CEO Pujaan Hatiku

CEO Pujaan Hatiku
Mencabut laporan kepada Aliya


__ADS_3

Akhirnya, Radit mengalah dan setuju untuk melangsung kan pernikahan besok pagi, dan berarti hari ini mereka harus menghubungi Wedding organizer untuk persiapan pernikahan Besok pagi, Dan akan tetap dilaksanakan di hotel, namun dengan tamu yang terbatas.


Setelah menghubungi pihak Wedding Mereka pun pergi untuk mencari baju pengantin yang baru untuk key, dikarenakan baju pengantinnya yang kemarin menghilang entah ke mana.


Akan tetapi, sebelum ke butik Mereka pergi ke kantor polisi untuk melihat penyelidikan kasus yang dilakukan di Aliya.


"Mas, kenapa kita kekantor polisi?" tanya key heran.


Karena saat itu key sama sekali belum mengetahui kalau Aliya sedang ditahan oleh polisi.


"Kita singgah sebentar, ada hal yang harus saya bereskan dulu." jawab Radit.


"Ya sudah mas, lebih baik kita masuk saja, karena kita juga harus ke butik lagi."


"Iya."


key pun berjalan disamping Radit menuju kantor polisi, dia tidak merasa curiga atau berpikiran apapun tentang apa yang akan menimpanya kemarin malam.


Radit langsung menjumpai salah satu petugas pagi itu.


"Selamat pagi pak, ada yang bisa saya bantu?" tanya petugas tersebut.


"Pak, saya ingin melihat orang yang saya antar malam tadi kesini atas kasus percobaan pembunuhan."


"perempuan yang bernama Aliya?"


"Iya pak."


Key sedikit terkejut dengan nama yang disebutkan oleh polisi tersebut, apakah Aliya yang dimaksud mereka adalah Aliya yang aku kenal?


key begitu penasaran, dan tak kalah terkejutnya dia ketika melihat Aliya yang dibawa polisi adalah Aliya yang pernah menjadi tunangan nya Radit.


"Aliya!" ucapa key dengan ekspresi terkejut.


Namun yang disebut namanya, hanya menundukkan wajahnya, key tak menyangka Aliya yang dia kenal begitu lembut dan juga muslimah, menjadi tersangka percobaan pembunuhan.


key menatap kearah Radit, meminta penjelasan untuk semua ini, Radit pun mengajak key untuk duduk. dan bisa berbicara langsung dengan Aliya saat itu.


"Key, aku mohon tolong bebaskan aku dari sini!" pinta Aliya kepada key.


Namun key terlihat mengernyitkan dahinya, dia masih bingung dengan apa yang terjadi, karena sebelum ini Radit belum menceritakan kepadanya tentang apa yang terjadi dengan Aliya.

__ADS_1


"Aliya, saya bingung bagaimana cara menolong kamu, dan saya juga tidak tau apa yang sudah kamu lakukan."


"Siapa yang ingin kamu bunuh, Dan kenapa kamu melakukan hal itu?" tanya key.


Aliya terdiam, dia tak Berani menatap Radit dan key, Dan Aliya saat itu merasa menyesal dengan apa yang terjadi, dia tak menyangka kalau dia bisa mengikuti emosi sesat nya sat itu.


"Aliya ,kalau kamu diam, saya tidak bisa menolong kamu."


Key mengulurkan tangannya, menggenggam jemari Aliya, dan seakan ingin menguatkan nya dalam masalah, saat itu dia tidak tau kalau yang ingin dilenyapkan oleh Aliya adalah dirinya.


"Kenapa kamu diam Aliya, jawab lah pertanyaan key!" Jawa Radit yang saat itu duduk disamping key.


Aliya merasakan dadanya sesak, kelopak matanya sudah dipenuhi oleh air mata, dia tak kuasa berkata apapun. dia telah melakukan hal yang salah dengan menyakiti key.


"Iya Aliya, bicaralah kamu jangan takut!"


"siapa orang yang ingin kamu lenyap kan?"


Aliya mengangkat wajahnya, saat itu pipinya sudah basah oleh air mata, perasaan nya campur aduk saat itu, takut dan juga malu.


Bagaimana nasibnya jika key tidak ingin memaafkan dirinya ,dan mencabut laporan nya saat itu.


