CEO Pujaan Hatiku

CEO Pujaan Hatiku
Persiapan ulang tahun Calon mertua


__ADS_3

Key pagi itu mulai menyibukkan dirinya di kantor, walaupun sebenarnya dia masih belum bisa untuk kehilangan orang tuanya namun dia harus terbiasa melewati ini semua.


Begitu banyak pekerjaan yang harus Key kerjakan , banyak berkas yang harus kita tanda tangani karena sudah hampir sebulan ini tidak pernah memijakkan kaki di kantor. hanya berkas penting saja yang diantarkan ke rumah.


Dikarenakan kondisi Key selama ini memang masih belum stabil sama sekali. jam makan siang key pun tidak meninggalkan kantor, dia hanya memesan makanan untuk makan siang nya.


Key harus bangkit untuk dirinya dan perusahaan papi nya. Sesaat key menyandarkan tubuhnya yang terasa lelah.


Setelah makan siang, key melanjutkan pekerjaannya yang tertunda , dia harus menyelesaikan beberapa hal penting sebelum Radit menjemputnya ke kantor.


Key sudah menyiapkan pekerjaan nya sekitar pukul 05.00 sore hari, dan kebetulan sekali Radit pun sudah datang untuk menjemput nya.


"Apa masih sibuk?" tanya Radit.


"Enggak mas, key sudah selesai."


"Kalau begitu kita berangkat sekarang ya!" ajak Radit.


"Iya mas."


Radit dan key keluar bersamaan dari kantor, kebetulan sekali key kekantor tidak membawa mobilnya, karena memang key belum mau menyetir.


Mereka berdua pun berangkat untuk mencari kado untuk mama nya Radit. Dan sepanjang perjalanan, key masih lebih banyak diam, tapi itu bukan Maslah untuk Radit, saat ini dia begitu paham tentang kondisi hati key.


Mobil yang dikendarai oleh Radit pun berbelok kesebuah butik ternama, butik yang tidak kalah terkenalnya dari milik mami nya key.


Key masih terdiam ditempatnya, dia masih belum Ingin turun ,saat melihat ke arah butik tersebut key kembali merindukan mami nya yang kesehariannya selalu dihabiskan di butik.


"Key, ayo!" ajak Radit.


Key nampak tersentak kaget, dan Radit yakin pasti key sedang melamun. Radit pun berdiri sejenak dipintu mobil tepatnya disamping key yang masih duduk didalam mobil.


"Kamu kenapa?" tanya Radit.


"Key hanya rindu dengan mami."


Radit pun berpikir apa dia telah salah membawa key ke butik, padahal dia sengaja tidak ke butik milik mami key, walaupun mama nya begitu suka dengan rancangan-rancangan mami nya key.


Karena Radit khawatir kalau key akan sedih, tapi ternyata sama saja, key tetap sedih saat melihat sebuah butik, mungkin karena key terus terbayang dengan maminya.

__ADS_1


"Maaf kan saya!"


"Maaf? kenapa mas harus minta maaf?" tanya key heran.


"Karena saya membawa kamu kesini, kamu pasti merindukan mami kan?"


"Tidak apa-apa mas, key harus terbiasa dengan hal ini kan?"


"Kaku begitu ayo kita masuk, ingat key , saya akan selalu ada disamping kamu, dan tidak akan membiarkan kamu bersedih key."


"Terimakasih mas."


Key mencoba tersenyum, walaupun saat itu hatinya sedang terluka, mengingat kedua orang tua nya.


Perlahan key masuk kedalam, menarik nafas berat, untuk sedikit menghilangkan rasa dihatinya, Radit pun menggenggam tangan kekasih nya saat itu, agar key terlihat lebih tegar.


Mereka saat itu langsung disambut ramah oleh pemilik butik yang kebetulan ada ditempat.


" apa ada yang bisa kami bantu?" tanya pemilik butik.


"Ini mbak, saya ingin mencari gaun untuk mama saya." jawab key.


"Oke, mati ikut saya kedalam, kita bisa melihat-lihat koleksi terbaik di butik kami."


Key dan Radit pun mengikuti pemilik butik yang membawa mereka ketempat gaun-gaun mewah, yang merupakan desain terbaik fibutik mereka.


