
Krisan sangat bahagia melihat ekspresi Anyelir. Dugaannya selama ini benar. "Kenapa wajahmu seperti itu? Terkejut aku mengetahui rahasianya?"
"Dari mana kau tahu hal itu?" tanya Anyelir dengan bibir bergetar.
Tak sanggup membayangkan jika Petra tahu bahwa Renan memiliki penyimpangan. Petra begitu membanggakan Renan. Ya, Anyelir mendefinisikan LGBT sebagai suatu penyimpangan. Bagi Anyelir, hal seperti itu merupakan penyakit atau gaya hidup yang keliru, yang seharusnya masih bisa disembuhkan. Itu pendapatnya, tidak tahu pendapat orang lain tentang itu.
Anyelir yakin, Renan bisa kembali. Sepupunya itu pun sedang berusaha untuk memperbaiki diri. Bahkan dia sudah putus dengan pacar gay-nya, memupuskan perasaan meskipun tahu itu sulit.
"Menurutmu? Bagaimana aku tahu?" tanya Krisan menaikkan alisnya.
"Kau tidak menyelidikinya bukan?"
"Tentu aku menyelidikinya. Namun, aku tidak menemukan banyak informasi. Aku hanya mendapat info bahwa dia anak Petra, itu saja. Tapi, aku sudah mengetahui dari pertama kali bertemu dengannya."
"Malam itu?" tanya Anyelir.
"Ya, saat dirinya mengantar jas-ku."
Anyelir semakin tak mengerti. "Bagaimana mungkin?"
Krisan tersenyum. "Kau sering memaksaku untuk menonton film bersama dulu. Bukankah kita pernah menonton film tentang gay? Bagaimana tanda-tanda orang itu, kebiasaan. Kau pernah bilang padaku mereka lebih mengerti tentang fashion dibanding pria normal lainnya. Mereka menjaga penampilan mereka untuk selalu terlihat trendy serta modis. Rambut yang selalu tertata rapih. Selalu harum sepanjang hari. Banyak memiliki pakaian yang bermerk.
__ADS_1
Ya, meskipun sebenarnya kalangan bisnis seperti kita memang menggunakan pakaian bermerk. Kita memang bisa melihat bahan yang kita pakai berkualitas atau tidak. Namun, aku tidak pernah tahu tentang up date terbaru tentang branded. Yang aku tahu, pakaian itu nyaman. Tidak menghafal kapan sepatu itu keluar, model baru atau tidak. Bahkan, aku tidak tahu barang itu diproduksi berapa banyak."
"Apa itu bisa menjamin seseorang adalah gay?" tanya Anyelir menaikan alisnya.
"Tidak. Itu hanya ciri khusus yang kita pernah lihat di film. Dan satu hal lagi yang meyakinkan adalah gestur tubuh yang tidak bisa membohongi. Memang tak terlihat. Namun, jika kau menelisik lebih jeli. Hal itu bisa dilihat," ucap Krisan tersenyum. Dia menatap lekat sang istri. "Satu lagi. Meskipun, seandainya kau menyangkal, reaksimu itu membenarkan dugaanku," lanjutnya.
Anyelir hanya menatap tajam Krisan. Apa yang dikatakan oleh Krisan tidak salah. Setelah mengetahui sepupunya adalah gay. Dia pun mencari tahu tentang LGBT.
Entah melalui sang pelaku, artikel, selancar dunia maya. Bahkan, Anyelir mendatangi seorang dokter. Dia bahkan datang bersama dengan Renan. Mereka tidak tahu apakah dokter tersebut pro atau tidak dengan fenomena LGBT. Tidak ada pernyataan sang dokter membenarkan atau tidak perilaku tersebut.
Namun, dari keterangan sang dokter, lebih banyak hal buruk jika melakukan hubungan homos*ksual. LGBT bisa membahayakan kesehatan, pendidikan dan moral seseorang. Para gay melakukan hubungan **** an*l sehingga mereka memiliki resiko tinggi terkena penyakit kanker an*l. Kebiasaan melakukan oral **** bisa menyebabkan kanker mulut. Sebab, faktanya rokok bukanlah satu-satunya penyebab kanker mulut terjadi.
