CEO Pujaan Hatiku

CEO Pujaan Hatiku
Mencoba menjadi lebih baik


__ADS_3

Bik Minah, membantu key berdiri dan membawanya ke kursi ruang tamu, bik Minah masih memeluk tubuh key , mencoba menenangkan key.


"Non, yang sabar, yang ikhlas, non enggak mau kan papi dan mami non sedih,terhambat jalannya ?" tanya bik minah pelan.


Perlahan key terlihat tenang dan isak tangis mulai tak terdengar lagi. bik Minah tau pasti berat untuk key menerima kenyataan pahit ini.


Bik Minah meninggalkan key sendirian diruang tamu,dia mengambilkan key air putih, agar key lebih tenang lagi.


Setelah meneguk air yang diberikan bik Minah, key menyandarkan kepalanya ke sofa, memejamkan matanya sesaat untuk menenangkan dirinya.


"Bik, apa key akan kuat dan sanggup melewati ini semua?" suara key terdengar lirih.


"Bibik yakin non akan bisa melalui semuanya, ingat non masih banyak yang mencintai dan menyayangi non."


Key menatap bik Minah, matanya masih basah oleh air mata. bik Minah begitu prihatin dengan kondisi key.


Dan keesokan paginya,semua sudah berkumpul diruang makan, kecuali key, dia tidak terlihat disana.


"Bik dimana key?" tanya Kakak key.


"Itu den,non key dikamar."


"Kenapa tidak dibangunkan bik, key harus sarapan."


"Maaf Aden, tapi non key baru saja tidur, kasihan kalau dibangunkan lagi."


"Tapi bik, bukannya key sudah tidur cepat makan tadi " tanya Rita bingung.


"Iya non, den tapi non key terbangun ditengah malam, dan dia membuka pintu depan, dan bibik lihat non key sedang menangis didepan pintu." jawab bik Minah.


"Ya sudah bik, biar kan saja kalau begitu, nanti tolong bibik Buatkan bubur atau sup untuk key."


"Baik den."


Bik Minah pun meninggalkan ruang makan, dia kembali sibuk dengan pekerjaan yang lain. dan pagi-pagi sekali bik minah melihat Radit yang datang, mungkin ingin melihat kondisi key, begitu lah pikir bik Minah.


Dan setelah hari itu setiap pagi Radit selalu datang untuk melihat kondisi key yang seperti nya belum stabil. Sampai tujuh malam berturut-turut, rumah key dipenuhi oleh pelayat , dan setelah semua nya pulang key kembali merasakan hampa dan kosong, rumah itu begitu sepi.


Apalagi kakak key yang juga memutuskan untuk pulang karena sudah lama meninggalkan perusahaan nya. Dan key juga tidak mungkin menahannya karena key juga tau kalau kakak nya mempunyai banyak tanggung jawab.


Rumah itu kembali sepi, hanya ada key dan bik Minah, Rita juga sudah kembali ke luar kota untuk bekerja.namun key masih belum masuk kantor, dia masih ingin dirumah.


Dan mungkin setelah ini, semua tanggung jawab perusahaan akan menjadi tanggung jawab nya sepenuh nya, apalagi kakak key ingin semuanya di urus oleh key.

__ADS_1


Hari demi hari hanya key lalui dengan menatap foto kedua orang tuanya, melamun sendirian, Sampai akhirnya sebulan berlalu barulah key kembali beraktifitas seperti biasa.


Walaupun hatinya belum kembali seperti sebelumnya, namun key sedikit terlihat lebih tegar, dan dibalik ini semua tentu saja ada dukungan dari Radit, yang terus saja datang dan selalu memberikannya semangat.


Saat ini hubungan key dan Radit memang semakin baik, apalagi mama Radit juga sudah menyetujui hubungan mereka, walaupun Radit tidak mengerti apakah karena rasa kasihan kepada key, ataukah karena memang mama nya menyukai key.


Pagi itu, Radit sudah menunggu key di depan kantor, seperti nya ada hal penting, begitulah pikir key begitu melihat Radit ada didepan kantornya.


Key pun langsung berjalan mendekat ke arah Radit.


