon meninggalkan nya.


Cih, jika paman masih menungguku, aku tidak akan bisa masuk kesana lagi. Apa yang membuat paman begitu, padahal aku hanya ingin masuk. Aku akan mengecek nya nanti.


.......


.......


.......


...B e r s a m b u n g ......


...( Dukungan Kalian \= Penyemangat Author❤️ )...

__ADS_1


__ADS_2