
Keesokan pagi, key sudah bersiap dikediaman nya, dia akan berangkat ke hotel setelah semua selesai, dia tak ingin lagi ambil resiko seperti sebelumnya, sampai-sampai baju pengantinnya menghilang.
"Key, kamu sudah siap?" tanya Rian.
"Sudah kak."
"Kalau begitu kita berangkat sekarang ke hotel, acaranya akan dimulai jam 09.00 pagi ini kan?"
"Iya kak."
Yang yang sudah dipermak oleh MUA begitu cantik, dengan mengenakan kebaya berwarna putih, Ada rasa haru dihati Rian saat itu, dia tak menyangka kalau dialah yang akan menikahkan adik semata wayangnya.
Rian menggandeng tangan key untuk masuk ke mobil, begitu juga dengan Rita ,bik Minah dan saudara mereka yang lain.
Saat itu dalam hati key terus berdo'a dan berharap supaya hari ini semua berjalan dengan lancar, karena key tidak ingin pernikahannya gagal lagi.
Mobil yang membawa key menuju hotel mulai melaju menembus jalan raya pagi itu, key hanya diam, perasaan nya campur aduk, bahagia, dan juga gelisah.
Apa yang dilakukan Aliya terhadapnya membuat key sedikit merasa takut, kalau pernikahannya hari ini akan kembali gagal. namun key tetap berusaha berpikir positif.
Dan tak terasa perlahan mobil yang membawanya ke hotel ,mulai memasuki parkiran hotel milik Radit. key menatap ke arah kakaknya seolah-olah meminta kakaknya untuk memberikan ketenangan kepada dirinya.
Rian yang saat itu sudah turun langsung membuka pintu mobil dan menggenggam jemari adiknya dan membantunya untuk turun.
Dan mereka menuju ruangan tempat dimana pernikahan akan digelar, namun pagi ini tempat itu sudah disulap menjadi begitu indah, karena nanti malam akan diadakan pesta pernikahan untuk mereka
Key dibantu kakak nya langsung menuju ketempat yang telah disiapkan, key terlihat menundukkan kepalanya, tak menatap ke arah para tamu disana.
Key pun diapit oleh Rian dan juga Rita saat itu, menuju kemeja yang telah disiapkan. disana ternyata sudah da Radit yang sudah duduk berhadapan dengan seorang penghulu.
Radit mengalihkan pandangannya menatap key yang berjalan menuju ke arah dirinya, senyum terkembang dibibir Radit melihat key yang begitu cantik saat itu.
"Pak Radit, Nanti bisa dipandang lebih lama!" ucap salah satu kolega Radit yang ikut hadir disana.
Sontak saja membuat Radit menjadi malu, karena dia tertangkap mata sedang mengagumi calon istri nya, tepatnya seorang wanita yang sebentar lagi akan Sah untuk dirinya.
__ADS_1
Key sudah duduk tak begitu jauh dari Radit, namun key masih menundukkan pandangannya, Saat nasihat pernikahan dibacakan , key tak kuasa rasanya menahan kesedihannya.
Kenapa tidak pernikahan yang pernah di bayangkan dulu ,kalau dia akan ditemani oleh kedua orang tuanya, namun hari ini takfir berkata lain, dia hanya bisa ditemani oleh kakak nya.
"Pak Raditya apakah anda sudah siap?" tanya penghulu.
"Saya siap pak!" jawab Radit tegas.
"Bagaimana calon mempelai wanita sudah bersedia?"
"Iya pak, saya bersedia." jawab key.
Key terlihat menyeka air matanya, namun saat itu Rita dan bik minah terus menggenggam tangan key, bik Minah sudah key anggap keluarga sendiri, apalagi selama ini key memang lebih sering bersama bik Minah.
"Baiklah, Pak Radit, silahkan menjabat tangan Pak Rian selaku wali dari mempelai wanita."
"Baik pak."
