BUTIRAN LUKA

BUTIRAN LUKA
49. Sandiwara Yang mengharukan.


__ADS_3

Pengawal samaran itu memberi kabar pada Sarah, bahwa semua sudah siap dan akan melakukan rencana mereka menghabisi Gaby.


Edo yang sudah mengatur segalanya, membuat sandiwara Gaby yang pergi sendiri keluar dari mansion, dan pergi ke suatu tempat.


Sarah sudah melihat Gaby dari kejauhan, dan mengikuti mobil yang membawa Gaby, Sarah tidak memperhatikan sekitar, bahwa sudah banyak pengawal yang mengawasi nya juga, dan membuat penyamaran, bahkan mobil yang di gunakan Sarah, juga di ikuti mereka, dengan jarak yang tidak terlalu dekat, agar Sarah tidak menyadari di ikuti dari belakang.


Mobil yang ditumpangi Gaby pun berhenti di suatu tempat, Sarah yang mengikuti Gaby, juga berhenti dan melihat Gaby dari kejauhan.


Gaby pun turun dari mobil, dan berjalan ke arah taman kota, membuat Sarah tersenyum senang, dan ini adalah kesempatan bagus pikirnya, dan secepat mungkin Sarah menghubungi pengawal itu, agar melakukan tugasnya dan menghabisi Gaby.


"Apa kau sudah melihat target??


" Ya aku melihat nya.!!


"Ini kesempatan bagus, lakukan dengan mulus, jangan sampai ada yang melihat dan curiga pada mu!!


" Tidak akan ada yang curiga dan melihat ku.! karena di sini sangat sepi.!!


"Bagus, aku menyaksikan dari sini, dan ingat setelah kau habisi wanita itu, pergi dari sana dan tunggu aku di apartment.!!


" Ok, aku suka cara mu nona,!


Gaby yang duduk di taman terlihat gugup, bahkan tangannya juga dingin.


Kevin yang melihat istrinya seperti ketakutan, menghubungi Gaby, dan mencoba menenangkan Gaby, agar tidak usah khawatir karena setiap sudut sudah di kepung para pengawalnya.


"Halo mas.!


" Apa kamu takut??


"Iya, aku sangat gugup, dan tangan ku juga dingin mas.!

__ADS_1


" Kamu yang tenang ya, percaya sama aku, kamu akan baik-baik saja, ingat anak kita ada bersama kamu, buat dia sebagai penguat dan penyemangat mu, dan katakan pada baby, kalau kalian sedang berjuang melawan wanita ular yang mau merebut papah nya, Kevin sengaja berkata begitu, agar Gaby tidak gugup dan takut, serta lebih tenang.


"Huh.! kamu senang kan di kejar-kejar Sarah??


" Hus.!! ngomong apa sih.!! enak aja, melihat jejak kakinya saja aku jijik.!!


"Maaf, aku bercanda mas.!


" Nggak lucu tahu.!!


"Ya udah, aku udah tenang kok mas tutup telponnya.!


" Iya, kamu tenang aja ya.


"Iya mas.!


Gaby pun mengakhiri sambungan telepon itu, dan Edo yang melihat Nona nya lebih tenang, memberi kode pada pengawal itu agar melakukan apa yang di inginkan Sarah.


Sarah yang melihat dari kejauhan sedikit tegang, takut pengawal itu tidak berhasil menghabisi Gaby. namun Sarah yakin pengawal itu pasti bisa, dan saat Gaby tergeletak lemah, Sarah akan tertawa dan melayang tinggi.


Pengawal itu pun, mengarahkan senjatanya pada Gaby yang duduk di taman, di temani dua orang pelayan wanita, dan para pelayan tersebut juga tahu misi yang sedang berlangsung itu.


Perlahan pengawal itu mulai beraksi, dan caranya pun sangat meyakinkan, membuat Sarah percaya akan rencana ini berjalan sesuai keinginannya, hingga Sarah terlihat semakin tegang.


Pengawal itu pun menembakkan pelurunya pada Gaby hingga tiga kali tembakan, dan Gaby pun tumbang dan kedua pelayan itu pun pura-pura menjerit histeris, hingga para pengawal yang ikut dengan mereka tadi, datang seolah kejadian itu benar adanya.


