
Siang itu Key dan Rita yang sudah berada di butik mami nya key, Ternyata Rita ingin minta bantuan mami key untuk Maslah key yang kesusahan memakai baju apa untuk praktek kerja.
"Tante, kan Tante ini seorang desainer, Tante kali ini pasti bisa bantu key."
" Emang nya anak mami ini kenapa Ta?"
"Ini loh Tante, Key galau banget karena dia diminta rektor untuk pakai baju yang sesuai dengan jurusan kami."
"Mami udah sering mengingat kan key Maslah ini sebelum nya, tapi Key tidak ada respon."
"Tapi Tan kali ini kita harus paksa key, karena kampus mengirim kami untuk mata kuliah praktek kerja ke perusahaan -perusahaan."
"Tapi mi, key enggak mau pakai rok pendek, Oke key pakai seragam."
"Kalau gitu bagaimana kalau key tetap seragam yang sama dengan teman-teman ,tapi bawahannya celana aja key?" tanya mami antusias.
"Betul tu key, yang penting loe jangan pakai celana jeans loe ini, enggak cocok tau key."
Key Diam ,dengan bibir manyun nya, dia sebnarnya tidak suka ,dia lebih leluasa denah cara berpakaian nya, memang kampus sudah beberapa kali memperingati dirinya Maslah pakaian, tapi key selalu menang dengan alasan yang dicari ilmu bukan baju.
Dan kampus juga tidak bisa melakukan apapun, karena memang key adalah mahasiswi terbaik bidang nya, mungkin ini lah kesempatan kampus menekan dirinya untuk menggunakan pakaian yang sesuai.
"Kok diam sayang, Bagaimana mau enggak? kau key mau kita langsung ukur aja bajunya?"
"Ya udah lah mi." jawab nya tidak bersemangat.
"Kok gitu seh sayang, yang semangat dong, kan Key mau memberikan yang terbaik di perusahaan orang lain."
"Iya mi."
"Kalau gitu, ayok kita ke ruangan lain untuk mengambil ukuran bajunya."
Mereka bertiga pun pergi keruangan tempat dimana semua pesanan di buat. Key hanya mengikuti semua arahan mami nya, kali ini dia pasrah, demi kelancaran kuliah nya, sebnarnya cepat atau lambat key harus merubah penampilannya, Namun saat ini dia masih merasa berad di zona aman saja.
Setelah selesai dari butik, key dan Rita pun pulang kerumah, Key pulang duluan karena mami masih banyak pekerjaan, Key ingin istirahat.
Besok adalah hari dimana semua harus sudah di siap kan karena dua hari lagi merk akan di berangkat kan untuk praktik kerja.
Key sedikit gelisah ,dia berharap nanti Bos nya adalah orang baik yang mengerti dan memberikan dirinya kebebasan dalam berpakaian.
Dua hari itu key gunakan untuk istirahat dirumah, Sambil mempelajari banyak hal tentang bisnis, dia tidak ingin mengecewakan kampus jika dia gagal melakukan semuanya dengan baik.
__ADS_1
Dan hari ini adalah hari dimana Key akan di antar ke perusahaan tempat di magang. Pagi-pagi Key sudah siap dengan menggunakan seragam buatan maminya, Key terlihat begitu cantik, walupun belum bisa se anggun ank perempuan lain nya.
Mami tersenyum menatap ke arah key, yang manyun pagi itu, dia berjalan dengan malas, Hari ini dan sampai tiga bulan kedepan dia tidak bisa mengenakan baju kesukaan nya, dan tidak bisa membawa tas ransel nya.
Karena mami sudah mempersiapkan tas lain yang cocok untuk dibawa ke kantor, Key tak ingin membantah mungkin kali ini dia harus nurut sama maminya.
Key turun dan sarapan pagi, dia tidak membawa mobilnya karena semua mahasiswi magang akan di antar oleh mobil kampus. jadi Key diantar oleh mami nya.
"Sayang, kamu jaga diri ,semoga diterima dengan baik."
"Iya mi, terimakasih ya mi, do'akan key terus."
Key mencium tangan Maminya dan memeluk nya begitu erat. Setalah mobil mami berlalu dari sana Key berjalan menuju ke Aula, karena semua mahasiswa akan dikumpulkan disana terlebih dahulu.
