CEO Pujaan Hatiku

CEO Pujaan Hatiku
Hati yang gundah


__ADS_3

Setelah pertemuannya dengan Aliya di mall, key dan Rita langsung pulang kerumah masing-masing.


Begitu Sampai dirumah, key melihat papi dan mami ya sudah duduk diteras, "tumben kedua orang tuanya sudah pulang?" key bertanah pada hatinya saat itu.


"Assalamualaikum Pi, mi!" sampai Tania.


"Waalaikum salam." jawab keduanya berbarengan.


"Kok tumben papi sama mami sudah pulang?" tanya key.


"Iya , besok papi akan berangkat keluar kota, Papi dan mami ingin menemui kakak kamu key." jawab papi.


Key sedikit gelisah, apa sedang ada masalah besar? karena memang akhir-akhir ini key sudah jarang bicara dengan kedua orang tuanya, karena kesibukan masing-masing.


"Apa mami juga akan ikut?" tanya key.


"Iya, mami juga harus ikut, Karena ada hal yang harus papi dan mami bicarakan dengan kakak kamu."


Wajah key terlihat lesu, walaupun dia sudah dewasa tapi key merasa kesepian ketika kedua orang tua nya selalu bepergian ke luar kota ,memang seharusnya Key sudah terbiasa karena sejak kecil key sering ditinggal dengan bik Minah karena tugas dinas dari papi nya.


"Lebih baik kamu istirahat key, papi dan mami akan berangkat besok pagi." kata mami nya.


key hanya tersenyum ke arah kedua orang tuanya ,senyum getir yang selama ini diperlihatkan saat orang tuanya pergi, bahkan sampai berbulan-bulan .makanya key lebih akrab dengan bik Minah daripada Papi dan maminya.


Key berjalan perlahan meninggalkan kedua orang tuanya yang masih duduk di teras sore itu, Key langsung menuju kamarnya untuk membersihkan diri dan beristirahat.


Andai saja, Papi dan mami paham kalau saat ini key begitu membutuhkan kedua orang tuanya, dia butuh maminya untuk tempat berbagi cerita ,key juga butuh papinya untuk memberikannya dukungan dan meminta pendapat."


Kadang kala hati key begitu kecewa dan terluka dengan kesibukan dari orang tuanya, namun selama ini key tetap memperlihatkan keceriaan nya.


Namun saat ini, entah kenapa dia begitu merasa sedih dengan kepergian mereka keluar kota, namun key tak ingin memperlihatkan hal itu kepada mereka.


Key berusaha memaklumi mungkin saat ini kedua orang tuanya begitu merindukan kakaknya key yang berada di luar kota.


Saat jam makan malam, key pun turun untuk makan, saat itu sikap key, sudah biasa saja, dia Taka lagi terlihat sedih, walupun sebenarnya hatinya terluka.


Dan seperti biasa , setelah berbincang-bincang sesat dengan kedua orang tuanya ,key pun kembali ke kamar untuk beristirahat begitu juga dengan kedua orang tuanya mereka juga harus istirahat karena besok pagi akan melakukan perjalanan jauh.


Key mencoba memejamkan matanya, namun belum sempat key terlelap , key pun mendengar suara dari handphonenya.


Key bangun dengan malas meraih handphone nya dan melihat siapa yang menelponnya makam itu, dan ternyata kekasih hatinya lah yang menelpon.


Key tersenyum melihat, nomor yang tertera dilayar handphone nya, Dan tanpa menunggu lama, key ka gedung mengangkat telpon dari Radit.


"Hallo, Assalamualaikum!" ucap Radit.

__ADS_1


"Waalaikum salam! ada apa mas , kok tumben nelpon malam-malam begini?" tanya key.


"Apa telepon saya mengganggu kamu?"


"Tidak mas, key juga belum tidur." jawab key.


"Key, besok mas akan menjemput kamu untuk bertemu mama, key mau kan?" tanya Radit .


"Mas, maaf ya bukannya key tidak mau tapi besok pagi Key akan mengantarkan kedua orang tua key ke bandara."


"Memangnya mereka akan bepergian ke mana?"


"mereka akan keluar kota untuk bertemu dengan kakak key yang sedang membangun bisnis disana." jawab key lagi.


"Kakak?"


"Iya mas, key punya seorang kakak laki-laki, namun dia sekarang tidak tinggal bersama kami, namanya Ardian."


"Saya baru tau, kalau kamu punya saudara."


"Iya, banyak yang tidak tau, karena kakak key dari lulus sekolah menengah atas sudah kuliah diluar kota."


"Kalau begitu kita akan bertemu setalah kamu mengantar mereka saja."


"Tapi, apa mas Radit tidak kerja?"


"Tapi key takut."


"Semua akan baik-baik saja, ya sudah lebih baik kamu istirahat, besok kabari saya jika sudah pulang dari bandara."