"Assalamualaikum mas!" ucap key.


"Waalaikum salam!" jawab Radit.


Radit termenung menatap ke arah key, penampilan key pagi ini membuatnya terkejut, key yang baru kemarin ditemuinya, namun hari ini sudah berubah drastis.


"Mas kenapa?" tanya key heran.


Melihat Radit menatapnya tak berkedip, apakah ada yang salah dengan dirinya hari ini.


"Ini kamu key?" tanya Radit meyakinkan dirinya.


"Iya mas, jadi mas pikir ini Aliya?" tanya key.


Karena melihat Radit yang sepetinya terkejut dan bingung setelah melihat dirinya, key Pun mengajak Radit untuk bicara di ruangan key.


Namun key seakan tak ingin ambil pusing, dia dan Radit langsung menuju ruangannya.


"Silahkan duduk mas!" pinta key.


"terimakasih key "


"Oya mas tumben kesini pagi-pagi sekali ,biasanya langsung kerumah?" tanya key .


"Iya ada yang ingin saya bicarakan, tapi seperti nya saya ingin mendengar cerita kamu terlebih dahulu." jawab Radit.


Key menarik nafas panjang, dia menatap lurus ke arah Radit, dan sesaat tersenyum.


"Sebelum nya key minta maaf ya mas, karena tidak cerita masalah ini kepada mas."


"Tidak Masalah, saya yakin ini sudah kamu pertimbangan dengan baik."


"iya mas, mas tau dulu mami selalu memaksa key untuk menjadi seperti key yang hari ini, namun key belum bisa."

__ADS_1


"Lalu apa kamu melakukan semua ini karena mami?"


"Enggak mas, Key melakukan ini semua untuk diri key sendiri, Dan bukannya memang seperti inilah seharusnya cara key berpakaian?" tanya key pada Radit.


"Iya, tapi kenapa begitu tiba-tiba?"


"Apa mas keberatan kalau key mengenakan jilbab?" tanya key ragu.


"Tentu saja tidak key, saya malah senang, kamu sudah memilih jalan yang benar kan."


"Maaf kan key ya mas, tidak bercerita terlebih dahulu, Dan key yakin saat ini mami akan bahagia melihat key , Dan mungkin dengan ini semua Allah akan mudah kan semuanya."


"Kamu jangan minta maaf key, seharusnya saya bersyukur mendapatkan calon istri seperti kamu, berubah menjadi lebih baik bukan karena paksaan."


"Terimakasih mas, mudah-mudahan semua keinginan kita berjalan lancar, dan mas yang nantinya akan menjadi imam untuk masa depan key."


"Aamiin."


"Sekarang, mas yang cerita kenapa pagi-pagi sekali kekantor."


"Iya, saya mau kamu bantu saya?


"Dengan senang hati kalau key Bisa."


"Key, mama Dua hari lagi ulang tahun, jadi saya ingin kamu membantu saya membuat surprise untuk mama."


"Apa Tante ulang tahun? oke key setuju."


"Saya berencana acaranya akan kita buat di hotel yang baru saja diresmikan beberapa bulan yang lalu, tapi saya bingung mau konsep seperti apa.


"Kalau begitu kita minta tolong jasa EO saja untuk membantu acara nya."


"bisa juga, apa kamu punya rekomendasi event organizer yang bagus untuk acara ini?"


"Ada seh mas, begini saja nanti biar key yang hubungi , Mas tinggal share lokasi nya saja."


" Oke, kalau begitu saya Kembali ke kantor, nanti sore saya akan jemput kamu untuk mencari kado untuk mama."


"iya mas, Hati-hati ya!"


"Iya sayang." jawab Radit sambil tersenyum.


dan tentu saja key membalas senyum itu, Dan key memang tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya nya mendengar kata panggilan sayang itu.

__ADS_1


Akhirnya dia Dan Radit memiliki kesempatan untuk lebih dekat tanpa menyakiti hati siapa pun.


Dan mungkin ini juga saat nya key menunjukkan rasa cintanya kepada calon mertua nya, dan akan kah acara ini berjalan lancar?


__ADS_2