Hari ini Rita yang meninggi dirinya, Karena memang key terlambat datang, dia tidak bersemangat.
"Key tumben Lo telat?"
Namun belum sempat Key memberikan jawaban Rita sudah mengomentari penampilan key hari ini, dan bukan Rita saja banyak mata yang menatap nya kagum.
"Eits, tunggu dulu kok loe beda ya hari ini key!"
"Udah lah ta, loe jangan komentar penampilan gue, gue males."
"Biarin."
"Harusnya loe senang dong key, loe tau enggak!"
"Enggak!"
"Apaan seh, gue belum selesai ngomong tau!"
"Makanya loe enggak usah lanjutin , bikin gue tambah kesel tau.'
"Kok kesal seh Key, loe itu cantik pakai baju ini!"
"Terserah loe!"
Dan akhirnya Perdebatan itu berakhir karena kedatang para dosen dan rektor, yang akan memberikan arahan dan mengantar mereka ketempat masing-masing. Kali ini Key dan Rita berbeda Arah, jadi mereka di antar oleh mobil yang berbeda.
Key sudah berada di satu mobil dengan lima belas peserta magang yang lain. Key Hanya diam saja, dia sedang berpikir ditempat seperti apa dia Kana ditempat kan.
__ADS_1
Mobil mulai berhenti dari satu perusahaan ke perusahaan yang lain. Tinggallah key dan dua mahasiswi lainnya, dan tak berapa lama mobil pun berhenti disebuah gedung yang tinggi menjulang, Key menatap nama yang terpampang di depan gedung.
"Ayo Kayra, bapak akan mengantar kan kamu sampai ke ruang HRD, nanti kamu bisa melapor disana."
"Iya pak, Terimakasih."
Key berjalan beriringan dengan dosen yang akan mengantarkannya, Kali ini cuma satu mahasiswi yang diturunkan yaitu Kayra, karena cuma satu orang yang dibutuhkan untuk magang.
Key akhirnya sampai diruang HRD, .setelah dosennya pergi key langsung masuk dan mencari kepala HRD.
"Permisi buk, saya ingin bertemu kepala HRD?"
"Saya kepala HRD, apa ada yang bisa saya bantu?" Tanya perempuan dihadapan Kayra.
"Bu, saya mahasiswi magang yang ditugaskan dikantor ini, ini surat tugas saya dari kampus."
Perempuan tersebut menerima surat dari tangan Key, namun menatap key dari atas sampai ke bawah.
"Kamu mahasiswi management Bisnis?"
"Iya Bu."
"Kalau begitu ikut saya, saya akan antar kan ke ruangan CEO kami."
"Iya Bu, terimakasih."
Key mengikuti kepala HRD dengan perasaan tidak enak, dia khawatir kalau CEO perusahaan itu tidak suka dengan dirinya.
Mereka sudah berada dihadapan pintu ruangan CEO, pintu pun diketuk oleh kepala HRD. dan terdengar perintah masuk dari dalam.
Setelah pintu dibuka, key masuk kedalam dan berdiri di belakang kepala HRD, Di was-was bagaimana jika bos nya adalah orang yang galak, bisa habis dirinya selama tiga bulan disana.
"Permisi Tuan, ini ada mahasiswi magang."
CEO yang tadi membelakangi kami pun berputar ke arah depan, namun key masih tidak berani menatap ke arah nya, dia masih menunduk dibelakng HRD tadi.
"Hei, Kenapa kamu malah bersembunyi, apa kamu tidak ingin magang disini?"
Key dengan tergesa-gesa maju kedepan, dan menatap bos nya, dan begitu kaget dirinya, Karena ternyata yang dia takut kan malah tidak terjadi, ternyata takdir terus mempertemukan mereka.
"Kamu!" Ucap Raditya yang ternyata adalah CEO yang ingin dia jumpai.
__ADS_1
"Iya pak, ternyata bapak CEO perusahaan ini? maaf pak saya ditugaskan dari kampus untuk magang disini."
Raditya hanya menatap ke arah Kayra, ternyata gadis yang dihindarinya malah dia kembali dipertemukan ,bahkan kali ini dalam waktu yang lama, bagaimana kira-kira nasib magang key di perusahaan Raditya yang jelas-jelas tidak suka dengan dirinya?