"Iya mas, Assalamualaikum."


"Waalaikum salam."


Setelah mematikan handphone nya, key dan Radit Pun memutuskan untuk tidur dan beristirahat malam itu, karena besok pagi banyak hal yang harus mereka lakukan.


dan pagi-pagi sekali key sudah bangun membersihkan diri dan bersiap-siap karena Papi dan maminya akan berangkat sekitar pukul 09.00 pagi.


Key turun ke meja makan dengan tak bersemangat, key akan merasakan lagi rumah yang sepi, kesepian yang hanya ditemani oleh bik minah saja, namun tidak ingin egois karena sudah sangat lama kedua orang tuanya belum bertemu dengan kakaknya.


"Ayo sarapan non key!" ajak bik Minah.


"Iya bik."


Karena semua sudah berkumpul di meja makan, kedua orang tuanya pun sarapan pagi bersama, key hanya diam dia bingung harus berbicara apa dan dia takut kalau akan salah bicara.

__ADS_1


Karena key sebenarnya saat itu tidak ingin maminya ikut pergi, key butuh maminya di sampingnya saat itu ,apalagi besok dia akan pergi untuk bertemu mamanya Radit dan bagaimana jika mama nya Radit menolak hubungannya dengan Radit.


Setelah selesai sarapan key, dan kedua orang tuanya pun berangkat ke bandara, pagi itu papi yang ingin menyetir, dia bilang kalau ingin menyetir ditemani oleh key.


Dan key pun menurut saya, dia duduk didepan disamping papanya, dan mami yang kalau ini duduk dikursi belakang, dan mami terlihat tersenyum dengan tingkah suaminya pagi itu


Setelah sampai di bandara key la gedung memarkirkan mobilnya saat itu dengan benar, Dan.keliat dari mobil bersama kedua orang tuanya.


Key membantu mereka membawakan barang-barang nya, dan key juga sedikit heran, Karena sepetinya papinya membawa banyak barang, apa mereka akan pergi lama kali ini begitulah pertanyaan yang ada di benak key saat itu.


Namun key masih diam di belum mengatakan apapun , dan merek pun duduk di bangku tunggu penumpang.


Tiba-tiba saja mami menggenggam tangan putrinya, mami mana tapi begitu dalam tatapan yang membuat key merasa aneh, Geisha akan merasa Kalau mami akan meninggalkannya dalam waktu yang lama.


Anisa itu tersenyum ke arahnya senyum yang begitu menghangatkan hati key, dan entah kenapa key ingin memeluk maminya pagi itu.


"Mi, apa mami akan lama di sana?"tanya Key.


"Iya sayang, mami dan papi akan pergi dalam waktu yang lama, karena mami juga akan ke Singapura untuk urusan bisnis papi."


"Papi dan mami hati-hati ya disana, jaga diri baik-baik." ucap key.


"iya sayang, kamu juga jaga diri sini ya Key selama mami dan papi pergi kamu harus jaga diri , dan baik-baik sama bik Minah."


"Iya mi, key akan baik-baik saja."


"maaf kan mami dan papi ya Sayang ,jika mami dan papi banyak salah sama kamu, mungkin mami dan papi belum bisa membuat key bahagia."


"Mami ngomong apa seh mi, mami dan papi adalah yang terbaik untuk key, key pasti akan merindukan kalian."


key, memeluk erat mami dan papi nya bergantian ,Entah kenapa key tidak bisa menahan air matanya, ada kesedihan yang tak dapat key ungkapkan.


"Jangan sedih ya, putri kecil mami yang saat itu telah menjadi dewasa, selalu tersenyum dan bahagia."


Papi juga memberikan pesan yang membuat key terharu, dan saya mereka akan masuk ke dalam karena sebentar lagi pesawat akan berangkat, tiba-tiba saja Radit sampai disana.


Dan entah kenapa Radit ingin sekali mengantarkan kedua orang tua key, Radit ingin minta izin untuk membawa key kerumahnya bertemu mamanya.


Namun belum sempat Radit minta izin, papi key mendekat ke arah Radit, dan memeluk Radit begitu erat, key dan Radit merasa heran ada apa sebenarnya.


"Radit, hari ini saya bicara sebagai seorang orang tua, tolong jaga putri saya dengan baik, jangan biarkan dia kekurangan kasih sayang, saya titip key." ucap papi.


Namun ucapan papi saat itu membuat Radit dan key bingung, apa itu artinya mereka sudah merestui hubungan nya dan key, atau ada hal lain.


Namun key dan Radit tetap berpikir positif, dan pagi itu mami sebelum pergi Kembali memeluk key, dan menitipkan key kepada Radit.

__ADS_1


Dan key Hanya bisa terisak melihat kepergian papi dan mami nya, padahal hanya untuk sementara namun entah kenapa hati key begitu sedih, ada apa sebenarnya dengan kepergian kedua orang tua key?


__ADS_2