Pengawal yang menembak Gaby pun langsung pergi sesuai perintah Sarah tadi, dan Sarah melihat banyak orang sudah berdatangan, dan masih tetap bertahan di dalam mobilnya, dia masih menunggu dan memastikan kalau Gaby benar-benar mati.


Ambulans pun datang, dengan sirene yang memekakkan telinga, Sarah sedikit mendekat, mengunakan masker wajah, agar orang-orang tidak mengenalinya.


Melihat Gaby lemah tak berdaya, Sarah yakin Gaby pasti sudah tidak bernyawa, apa lagi terlihat tiga tembakan yang menembus dada dan perut Gaby, Sarah yakin anak yang ada dalam kandungan Gaby juga mati.

__ADS_1


Setelah memastikan Gaby sudah mampus, Sarah pun pergi dari tempat itu, sepanjang jalan menuju apartment nya, Sarah tertawa seperti orang gila, karena merasa berhasil melenyapkan Gaby, dan Kevin akan menjadi miliknya seutuhnya.


Saat Sarah tiba di apartment nya, ia melihat pengawal itu sudah menunggunya, sambil menyalakan TV, sengaja agar Sarah tidak curiga.


"Apa media sudah menyatakan kalau wanita itu sudah mampus.!!


" Sudah.! dan beritanya menjadi rating tertinggi, karena banyak merespon, apa lagi yang mati adalah istri sang penguasa bisnis di kota ini, dan itu sudah tidak mengejutkan lagi.!


"Aku puas.!! sangat puas dengan kerjamu, dan ini ambillah kekurangannya, dan ingat.!! jangan sampai jejak mu tercium polisi, pergi sejauh mungkin, dan jangan pernah menghubungi ku lagi.!!


" Ok, kalau kita memang di pertemukan lagi, itu bukan salah ku, dan tentunya situasinya akan berbeda, pengawal itu seolah mengatakan pada Sarah, mereka akan bertemu di tempat yang berbeda dan status yang berbeda, dan saat hari itu tiba, kau akan menangis darah Nona.!! batin pengawal itu tersenyum sinis.


Sarah bagaikan orang gila, saat berita menyiarkan dan menampilkan Kevin yang menangisi jasad Gaby, membuat Sarah semakin melayang, bahkan bicara sendiri seperti orang gila.


"Cup, cup, cup, jangan menangis sayang, wanita itu tidak pantas kau tangisi dan aku, aku akan mengantikan wanita itu di hatimu, dan akan menjadi ratu mu.! membelai layar TV itu membayangkan telah membelai wajah Kevin, haluuuu ye Sarah.!!


Sementara Kevin sengaja melakukan itu, agar Sarah benar-benar yakin kalau Gaby sudah tiada, dan akan tiba waktunya untuk membuat Sarah gila karena obsesinya, dan Kevin tidak akan pernah mengampuni Sarah seujung kuku pun, karena harganya sangat mahal, dan Sarah harus menanggung akibat dari perbuatan nya.


Sarah berencana pura-pura turut berkabung, datang ke kediaman Kevin menyampaikan turut duka cita yang sedalam-dalamnya.


Gaby sempat melihat Sarah datang, dan Gaby hanya melihat Sarah dari kejauhan, ingin tahu bagai mana Sarah bersikap pada suaminya.


"Vin, aku turut berduka ya, aku sangat terkejut mendengar berita ini, dan sempat nggak percaya juga kalau Gaby yang meninggal.!


" Makasih.! tapi aku akan mencari siapa pelakunya, dan aku tidak akan hanya menghabisi nya, bahkan keluarganya akan lenyap dan hancur.!!! Dingin dan datar, aura yang tak pernah Sarah lihat, dan baru kali ini melihat wajah sangar dan seram Kevin, dan Sarah sempat merinding, tapi ia secepat mungkin menepis ketakutannya, karena sangat di butakan dengan pikiran liciknya dan obsesinya mendapatkan Kevin, membuat Sarah tidak lagi mengingat apa itu dosa, dan siapa saja yang mencoba menghalangi jalannya, Sarah akan menyingkirkan orang itu, demi cinta nya yang tak berbalas itu, membuat Sarah menjadi wanita yang terobsesi dan salah arah.


Bersambung.


Jangan lupa jejaknya ya guys.


Salam Arthor๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2