Dan saat itu Susana hening, saat Radit dan Rian mulai melakukan ijab kabul, dan terdengar suara Rian yang tegas, dan juga disambut oleh Radit yang tak kalah tegas nya.
Dan terdengar suara para tamu yang hadir menjawab Sah, Senyum terkembang di bibir semua yang ada disana termasuk key.
Dan penghulu mulai membacakan do'a untuk mengambil berkah pernikahan pagi itu. key pun mendekat ke arah Radit mencium punggung tangan lelaki yang telah menjadi suaminya.
Dan begitu juga dengan Radit, mencium kening wanita yang selama ini begitu dia cintai, setelah itu Radit dan key Oun meminta restu dari keluarga mereka.
Key terlihat menangis di pelukan kakaknya , apalagi saat Rian terlihat tak kuasa menahan haru.
"Mas, do'akan rumah tangga key selalu bahagia, dan dalam lindungan Allah SWT."
"Pasti, Mas akan selalu berdo'a untuk kebahagian kamu, dan mulai hari ini jadilah seorang istri yang selalu patuh kepada suami."
key memeluk kakaknya begitu erat, tak kuasa menahan kesedihan, apalagi membayangkan tak lagi dapat memeluk kedua orang tuanya.
Dan key memeluk tita dan juga bik Minah, Susana disana menjadi haru, dan begitu juga dengan Radit, dia memeluk Tian begitu erat.
__ADS_1
"Radit, saya titipkan key. tolong jaga dia dengan baik, saat ini hanya aku dan kamu yang dia punya."
"Tolong jngan pernah menyakiti key sedikitpun, jika suatu saat nanti kamu sudah tidak mencintai nya jangan sakiti dia, dan kembali kan dia kedalam pelukan saya "
"Saya janji kan selalu menjaga dan mencintai key seumur hidup saya."
Key juga meminta restu kepada mama nya Radit, yang saat ini telah menjadi ibu mertuanya.
Dan setelah acara sungkeman berlangsung, semua tamu diminta untuk menikmati hidangan, sebelum acara puncak pernikahan itu digelar nanti malam.
Radit mendekat ke arah key, menggenggam kedua tangan key saat itu.
"Terimakasih key, telah bersedia menjadi istri saya dan mendampingi saya."
"Sama-sama Mas, key juga berterima kasih mas mau menjadi imam untuk key, dan mencintai key."
Dan Acara hari itu berjalan lancar, Aliya sama sekali tak terlihat disana, walupun key juga memintanya untuk hadir.
Akhirnya acara yang ditunggu-tunggu oleh semua orang pun digelar, resepsi pernikahan antara key dan Radit.
Semua begitu menikmati acara malam itu, dan key lihat mengandeng tangan suami tercintanya.
Rasa bahagia yang luar biasa dirasakan key Dan Radit, merek terlihat sesekali saling menatap.
Acara malam itu digelar sampai dengan tengah malam, key yang begitu kecapean pun sudah berada dikamar hotel yang telah disiapkan Radit, tepatnya kamar pengantin untuk merawat berdua.
"Mas, key tidak menyangka kalau mas lah yang akan menjadi jodoh untuk key, lelaki yang begitu key cintai Bahkan saat pandangan pertama."
"Saya juga begitu bahagia key, setelah banyak drama yang kita lewati akhirnya saya bisa bersama kamu."
"Terimakasih CEO tampan pujaan hatiku." ucap key sambil menyandarkan kepalanya di bahu Radit.
Dan Radit mengalungkan tangannya ke bahu key, memeluk cinta nya saat itu. ternyata setelah melalui banyak liku-liku akhirnya mereka Sampai pada titik ini, Dimana hanya takdir yang akan memisahkan mereka.
Malam itu key dan Radit mengistirahatkan tubuh mereka yang lelah setelah seharian berada di keramaian. Malam pertama yang dilewatkan begitu saja karena Radit tidak ingin menganggu istirahat key yang terlihat begitu lelah.
__ADS_1
Setelah malam ini akan kah key akan terus bahagia bersama lelaki pujaan hatinya?