CEO Pujaan Hatiku

CEO Pujaan Hatiku
Patah hati


__ADS_3

Rita menarik nafas berat, seandainya bisa memilih, mungkin Rita lebih senang dengan key yang tak pernah jatuh cinta, namun selalu bahagia, dari pada seperti saat sekarang ini.


"Key, loe enggak boleh gini, loe harus jadi key yang sepeti dulu selalu tersenyum, jangan loe kejar orang yang tidak menginginkan loe."


"Tapi gue enggak bisa Ta, gue mau pak Radit juga memiliki perasaan yang sama dengan gue."


"Key, loe harus tau, cinta itu tidak semudah yang loe pikirin, cinta enggak bisa dipaksain Key."


"Ta, ternyata sepeti ini rasanya tidak dicintai oleh orang yang kita cintai, mungkin keputusan ku untuk tidak jatuh cinta itu sudah tepat Ta, tapi kenapa Ta...! perasaan ini harus datang Sam gue?"


"Key, loe jangan gitu, semua manusia pasti akanerasakn.cinta, namun jalannya saja yang berbeda."


"Tapi ta, gue gak bisa kayak gini."


"Key, loe itu cantik, pintar akan bnyak lelaki yang mengejar cinta loe, loe jangan seperti ini hanya karena seorang Raditya."


"Tapi ta, gue cinta sama dia."


Rita tidak tau apa lagi yang harus dikatakannya, dia memeluk erat sahabatnya yang terisak dalam tangisnya.


setelah key agak tenang, Rita pun mengantar key pulang kerumah nya, Rita yang mengendarai mobil key, karena Rita yakin key tidak akan konsentrasi.


Rita memutuskan untuk menginap dirumah key, apalgi besok hari Sabtu kantor libur, jadi dia bisa menemani key dirumah nya.


Mobil key, berhenti di garasi rumah key, mereka Langsung turun dan masuk.kedlam rumah, bik Minah yang melihat key berjalan masuk tanpa menegurnya pun bingung, ada paa dengan nona mudanya itu, karena selam ini tidak pernah key sepeti itu.


"Non Rita, kenapa non key?


"Sedang ada sedikit Masalah bik, Ya udah Rita ke atas dulu ya ,temani key dulu."


"iya non, kalau perlu apa-apa, panggil aja bibik ya non."


"Iya bik."


Rita menyusul key, dan begitu sampai kamarnya, dia melihat key telungkup diatas tempat tidur dan kembali melanjutkan tangisnya.


Rita menarik nafas panjang, dia bingung apa yang harus dilakukannya, mungkin dia harus memberikan waktu untuk key, Rita mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi.


Rita, turun kelantai satu untuk melihat bik Minah, dia pun bingung harus ngapain, seperti memang hati Key sedang hancur dan kecewa.


"Non, mana non key nya?" tanya bik Siti.


"Dikamar bik."


"Bibik sudah bekerja disini sejak non key masih kecil, tapi bibik tidak pernah melihat non key seperti saat ini, wajah nya murung dan sedih."

__ADS_1


"Ya bik, Rita juga, mudah-mudahan nanti key akan baik-baik aja setelah ini."


Rita pun akhirnya membantu bik Minah didapur, Sampai terdengar suara mobil milik maminya Kayra.


"Assalamualaikum, Eh ada Rita rupanya."


"Waalaikum salam, Iya mi, tadi sekalian ikut sama key."


"Key nya mana sayang?"


"Dikamar."


"Ya sudah mami mandi dulu ya."


"Iya mi."


Malam itu semua udah berkumpul untuk makan siang, namun key belum juga turun untuk makan, Rita pun minta izin untuk memanggil key di kamar nya.


Rita membuka pintu kamar key, saat itu dia tidak melihat key dikamarnya, Rita mencari key, dan ternyata sahabatnya itu, sedang berdiri di balkon menatap langit-langit malam itu.


"Key, kenapa tidak turun untuk makan malam?"


"Gue enggak lapar Ta."


"Key..! Jangan seperti ini nanti mami malah khawatir sama loe, ayok lah ini bukan elo, gue tau loe itu gadis yang kuat."


"Key, tidak ada yang salah, loe kan hanya nyatakan cinta, dan loe jangan patah semangat key, sebelum janur kuning melengkung, loe masih punya kesempatan untuk mendapatkan hati pak Radit, percaya sama gue."


