CEO Pujaan Hatiku

CEO Pujaan Hatiku
Pernikahan Yang Batal


__ADS_3

Radit mencoba membangunkan key, namun key masih terkulai lemas, sepertinya dia kedinginan karena terlalu lama terkurung dikamar mandi.


Rita mengambil minyak kayu putih, dan mencoba mendekatkan ke hidung key, namun key belum juga bangun.


Bibirnya terlihat pucat, dan tangannya begitu dingin, Rita menarik selimut dan menutupi tubuh key, Dan meminta Radit untuk meminta petugas hotel membawakan air hangat untuk key minum.


Radit dan Rita pun menggosok telapak tangan key, untuk bisa menghangatkan tubuh nya,. Radit segera menghubungi Rian, dan memberitahu kalau key telah ketemu.


Dan Radit juga meminta Rian untuk menahan Aliya untuk tidak pergi dari sana. dan tak berapa lama penata rias pengantin pun tiba diruangan itu, penata rias yang baru di hubungi oleh pihak Wedding.


"Maaf permisi!" ucap penta Tia tersebut.


"Iya, mbak siapa?" tanya Rita.


"Saya penata rias pengantin yang tadi dihubungi pihak Wedding."


"Siapa yang akan saya rias?" tanya nya lagi.


"Itu mbak!" Rita menunjuk key yg masih pingsan.


"Apa mbak, dia?"


"Iya, memangnya kenapa?"


"Maaf mbak, saya tidak bisa , ini kriminal namanya, memaksakan pernikahan kepada orang lain."


"Siapa yang memaksakan pernikahan? dia ini pingsan ,karena terlalu lama terkurung dikamar mandi."


"Jadi bagaimana ini tuan?"


"Ya kita harus menyadarkan dia dulu."


"Pak Radit, apa pernikahan ini akan tetap dilanjutkan?"


" Saya tidak tau, yang jelas kita harus membawa key kerumah sakit sekrang, kondisinya sangat lemas."


"Ya sudah pak, lebih baik kita bawa saja kerumah sakit."


Radit pun membawa key turun kelantai bawah dan ingin membawanya kerumah sakit. begitu sampai dibawah Aliya yang sedang berada disana terlihat panik, karena melihat key berhasil ditemukan.


Begitu juga para tamu yang langsung heboh ketika, melihat Radit membawa Key yang lagi pingsan.


"Radit apa yang terjadi dengan key?"


"Ma, nanti Radit ceritakan, Radit harus membawa key kerumah sakit."


" Bagaimana dengan pernikahan nya?"


"Ma lebih baik, dibatalkan saja ,Radit harus membawa key untuk diperiksa kondisinya."


"ya sudah, nanti mama nyusul kerumah sakit."


"Iya ma."


Aliya yang melihat Radit ingin pergi pun berniat untuk ikut pergi, namun tangan Aliya langsung ditahan oleh Radit.


" Tunggu!" ucap Rian.


" Maaf ada Maslah apa?" tanya Aliya.


"Kamu tidak boleh pergi dari sini!"


"memangnya kenapa?"


"Kamu harus ikut saya."

__ADS_1


"aku tidak mau, memangnya anda siapa melarang saya untuk pergi, toh pernikahannya sudah batal."


"Karena itulah saya melarang kamu pergi."


"Lepaskan tangan saya!"


"ikut saya!"


Rian menarik tangan Aliya, walaupun Aliya memberontak Rian tetap memaksa Aliya.


membawa Aliya masuk kedalam mobil, Aliya terus memberontak namun Rian langsung mengunci pintu mobil.


Rian melajukan mobilnya, dan berhenti dikantor polisi


"lepaskan saya kenapa saya dibawa ke kantor polisi?"


"kamu ikut saja."


Rian menarik tangan Aliya masuk kedalam kantor polisi. dan menyeret Aliya kedepan petugas pelaporan dikantor polisi.


"Maaf pak, apa ada yang bisa saya bantu?"


" saya ingin membuat laporan pak."


"silahkan duduk pak!"


"Apa yang bisa kami bantu?"


"Pak, tolong saya pria ini ingin menyakiti saya." ucap aliya.


"Diam kamu!" bentak Rian.


"Pak, saya ingin membuat laporan, tentang pembunuhan berencana terhadap adik saya."


Saat itu wajah Aliya terlihat pucat pasi, dia mulai takut dengan perkataan Rian saat itu, namun Aliya berusaha menunjukkan sikap yang terlihat tenang.


"Silahkan lanjutkan pak!" ucap polisi dihadapan Rian.


