BUTIRAN LUKA

BUTIRAN LUKA
47. Wanita Bermuka Dua.


__ADS_3

Akhirnya Kevin mengalah, memberikan pekerjaan pada Gaby, agar Gaby tidak pergi, dan Kevin tidak mau istrinya melirik pria lain, apa lagi sampai karyawan nya melirik istrinya, dia tidak akan mengampuni orang itu.


"Gitu dong, kan aku nggak bosan.! Gaby senang akhirnya mendapat pekerjaan dari suaminya, apa lagi pekerjaan itu tidak asing lagi baginya, karena Gaby sudah terbiasa dengan berkas-berkas seperti itu.


"Awas saja kalau kamu salah, aku akan menghukum mu.!


"Beres bos.! siapa takut.! Gaby meledek suaminya, dan tersenyum menang, karena bisa meluluhkan Kevin, dan ia menang karena sudah menggunakan senjata ampuhnya, terkikik geli, karena begitu mudah membuat suaminya menurutinya.


Gaby pun dengan serius mengerjakan dan memeriksa berkas-berkas itu, begitu antusias, karena sudah lama Gaby tidak menyentuh pekerjaan selama ia menjadi korban perbuatan kedua orang tuannya.


Tapi Gaby bersyukur, karena pada akhirnya Kevin bisa berdamai dengan masa lalu, meski belum bisa melupakan kejadian itu, tapi Gaby yakin, dan itu jadi harapannya, suatu hari nanti semua itu terhapus dari ingatan Kevin.


Butiran luka yang menyakitkan, yang membuat Kevin berubah menjadi kasar dan sangat pembenci, dan dendam selalu membelenggunya, dan Gaby sadar diri, semua itu tak mudah, dan terlalu egois memaksakan Kevin bisa melupakan semua kesakitan yang pernah Kevin alami. Andai ia di posisi Kevin, belum tentu juga ia bisa melupakan itu dalam waktu singkat, bahkan mungkin akan lebih parah dari yang Kevin lakukan.


Saat Gaby dan Kevin asik dan larut dalam pekerjaan mereka masing-masing, wanita yang sangat mereka hindari pun datang tanpa tahu apa tujuannya, siapa lagi kalau bukan wanita bermuka dua, Sarah yang sangat berambisi mendapatkan dan ingin merebut yang bukan miliknya.


Sarah masuk begitu saja, semenjak Edo di kabarkan meninggal, Sarah merasa terbang, karena orang yang selalu menghalanginya bisa dia singkirkan, dan tidak seorang pun tahu siapa dalang di balik lenyapnya Edo, membuat Sarah besar kepala, merasa dirinya tidak terkalahkan.


"Hai.! serius amat kerjanya, aku nggak ganggu kan?? bicara selembut mungkin, agar Kevin terpukau dengan kelembutannya, dan Sarah belum melihat Gaby yang juga ada di ruangan itu, karena terlalu fokus pada Kevin, hingga tak menyadari bahwa Gaby duduk di sofa sambil bekerja.


Gaby yang tak suka suaminya menyambut sapaan Sarah, langsung menyahut lebih dulu, agar Sarah tahu kalau ia juga berada di ruangan itu.


"Sarah.!! apa kabar??

__ADS_1


Sarah yang mendengar suara Gaby, menoleh, dan sangat terkejut melihat Gaby ternyata ada di ruangan itu juga, dan ia sudah ketahuan bersikap manis di hadapan Kevin tadi.


" Bb baik.! kamu apa kabar juga.! gugup karena tertangkap basah, dan Sarah tak menyangka, Gaby akan selalu ikut ke kantor, dan ini tidak bisa di biarkan pikirnya, kapan dia punya kesempatan mendekati Kevin kalau Gaby selalu berada di samping Kevin.


"Baik.! apa kamu ada perlu dengan Kevin??


" ** tidak.! aku hanya mampir sebentar, dan tadi nya sih pingin ajak makan siang bareng, tapi seperti nya kalian sibuk, mungkin lain kali aja.! bingung mau jawab apa, tapi Sarah sangat pintar memutar kata-kata, dan alasannya cukup masuk akal, tapi Gaby dan Kevin sudah tahu apa tujuan Sarah, apa lagi terlihat gugup saat bicara, dan tatapan mata Sarah bisa di tangkap Kevin yang melihat istrinya, dengan tatapan tak suka, dan merasa rencananya gagal lagi, karena Gaby ikut ke kantor, dan untung saja Kevin memaksa Gaby ikut, dan tidak terjadi salah paham antara dia dan Gaby lagi, karena Gaby bisa melihat sendiri Sarah begitu terobsesi mendapatkan nya.