Kali ini perkataan Rita, membuat key mengalihkan pandangannya, dan melihat sahabatnya tersenyum dan mengangguk kepalnya, sebagai tanda kalau apa yang dia katakan adalah benar.


Dan dengan berbagai rayuan, akhirnya Rita berhasil membawa key untuk turun untuk makan malam. Key berusaha bersikap biasa saja didepan maminya.


Namun saat itu kami ya terus mencuri pandang terhadap key, karena mami merasa ada yang aneh dengan putri bungsunya, matanya juga sembab, mami ingin bertanya namun mengurungkan niatnya.


Setelah makan malam selesai, key dan Rita kembali ke kamar mereka, dan dikamar key hanya diam saja, suasana seperti sebelum nya jika mereka bertemu seakan pergi entah kemana.


Namun Rita paham akan perasaan key saat ini yang sedang patah hati, Karena ditolak oleh orang yang dia cintai. Tak berpa lama mereka dikamar terdengar suara pintu diketuk.


"Tok tok tok! Sayang ini mami."


"Masuk mi!" Jawab key.


pintu kamar key terbuka ,dan disana mami masih berdiri sambil tersenyum.


"Masuk mi!"

__ADS_1


Mami berjalan mendekat ke arah putrinya, dan masih dengan senyuman yang penuh keteduhan itu."


"Mi, apa da yang bisa key bantu?" tanya key dengan suara Serak nya."


"Sayang, mami mau bicara, bisa kita bicara?"


Key menatap ke arah Rita yang saat itu sedang berdiri disamping meja belajar key. Dan Rita pun langsung minta izin dengan alasan ingin kebawah ada yang ketinggalan.


Mami duduk ditepi tempat tidur disampingnya Kayra. menyapa ke arah putrinya ,namun senyum itu tak pernah lepas dari wajahnya.


"Key, Sebenarnya mami ingin tanya sesuatu sama key."


"Iya mi, katakan saja."


"Sayang, bagaimana kegiatan magang nya lancar?"


Key menatap mami nya, dan terlihat menelan ludahnya dengan susah payah. Dia pun langsung berpikir pasti mami melihat matanya yang bengkak.


"Semuanya baik mi." jawab key.


"Apa ada masalah sayang?"


"Tidak mi."


"Sayang, Mami itu kan pernah bilang , selain sebagai orang tua untuk key, mami ini adalah sahabat untuk key, yang akan mendengarkan semua keluh dan kesah key, Ceritakan apapun yang ingin key ceritakan."


Key diam menatap maminya yang saya itu sedang menggenggam tangannya, entah kemana perginya semua kekuatan dan ketegaran key, Air mata itu sudah jatuh dengan sendirinya,membasahi pipi key.


"Mami!" key memeluk maminya saat itu, ternyata dia tidak sekuat itu untuk menyimpan apa yang dia rasakan saat ini sendirian.


"Sayang, cerita sama mami ada apa."


"Mi, ternyata jatuh cinta itu enggak seindah yang orang ceritakan mi."


Mami key, sedikit terkejut mendengar putrinya berkata tentang cinta, karena selama ini Kayra paling anti dengan kata cinta, dia bahkan tak pernah ingin memikirkan cinta, Namun kali ini dia malah bercerita tentang cinta sambil menangis, dan memeluk maminya begitu erat.


Siapa yang telah membuat putri nya jatuh cinta, dan Sampai nya patah hati juga.


"Sayang, jangan bicara begitu, semua manusia akan merasakan jatuh cinta, Dan mungkin kalau ada namanya kecewa yaitu adakah prosesnya."


"Tapi mi, kenapa disaat key membuka hati dan ingin jatuh cinta, key malah kecewa mi."


"Sayang, jangan patah semangat jodoh itu sudah di atur sama Allah, Manusia boleh bernama tapi Allah lah yang akan menentukan nya."


Key masih memeluk mami nya, saat ini dia juga malu pada dirinya sendiri yang telah berpikir kalau Raditya juga mencintai dirinya, namun ternyata Raditya hanya menganggap nya seorang sekretaris saja.

__ADS_1


Apa memang key harus tetap memperjuangkan cintanya ,atau kah harus menghapus perasaannya kepada Radit?


__ADS_2