
Setelah pertunangan Radit, hari-hari dilalui key dengan menyibukkan dirinya dikampus, Key bahkan saat itu memblokir nomor handphone Radit agar tak dapat menghubungi dirinya lagi.
Key benar-benar ingin pergi bahkan sejauh-jauhnya nya dari kehidupan Radit, bahkan key mulai menjaga jarak dengan saya Kevin, key tak ingin menyakiti hati Kevin.
Namun Kevin masih kekeh untuk mendapat kan key, walaupun dia sadar cintanya masih bertepuk sebelah tangan.
Dan hari ini key akan mengikuti sidang skripsi, pagi-pagi sekali key sudah berada dikampus, perasaan key mulai gundah, dia khawatir kalau sidangnya tidak lancar.
Key dan Rita sudah menunggu diluar ruangan sidang, walupun ruangan itu masih tertutup, tapi bnyak mahasiswa dan mahasiswi yang sedang menunggu disana.
"Ta, mudah-mudahan sidang nya berjalan lancar ya"
"Iya key, tapi gue yakin loe bisa lalui ini dengan mudah key."
"Aamiin, mudah-mudahan ya ta, sukses untuk kita berdua."
"Iya mudah-mudahan key."
Dan saat keduanya sedang berbincang-bincang ruangan yang akan digunakan untuk sidang skripsi pun dibuka, 4 orang penguji memasuki ruangan sidang, hati key mulai kembali gelisah.
Walaupun Key terkenal dengan kepintarannya namun gadis itu juga gelisah memikirkan akan menghadapi sidang skripsi, apalagi key adalah peserta ke lima.
Satu persatu ,peserta sidang skripsi mulai masuk keruangan, dan sampai akhirnya nama Kayra pun dipanggil untuk masuk kedalam ruangan.
Key menggenggam erat tangan Rita dan meminta doa supaya sidang skripsi yang akan di ikutin berjalan lancar ,dan key mendapatkan nilai yang baik dan memuaskan.
Hampir satu jam key berada diruangan sidang, dan akhirnya dia keluar dengan senyuman, karena sudah melewati hari yang mendebarkan itu, walupun key belum tau hasilnya.
Key kali ini yang gantian menunggui Rita di luar ruangan ,Key berdo'a yang terbaik untuk sahabatnya dia juga yakin Rita juga akan bisa melewati semuanya sama seperti dirinya .
hari ini adalah hari yang mendebarkan untuk key dan Rita karena hari ini adalah hari penentu untuk masa depan mereka berhasil atau tidak dalam pendidikan nya.
Setelah kegiatan dikampus selesai, key dan Rita memutuskan untuk jalan-jalan menghilangkan penat dikepala masing-masing.
Setelah melewati satu jam yang mendebarkan kan, key dan Rita pun pergi ke mall, sebetulnya tidak ada yang ingin mereka beli, mereka hanya ingin mutar-mutar aja.
"Key apa kita hanya ingin keliling-keliling saja?" Tanya Rita.
"Jadi memang nya kita mau ngapain lagi ta?" jawab key sambil berhenti dan menghadap sahabatnya .
"bagaimana kalau kita makan es krim aja key? kan udah lama banget kita tidak makan es krim kan Key?"
"Ya sudah ta, kita makan es krim, gue juga udah lama enggak makan es krim bareng loe."
"Oke, yuk!"
Akhirnya , mereka berdua memutuskan untuk makan es krim kei dan Rita langsung mencari tempat duduk yang nyaman dan memesan es krim kesukaan mereka masing-masing.
Mereka makan es krim sambil berbincang-bincang tentang rencana mereka setelah lulus kuliah sarjana.
__ADS_1
"Key setelah lulus Loe mau kemana mau bantuin bokap loe dikantor?"
"Belum tahu Ta, gue rasanya pengen mandiri lebih dulu ,supaya tidak tergantung dengan Papi."
"Tapi key, papi loe kan punya perusahaan sendiri kenapa loe mau susah-susah cari tempat lain?"
"Gue hanya ingin mandiri saja Ta, karena loe kan tau gue dari dulu pengen mandiri."
"Ya gue paham seh key, tapi kan tidak ada salahnya kalau loe bantuin Papi perusahaannya."
"Gue belum tau Ta, yang jelas gue belum kepikiran mau di perusahaan papi."
"Tapi kan papi loe bisa istirahat key."
"Gue enggak Bernai Ta, tanggung jawabnya besar ,apalagi perusahaan papi sudah berkembang."
"Gue paham key, tapi gue yakin Loe bisa kok."
"Loe sendiri setelah lulus mau bekerja di mana Ta?"
"Gue mungkin mau ikut om ke Bandung aja key, disana gue mau bantu-bantu di perusahaan om gue."
"Jadi loe mau ninggalin gue Ta?"