"Maaf ya Sarah, aku bukan nggak mau kamu ajak, tapi istriku semenjak hamil, sangat nggak suka pergi ke mana pun, dan sudah pasti aku menuruti keinginannya, karena itu bukan saja keinginannya tapi juga baby kami, Kevin sengaja mengatakan itu agar Sarah, tidak punya alasan mengajaknya dan Gaby keluar bersama, dan Kevin takut Sarah nekat membayar orang meracuni makanan istrinya.


"Nggak papa kok, itu biasa bagi ibu hamil.! tapi merasakan hatinya panas, mendengar Kevin begitu perhatian pada Gaby juga baby nya.


" Makasih ya Sarah, karena kamu mau ngertiin kita, Gaby pura-pura senang mendengar ucapan Sarah.


"Biasa aja, kalau begitu aku pamit yah, dan juga kalian sangat sibuk.! Sarah sudah panas hati karena sudah tak tahan melihat Gaby yang mendapat perhatian dari Kevin, apa lagi Kevin selalu menatap Gaby penuh cinta, membuat Sarah ingin sekali teriak sepuasnya, tapi itu tidak mungkin, karena Sarah masih punya rencana lain, yaitu menyingkirkan Gaby dari hidup Kevin selama-lamanya.


"Sial.! kenapa sih wanita itu harus ikut ke kantor, di mana lagi aku bisa punya kesempatan mendekati Kevin, di mansion nya itu lebih nggak mungkin, aku hanya bisa menemui Kevin di kantor nya, mana Kevin sangat susah di ajak ketemuan berdua kalau di luar.!! geram Sarah emosi, bicara sendiri di dalam mobilnya, melampiaskan kekesalan nya.


Sementara Kevin dan Gaby, sepeninggalnya Sarah, mereka pun membahas Sarah sebentar, memikirkan Sarah tidak akan tinggal diam, apa lagi terlihat jelas wajah kekesalan Sarah, Sarah pasti akan merencanakan sesuatu.


"Mas aku takut, Sarah pasti sudah menargetkan aku sebagai calon korban berikutnya, seperti yang Sarah lakukan pada Edo.! merasa cemas, apa lagi Gaby takut baby nya kenapa-napa.


" Jangan pikirkan itu, Edo tidak akan membiarkan itu terjadi, apa lagi mas, jangan cemas, Edo sudah mengatur segalanya, jadi jangan berpikir macam-macam dan stres, mas nggak mau kamu jadi kepikiran soal itu, dan anak kita ikut terganggu karena kamu terbebani pikiran.!

__ADS_1


Kevin pun memanggil Edo, ingin membicarakan Sarah yang mungkin saja sudah berencana untuk melenyapkan istrinya.


"Ada yang anda perlukan tuan??


" Duduk Do.!


Edo pun duduk, melihat wajah serius tuan mudanya itu, Edo yakin Ada sesuatu yang penting akan mereka bahas.


"Bagai mana kabar pengawal kita yang bekerja sama pada Sarah??


" Masih aman tuan, dan kemarin saya dapat info, kalau Sarah masih mencari tahu keberadaan preman bayaran itu.!


"Kamu sudah menghilangkan semua jejak mereka kan??


" Semua aman tuan, dan Sarah tidak punya pilihan akan mengajak pengawal kita untuk melakukan rencana busuknya, dan nona akan aman bila Sarah memulai rencana busuknya itu.!


"Atur sebaik mungkin, jangan sampai Sarah menyentuh istriku.! Kevin pun bicara tegas, bagai mana pun mereka tidak mau menganggap Sarah remeh, karena Sarah punya segalanya, dan cara yang sangat licik.!


" Baik tuan muda, saya akan bicara pada pengawal kita, dan mengatur strategi untuk menghadapi Sarah.!


Kevin pun mengangguk, ia yakin pada Edo, yang selalu sigap dalam hal apa pun, dan Edo tidak akan membuat Sarah mendapat kesempatan untuk berbuat apa pun, dan karena Sarah sudah jadi pantauan Edo dari setiap sisi, karena Edo selalu bisa mengantisipasi keadaan buruk sekali pun, itulah sebabnya Kevin memberi Edo hak yang sama dengan dirinya, yang juga punya keputusan mutlak, karena Edo bukan orang sembarang, Kevin bersyukur karena di pertemukan dengan Edo, dan memungut Edo dari jalanan, dan keluarganya pasti menyesal telah membuang Edo, yang sangat jenius dan memiliki karakter hebat, tapi Kevin tidak pernah memandang Edo sebagai bawahan, melainkan sudah menganggap Edo seperti adiknya sendiri, walau Edo selalu bersikap hormat dan patuh pada Kevin, itu hanya di hadapan para karyawan, agar citra Kevin sebagai CEO tetap yang nomor satu, karena Edo bukan manusia yang punya tipe penjilat, seperti orang-orang di luar sana.


Bersambung.

__ADS_1


Jangan lupa jejaknya ya guys.


Salam Arthor


__ADS_2