
Setelah acara potong kue, Radit pun meminta perhatian kepada semua yang hadir disana.
"Kepada semua tamu undangan, saya mohon perhatian nya sebentar."
"Dimalam yang penuh kebahagiaan untuk Mama saya ,malam ini saya juga ingin memberikan sebuah kebahagiaan untuk seseorang yang sangat saya cintai."
Radit tiba-tiba menggenggam tangan key dan membawanya untuk berhadapan dengan dirinya.
Radit menggenggam erat kedua tangan key dan menatap mata indah gadis di hadapannya.
Key dan mamanya Radit masih terlihat bingung, tentang apa yang sebenarnya akan dilakukan Radit malam itu.
Dan tiba-tiba saja Radit berlutut di hadapan key, dengan masih menggenggam kedua tangannya, key terlihat kaget dan bingung dengan apa yang dilakukan Radit.
"Mas Radit, apa yang mas lakukan, jangan sepeti ini." ucap key.
Namun Radit masih pada posisinya, key menjadi salah tingkah , pria yang dicintainya sedang berlutut dan menatap nya penuh cinta.
"Kayra, malam ini dihadapan banyak orang saya ingin kamu menjawab pertanyaan saya."
"Key, mau kah kamu menjadi pendamping hidup ku, menua bersama ku?" tanya Radit.
key yang masih berdiri dihadapan Radit, begitu terkejut, dia tak menyangka pria tampan yang terkenal dingin itu malam ini begitu romantis.
Melamarnya dihadapan banyak orang, Radit saat itu bis merasakan tubuh key yang bergetar, namun key belum memberikan jawaban.
Disamping key, berdiri mamanya Radit yang ikut terharu dengan apa yang dia lihat malam itu, dia tidak menyangka bahwa putranya yang selama ini begitu tidak peduli dengan wanita. tapi malam ini dia menunjukkan bahwa dia benar-benar telah jatuh cinta kepada seorang Kayra.
Perlakuannya kepada gadis di hadapannya benar-benar begitu berbeda dengan apa yang dia lakukan terhadap Aliya. dulu yang hanya untuk bertunangan saja Radit harus dipaksa olehnya.
Namun malam ini Radit sendiri yang melamar Kayra di hadapan banyak orang. Mama Radit benar-benar terharu, di dalam hati dia berharap key adalah wanita terbaik untuk putranya.
"Key!" panggil Radit.
Key terlihat berkaca-kaca, dia begitu bahagia sampai-sampai dia tak kuasa menahan air matanya, dia begitu terharu.
Dan Radit kembali terdengar mengulang permintaan nya kepada key .
"Key, bersedia kah kamu menjadi pendamping hidupku dan menua bersamaku?"
__ADS_1
Key menganggukkan kepalanya, dia tak dapat berkata apa-apa lagi air mata pun lolos di pipinya.
Radit bangun dan mengeluarkan sebuah kota Yang berisi sebuah cincin berlian, dia Oun memasangkan cincin itu di jemari sebelah kiri key.
"Key, hari ini saya menyematkan cincin ini dicari sebelah kiri kamu, akan tetapi tidak lama lagi saya akan pindahkan cincin itu ke jari sebelah kanan kamu ,dan saat itu saya tidak akan biarkan kamu jauh dari saya."
Radit menghapus air mata dipipi key saat itu, key benar-benar begitu bahagia, pria yang begitu dia idam-idamkan selama ini, sekarang sudah begitu dekat dengan dirinya.
Bahkan sebentar lagi dia bisa memiliki CEO pujaan hatinya seutuh nya, key tak dapat menggambarkan kebahagiaannya dengan kata-kata.
Riuh, suara tepuk tangan dari tamu undangan yang hadir malam itu, mereka juga ikut terharu dan bahagia. begitu juga dengan mamanya Radit yang langsung memeluk key.
"Sayang, semoga kalian selalu bahagia ya!" ucap mama nya Radit.
"Terimakasih Tante." jawab key.
"Sayang, mulai malam ini jangan panggil Tante lagi, panggil mama."