"Baik pak, pada hari ini adik saya telah coba di celaka kan oleh wanita disamping saya ini?"


" wanita disamping saya ini telah mengunci adik saya dikamar mandi hotel dan merusak Keran kamar mandinya."


"Jangan sembarangan menuduh."


"saya tidak menuduh itu kenyataannya, Jadi lebih baik kamu diam."


"Pak tolong diproses segera, saya akan berikan semua bukti ,dan saya mau wanita ini diproses dengan cepat malam ini juga."


"Iya baik pak."


Dan polisi yang tadi mencatat laporan langsung memanggil petugas lain untuk memeriksa Aliya, dan Rian saat itu juga langsung mengirim video rekaman yang memperlihatkan Aliya sedang mengunci pintu kamar dari luar.


Aliya mencoba menolak dan melawan ketika


ingin diperiksa polisi, namun tentu saja itu tidak berhasil. dan setelah Aliya dibawa polisi Rian langsung meninggalkan kantor polisi untuk melihat kondisi key dirumah sakit.


Rian melajukan mobilnya menuju rumah sakit, dia ingin melihat kondisi adiknya disana, Rian benar-benar tidak menyangka kalau key bisa celaka sepeti saat ini, tapi siapa sebenarnya wanita bernam Aliya itu?


Rian setelah memarkirkan mobilnya langsung menuju ke resepsionis dan menanyakan keberadaan key saat itu, Rian berjalan menuju kamar rawat adiknya.dan ternyata disana juga ada Radit yang masih menunggu key diluar ruangan.


"Radit, bagaimana kondisi key?"


"Key sedang diperiksa dokter."


"Mudah-mudahan key baik-baik saja."

__ADS_1


"Iya mudah-mudahan saja."


Tak berapa lama dokter pun keluar dari ruangan key, dan Radit dan Rian langsung mendekat ke arah mereka.


"Bagaimana kondisi adik saya?" tanya Rian.


"Dia baik-baik saja, kondisinya melemah karena terlalu lama ditempat dingin, mudah-mudahan cepat membaik."


"Terimakasih dokter."


"iya. sama-sama."


"Lebih baik kita lihat kondisi key!" ajak Rian.


Rian dan Radit langsung masuk kedalam ruang rawat key, dan terlihat key masih memejamkan matanya, mungkin karena key masih dalam pengaruh obat yang disuntikkan dokter.


"Bagaimana dengan Aliya?" tanya Rian."


"Saya sudah urus semuanya, kamu jngan khawatir."


"Terimakasih!"


"Tidak perlu berterima kasih, saya adalah kakak nya key ,saya tidak akan membiarkan Stau orang pun menyakiti adik saya "


"Mudah-mudahan semua cepat diproses polisi."


"Say sudah minta untuk segera diproses." jawab Rian.


Dan saat keduanya sedang sibuk membahas Aliya, key pun tersadar, dan membuka matanya.


Rian dan Radit langsung mendekat kearah key, sungguh beruntungnya key dicintai oleh dua lelaki hebat ,kakak dan juga calon suaminya.


"Bagaimana keadaan kamu key? apa ada yang sakit?" tanya Radit.


Key hanya menggeleng kan kepalanya pelan, dia menatap ke arah kakak nya yang juga berada disampingnya.


"Apa yang terjadi dengan key?"


"Kamu pingsan dan sekarang berada dirumah sakit."


"Kenapa key dibawa kerumah sakit, bagaimana pernikahan kita?" tanya key terlihat sedih."


"Kamu jangan pikirkan itu key, yang penting kamu baik-baik saja." jawab Rian.


"Tapi mas, key dan mas Radit harus menikah hari ini, kenapa key dibawa kerumah sakit."


"key tadi kamu pingsan, apa kamu lupa?" tanya Radit.


Key terdiam sesaat, dia seperti sedang mengingat-ingat apa yang terjadi padanya, dan key Pun mengingat semuanya tentang kejadian dikamar hotel.


"key ingat, key tiba-tiba terkunci." jawab key.


"Ya sudah yang penting saat ini kamu sudah baik-baik saja."


"Lalu bagaimana dengan pernikahan kita mas Radit?"


"Saya sudah batalkan, kesehatan kamu lebih penting "


"Tapi mas!"


"Jika kamu sehat kita masih bisa melakukan pernikahan, tapi bagaimana jika kamu seperti sekarang ini?"


"Lebih baik kamu istirahat."


Key terdiam, dia Tidak menyangka pernikahan yang sudah direncanakan nya bisa menjadi seperti ini, akan kah dia dan Radit harus membuat rencana baru untuk bisa menikah?

__ADS_1


__ADS_2