Key mulai melihat-lihat, dan akhirnya key tertarik pada sebuah gaun yang berwarna coklat muda, gaun yang begitu elegan, yang juga sudah satu paket dengan jilbab nya, karena mama Radit juga menggunakan jilbab.


Key pun melihat ke arah Radit, untuk meminta persetujuan dengan pilihannya, Dan ternyata Radit juga suka, karena Radit tau mamanya suka dengan warna coklat.


Setelah memilih dua gaun untuk mama nya Radit , key pun mengajak Radit untuk pulang, namun Radit memintanya untuk memilihkan jas untuk nya.


Dan sekalian Radit meminta gaun pesta untuk dirinya dan juga key yang berwarna senada, namun key tidak tau akan hal itu, karena kalau key tau dia pasti akan menolak nya.


Setelah memilih-milih baju, merek pun ke tempat penjual bunga, untuk memesan buket bunga yang paling bagus untuk mama nya.


Tak terasa hari sudah begitu sore, Radit pun mengantarkan key pulang kerumah, karena key ingin makan malam dirumah saja, hari ini dia begitu lelah, Karena banyak sekali pekerjaan nya dikantor.


Radit pun langsung kembali kerumah, dia tidak singgah lagi, karena Radit juga tidak enak karena sekarng sudah tidak ada lagi laki-laki dirumah key.

__ADS_1


Setelah Radit pulang, key hanya tinggal berdua dengan bik Minah, sejak kepergian kedua orang tuanya, buk Minah lah yang selalu menemani hari-hari key.


"Non key, Kenapa nampak murung? bukannya bahagia baru diantar den Radit pulang." ucap bik Minah.


" Enggak bik, key sedang memikirkan bagaimana butik mami ya bik, key tidak mungkin juga mengurus butik itu secara bersamaan dengan kantor."


"Non, kan Almarhumah nyonya punya asisten, coba non bicara dengan asistennya, mana tau ada jalan keluar kan non."


"Entah lah bik, kalau key maunya asisten mami saja yang lanjutkan, karena dia pasti sudah paham tentang butik itu bik."


"Kalau begitu non bicara saja dengan asisten nyonya."


"Iya seh bik, tapi key belum punya waktu, key masih mengurus perusahaan papi yang sudah lama key tinggali."


"Iya non, non key juga jangan terlalu capek, harus banyak istirahat."


"iya bik, terimakasih ya bik."


"Iya non, sama-sama."


"Kalau begitu bibik temani key makan ya, key sengaja tidak makan diluar."


"Iya non key."


Key pun makan malam ditemani bik Minah, seharusnya key sudah terbiasa dengan situasi seperti ini, karena selama ini juga dia lebih sering bersama bik Minah dari pada kedua orang tuanya.


Namun tetap saja ada yang hilang dari dirinya, rumah terasa begitu sepi. selesai makan malam bersama bik Minah, key pun Kembali ke kamar nya, melanjutkan beberapa pekerjaan yang harus diperiksanya melalui email.


mungkin kalau kemarin key hanya datang ke kantor untuk belajar, Namun mulai hari ini key harus ke kantor untuk melanjutkan perusahaan papanya. Ada beban besar yang dipikul dipundaknya.


key merebahkan tubuhnya untuk beristirahat, merenggangkan otot-otot nya yang terasa begitu lelah nya.


Tapi sebelum sempat memejamkan matanya key teringat dengan EO yang diminta untuk mengurus acara surprise untuk ulang tahun mamanya Radit.


Key mengambil handphone nya dan menelpon EO yang sudah dihubungi nya tadi siang.


Key menanyakan sejauh mana persiapan pesta ulang tahun yang akan digelar besok malam, dan setelah beberapa saat bicara dengan EO tersebut, key pun terlihat menyunggingkan senyum nya.


Ternyata semuanya sudah hampir selesai, tidak salah key memilih EO, kerjanya sesuai harapan key,badan Radit pasti senang mendengar ini.

__ADS_1


Tapi key tidak ingin memberi tahu Radit malam ini, karena besok juga key akan bertemu Radit lagi.


Yang terpenting semua persiapan acara ulang tahunnya sudah hampir selesai. dan key bisa memejamkan matanya untuk beristirahat.


__ADS_2