"Aliya, Jangan menangis, Setau saya kamu adalah wanita bai, Tapi kenapa kamu bisa seperti ini?"


"Maaf, kenapa kamu meminta maaf kepada saya?"


"Karena wanita yang coba saya lenyap kan itu adalah kamu key."


Key terkejut bukan main, ketika mendengar jawaban dari Aliya.


"Saya?" tanya key meyakinkan.


"Tapi kenapa?"


"Iya kamu, itu semua karena aku tidak ingin kamu nikah dengan Radit." jawab Aliya terbata.


Kali ini key mencoba menenangkan dirinya, dan dia berpikir apakah dia telah salah dengan ingin menikah dengan Radit, itu artinya dia telah menyakiti Aliya.


Tapi tidak, saat itu dia juga melihat Aliya memiliki kekasih lain, itu artinya dia dan Radit sudah memutuskan berpisah sebelum Radit bersama dirinya.


"Tapi kenapa Al, bukanya kamu dan juga mas Radit sudah memutuskan untuk berpisah? bahkan sebelum Aku menerima mas Radit menjadi pasangan hidup ku?"

__ADS_1


Mata key pun berkaca-kaca, dia tak menyangka ternyata kejadian malam tadi adalah percobaan pembunuhan yang dilakukan Aliya terhadap dirinya.


"Tolong maafkan aku key, aku khilaf ini semua karena mama menentang keputusan ku untuk membatalkan pertunangan."


"Mama merasa akan jatuh miskin jika aku tidak menikah dengan Radit."


Namun sikap key saat itu sungguh diluar dugaan Radit dan aliya, key bangun dari duduk nya dan mendekati Aliya.


Memeluk gadis itu begitu erat, seakan key tak pernah dendam apalagi marah dengan apa yang dilakukan Aliya terhadap dirinya.


"Aliya, saya juga minta maaf jika kehadiran saya disamping mas Radit menyakiti hati kamu."


"Saya Kana mencabut laporan ini dan kamu bisa bebas."


Aliya pun terdengar terisak , dia tak mampu lagi menahan air matanya, rasa malu dan juga rasa kecewa pada dirinya sendiri.


Aliya pun tiba-tiba berlutut meminta maaf kepada key, dia merasa begitu bersalah menyakiti wanita yang begitu baik seperti key.


Sudah Al, jangan seperti ini, saya sudah memaafkan kamu, lebih baik kita urus semua nya agar kamu bisa cepat pulang.


"Terimakasih key."


"Key, apa kamu tidak takut kalau kamu bebaskan Aliya, dan dia akan Kembali menyakiti kamu?" tanya Radit khawatir.


"Mas, key yakin Aliya adalah orang baik, lebih baik mas cabut tuntutan nya."


Radit tak bisa menolak permintaan key, dia saat itu tersenyum ke arah gadis yang sudah berdiri disampingnya, ternyata dia tak salah pilih calon istri.


Key adalah wanita yang berhati lembut, dan didalam hati Radit berjanji akan membahagiakan key selama hidup nya.


Mereka pun menuju ke petugas kepolisian Radit aknhsung mengurus berkas pencabutan laporan yang sudah dibuatnya malam tadi.


Sebenarnya Radit tidak ingin mencabut laporan, dia takut kalau Aliya akan nekat menyakiti key lagi, tapi keyakinan key kepada Aliya membuatnya tak bisa berkata-kata.


Setelah semua berkasnya selesai diproses, key pun meminta Radit mengantarkan Aliya untuk pulang kerumah mamanya.


Dan mereka pun kembali menuju butik, untuk mengurus gaun pengantin yang juga dibawa Aliya entah kemana.


Sekitar jam tiga sore Kay dan juga Radit sudah selesai mengurus semuanya, dan besok pagi mereka akan melangsungkan pernikahan, dan sesuai rencana pesta akan dilaksanakan pada malam hari.


Setelah mengantarkan key pulang kerumah, Radit langsung menuju rumahnya, dia bersyukur semuanya sudah selesai, DNA Radit berharap acara besok berjalan dengan lancar.Tak ada lagi penghalang untuk pernikahannya dan key.

__ADS_1


Malam itu Radit dan key begitu gelisah dikediaman masing-masing, mereka khawatir dan takut akan ada insiden lagi pernikahannya besok.


Akan akan acara besok berjalan mulus, dan key bisa bahagia bersama Radit?


__ADS_2