"Anggap saja mama adalah orang tua kamu "
"Terimakasih ma, terimakasih." key kembali memeluk mamanya Radit.
"Jangan menangis,ayo tersenyum."
Tidak jauh dari sana, Aliya masih menatap ke arah mereka, memang Aliya sendiri yang menghianati Radit saat itu. Namun Aliya tidak rela juga saat melihat kebahagiaan key.
Dia tidak menyangka kalau key lah yang akan menggantikan posisinya di samping Radit. Aliya saat itu merasakan rasa cemburu yang luar biasa ,Dia tidak rela Kalau Radit bersama wanita lain bahkan secepat itu.
Namun saat itu Aliya hanya bisa menatap ke arah mereka, dia tak dapat berbuat apapun, apalagi mama Radit yang saat itu sudah tidak menyukai dirinya.
Karena dirinya yang telah memanfaatkan keluarga Radit, Aliya pun pergi tanpa berpamitan kepada mama nya Radit. meninggalkan acara pesta ulang tahun wanita yang pernah menjadi calon mertuanya.
Setelah memberikan pengumuman kepada semua tamu undangan yang hadir ,dan memasangkan cincin Di jari manis key . Radit pun meminta semua undangan untuk menikmati hidangan yang telah disiapkan malam itu.
Acara malam itu berjalan dengan lancar dan setelah semuanya selesai Radit pun mengantarkan key kembali ke rumahnya bersama mamanya.
Ditengah perjalan pulang kerumahnya, mama nya Radit pun mengajak Radit untuk bicara serius masalah hubungannya dengan key.
"Radit!" panggil mama.
__ADS_1
"Iya ma."
"Kalau memang kamu sudah serius ingin menjadikan key sebagai seorang istri ,
Mama harap kamu tidak menunda-nunda lagi."
"Radit juga inginnya begitu ma, tapi Radit rasa kita harus bicara lebih dulu dengan kakaknya key yang masih berada di luar kota."
"kalau begitu kamu harus secepatnya bicara dengan kk key."
"Iya ma, mungkin dalam beberapa hari ini Radit akan mencoba menghubungi kakak key."
"Walau bagaimanapun, saat ini dialah yang akan menjadi wali untuk key."
"Iya, mama harap kamu tidak lagi menunda, mama tidak ingin kehilangan calon menantu lagi."
"Mama jangan khawatir karena Radit yakin, key adalah wanita yang baik yang tidak akan menghianati Radit untuk apapun."
"Mama juga berharap begitu."
"Iya ma."
"Dan besok mama akan mempersiapkan semuanya, kalian hanya perlu tentukan tanggalnya."
"Tapi ma, apa tidak terlalu terburu-buru."
"Radit, menikah itu butuh persiapan yang matang, jadi Mama harap kamu fokus untuk bicara dengan kakaknya Key dan untuk yang lainnya biar mama yang urus."
"Iya ma, terimakasih ya ma, telah merestui hubungan kami."
"Tidak ada alasan untuk mama menentang hubungan kalian, apalagi hubungan kamu dan Aliya memang sudah berakhir."
Radit pun fokus untuk menyetir, dia melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah, malam itu Radit dan lamanya pun beristirahat di kamar masing-masing.
Malam itu, ada rasa bahagia luar biasa yang Radit rasakan, akhirnya perjuangannya setelah susah payah mendapatkan hati key pun membawa kebahagiaan.
Dia tersenyum sendiri, saat mengingat dulu dia pernah menolak pernyataan cinta key, bahkan pernah menyakiti key. namun akhirnya dialah yang mengejar-ngejar dan mengemis cinta dari key.
Ternyata perjuangan itu ketika berhasil membawa kebahagiaan yang luar biasa untuk nya, Radit tidak menyangka kalau dia dan key bisa sedekat sekarang, setelah waktu pernah membuat mereka berjarak.
__ADS_1
Sebelum memejamkan matanya, Radit berharap semua nya akan berjalan sesuai rencana.
Dan begitu juga dengan key, sebelum tidur dia berdo'a supaya semuanya bisa berjalan sesuai harapan, dia bisa hidup bahagia dengan sang pujaan hati.