Anyelir pun setuju yang dikatakan oleh Krisan bahwa Renan memiliki ciri-ciri yang dikatakan oleh Krisan. Renan lebih suka memakai kaos dengan warna-warna mencolok. Pada umumnya pria yang memiliki kehidupan **** yang normal akan menyukai kaos warna - warna baju yang gelap serta netral.
Tatanan rambut yang akan selalu up to date dan tampil lebih klimis serta trendy di bandingkan dengan pria normal.
Memiliki bentuk tubuh yang atletis sangatlah penting bagi pria gay, maka dari itu ia selalu menjaga fisik serta bentuk tubuhnya. Renan tampak macho dengan tubuh atletis dan wajah yang teramat terawat.
Sebagian memiliki tampang yang teduh serta tidak terlihat memiliki beban terhadap permasalah duniawi, seolah hal itu adalah salah satu hal yang wajib untuk bisa menarik hati pasangan gaynya.
Seorang pria gay, menjaga wangi serta kebersihan diri adalah hal yang penting. Ia tidak akan merasa keberatan untuk membeli parfum berkelas yang harganya mahal untuk memiliki bau wangi di tubuhnya.
__ADS_1
Menghindari untuk berdekatan dengan wanita, atau sering mengacuhkan wanita, meskipun wanita yang mendekatinya itu sangat cantik bak bidadari. Hanya pada Anyelir, Renan bisa dekat karena dia sudah menganggap Anyelir adik dan sahabatnya.
Pria gay biasanya memiliki bentuk tubuh yang sedikit agak gemulai seperti halnya wanita, walau pun aslinya ia memiliki bentuk tubuh yang lumayan atletis, akan tetapi dari cara bicara atau mungkin jari kelingking yang selalu terangkat pada saat ia sedang mengerjakan sesuatu atau sedang minum, atau mungkin pada saat ia sedang tertidur, jari kelingkingnya selalu melentik atau pun menjauh dari jari manisnya.
Renan tak tampak gemulai, sangat terlihat bagai pria normal lainnya. Namun, ternyata Krisan bisa melihat itu.
Renan memiliki hati yang peka sama seperti halnya wanita, ia akan mudah atau ikut menangis jika menonton film yang sedih. Terkadang, mereka akan menangis bersama saat menonton drama. Renan berbeda dengan Krisan. Suaminya akan memenangkan dirinya dengan pelukan dan mengusap air matanya. Sedangkan Renan, mereka bahkan berebut tisu untuk mengusap air mata.
Anyelir mengedipkan matanya sebanyak dua kali. Itulah ciri - ciri yang Anyelir pelajari selama iya mencari tahu tentang gay. Namun, ciri tersebut bukanlah hal yang mutlak.
Tidak selamanya pria normal tak menyukai kaos berwarna. Banyak pula pria normal yang sangat menjaga tubuh dan penampilannya. Menyukai kaos bercorak dan menyukai parfum.
Melihat diamnya Anyelir membuat Krisan iba. Mungkin, hal itu disembunyikan dari keluarganya. Terlihat Anyelir yang panik.
"Aku bukan tak peduli dengan orang lain. Bukan pula ingin mencampuri urusan orang lain. Tapi saat ini, yang aku pedulikan adalah dirimu," ujar Krisan.
Krisan mengulurkan tangan kembali, mengusap pipi sang istri. "Sayang, maafkan aku. Aku sungguh mencintaimu. Maafkan aku yang membuatmu berpikir pendek hingga menceburkan diri ke sungai," ujar Krisan menunduk. Dia tak berani menatap sang istri.
Anyelir mendongak untuk menatap Krisan. Suaminya bisa menyelidiki sepupunya. Tidak heran jika Krisan mencari tahu tentang dirinya juga. Meskipun, dia tahu, pamannya sudah berusaha untuk menutup rapat tentang keluarganya. "Apa kau juga tahu kalau aku koma?"
Krisan hanya menganggukkan kepala. Dia tak tahan lagi untuk meneteskan air mata. Berbeda saat dia menonton film. Seberapa sedih film tersebut, Krisan tak akan menangis. Berbeda jika hal yang menyangkut orang yang dicintai. Dia tak sanggup melihat Anyelir menderita.
__ADS_1
"Maafkan aku, aku mencintaimu. Kembalilah padaku. Aku ingin menebus semuanya padamu," lirih Krisan dengan derai air mata. Begitu pula dengan Anyelir yang tak sanggup menampung air matanya.