"ya enggak lah key, kan jarak Bandung tidak jauh, kita masih bisa bareng pas lagi libur kan?"
" Tapi ta, kan kita jadi jarang ketemuannya."
Key diam, sebenarnya Kalau boleh jujur dia tidak ingin berpisah jauh dari Rita, karena Rita adakah sahabat terbaik yang dimiliki key, sahabat yang selalu ada untuk dirinya.
Memang key punya banyak teman, tapi Hanay Rita yang paham akan perasaan nya, dan Rita juga sudah di anggap saudara oleh Key.
Namun key tak boleh egois dengan menhan Rita untuk tidak pergi, Karena Rita juga pasti ingin berkarir.
Rita yang melihat key diam pun, merasa ada yang aneh dengan sahabatnya itu, dan Rita melihat key sedang melamun.
"Loe Kenapa melamun Key?"
"Eh, enggak kok Ta."
"Apa loe enggak mau gue pergi key?"
"Enggak kok Ta, gue selalu dukung loe, apalagi ini semua untuk masa depan loe kan Ta?"
Key berusaha tersenyum, namun Rita tau kalau key sedih, tapi Rita juga tidak bisa kalau membatalkan ikut om nya ke Bandung, karena Rita selama ini kuliahnya dibiayai oleh om nya.
Sesaat hening, key dan Rita menghabiskan es krim mereka, dan melanjutkan berjalan-jalan berkeliling mall.
"Key kita beli jajan dulu yuk!"
__ADS_1
"beli jajanan Ta?" tanya key.
"Iya ,emang gue kurang jelas key ngomong nya?" tanya Rita bercanda.
"Enggak kok Ta, jelas banget."
"ya udah yok, kan kita habis ini mau nonton kan Key."
Ya ,mereka memang ingin menghabiskan waktu bersama-sama hari ini, menghilangkan stres setelah mengikuti sidang skripsi.
Key dan Rita masuk ke pusat jajanan, yang ada di dalam mall, dan berkeliling melihat makanan ringan apa Yang akan mereka bawa untuk menonton.
Rita mulai memilih salah satu makan ringan yang ada disana, begitu juga dengan key, dan karena terlalu fokus dan terus berjalan mundur key akhirnya menabrak sesuatu, dan tepatnya seseorang.
Key langsung membalikkan tubuhnya untuk meminta maaf , dan ternyata pada data yang bersamaan orang key tabrak juga berniat sama.
Dan key bukannya minta maaf, namun malah diam, key menatap orang yang berada dihadapannya. sosok yang selama beberapa bulan ini terus dihindarinya, bahkan coba dihapus kenangan nya di ingatan.
Namun setiap key sudah berusaha keras, kembali takdir mempertemukan mereka, key diam ditempatnya, menatap pria tampan yang berada dihadapannya.
Entah kenapa rasa rindu itu hadir kembali di relung hatinya, Key menahan nafas nya sejenak, luka itu terasa begitu nyata lagi, key membalik kan tubuhnya dan ingin pergi dari sana.
Namun Radit dengan cepat menahan tangan key, Rita Hanay terdiam melihat sahabatnya, sepertinya mengajaknya ketempat ini adalah kesalahan, sampai key harus bertemu Radit lagi.
"Tolong lepaskan tangan saya!" ucap key.
"Key, tolong bicara dengan saya, jangan menghindar seperti ini." jawab Radit.
"Maaf, tapi saya sedang ada banyak keperluan."
Key berusaha melepaskan tangannya, namun Radit tidak membiarkan tangan key lepas, dan ditempat yang lain seorang wanita dengan menatap mereka berdua.
"Key, tolong berikan saya kesempatan untuk menjelaskan semuanya." pinta Radit.
"Maaf, tapi saya sudah paham akan semuanya, dan tidak ada yang perlu dijelaskan."
"Key, kamu salah paham, semua yang kamu lihat itu bukan kenyataan yang sebenarnya."
Dan saat Radit lengah, key menepis tangan lelaki itu, dan menatapnya dengan penuh kekecewaan.
"Saya tidak butuh penjelasan, yang saya ingin kan tolong jangan ganggu hidup saya lagi."
"Key jangan seperti ini." Radit mencoba meraih tangan key lagi.
Namun ditepis oleh key, key menarik tangan Rita dan pergi dari sana, mereka pun membatalkan niat nya untuk membeli makanan ringan.
Pada saat itu Radit ingin mengejar key, namun suara seorang wanita menghentikan langkahnya.
"Mas Radit, aku sudah selesai kita bayar dulu ya!" ucapa wanita itu.
__ADS_1
Dan ternyata Radit pergi bersama Aliya, apakah Aliya tau akan semuanya, dan apa yang akan Radit jelaskan kepada Aliya setelah ini?