CEO TAMPAN ITU SUAMI KU

CEO TAMPAN ITU SUAMI KU
Episode 10


__ADS_3

Episode 10


Setelah mengantar ayah dan pak Yusuf untuk berangkat bekerja. Alle pun membereskan kembali ruang makan. Kemudian mandi dan berganti baju. Dia dan buk Rusmi akan pergi berbelanja bahan makanan di rumah. Sebenarnya pekerjaan itu akan di lakukan oleh pelayan di rumah mereka. Tetapi buk Rusmi ingin melakukannya, sehingga Alle pun ikut membantu buk Rusmi. Yang kebelutan juga dia tidak memiliki pekerjaan lain.


Mereka pun berangkat ke super market tradisional. Alle melajukan mobil nya menelusuri jalanan di kota itu, membelah jalan untuk sampai ke tujuan mereka. Setelah beberapa menit mereka pun sampai di tempat tersebut. Terlihat pasar tersebut sangat ramai dengan banyak ibu- ibu dan suami nya yang juga membantu berbelanja disana.


"Pasar ini sudah sangat lama tidak ibu kunjungi, sudah sangat banyak yang berubah. Disini kita bisa memilih bahan masakan yang masih segar- segar dan juga baru panen" ucap buk Rusmi kepada Alle. Mereka pun masuk ke dalam pasar dan mulai memilih apa yang akan mereka beli untuk persediaan.


"Pasti nya bu, ini psar tradisional, bahan- bahan disini juga masih asli dari kebun sendiri" jawab Alle menimpali percakapan mereka.


Banyak yang mereka beli dan persiapkan untuk bahan masakan di rumah, sehingga mereka membawa kantongan yang sangat banyak berisi bahan masakan.


Setelah selesai berbelanja, Alle dan buk Rusmi pun pulang ke rumah untuk menyiapkan bahan masakan yang akan mereka makan nanti. Alle memasukkan belanjaan tersebut ke dalam bagasi mobil, sementara buk Rusmi masuk ke dalam mobil. Setelah selesai,Alle pun menyusul. Alle melajukan mobilnya untuk segera bergegas pulang ke rumah.


Di tengah perjalanan, mereka pun terjebak macet, banyak mobil berkumpul di jalanan, entah apa yang terjadi pada saat itu, sehingga jalan macet dan tertutup mereka tidak bisa melewati nya untuk bergegas pergi dari sana. Alle dan buk Rusmi dengan sabar menunggu. Tetapi mobil yang tepat berada di belakang mereka begitu tidak sabar sehingga membuat Alle kesal.


Tin tin tiiiinnnn


Suara itu berbunyi beberapa kali, sangat ribut dan membuat orang yang berada di sekitarnya akan merasa kesal karena suara itu. Bukan mereka saja yang terjebak dalam kemacetan itu, tetapi kita sabar menunggu jalanan itu renggang. Karena merasa kesal akan kejadian itu. Alle pun keluar dan menasehati pemilih tersebut.

__ADS_1


Alle mengetuk kaca mobil yang berada di belakang mereka.


Tok tok tok


Langsung saja pemilik mobil membuka kaca dan memarahi Alle.


"Ada apa? Apakah saya menabrak mobil anda?" Ucap nya sinis dan mencibir Alle. Sementara Alle belum mengatakan apa pun ke padanya. "Seharus nya mobil seperti itu berada di museum saja, jangan di jalanan, mengakibatkan màcet jalanan" lanjut pria tersebut.


"Pak tolong besabar lah, kita tidak tau apa yang sedang terjadi di depan sana, sehingga terjadi macet seperti ini. Tolong jangan membunyikan klakson terlalu sering, itu akan mengganggu orang lain" jawab Alle mencoba memberi tahu kepada pria tersebut.


Pria itu terlihat sangat marah dengan perkataan Alle. Sementara tidak ada yang salah dengan perkataan Alle tersebut. Pria itu pun keluar dari mobil nya dan memarahi Alle.


Alle pun merasa kesal karena sudah membawa- bawa orang tua nya. Dia pun ikut berdebat dengan pria itu. Perdebatan terjadi sangat sengit. Sehingga pria itu sangat marah. Dan ingin menampar Alle.


Tetapi sebelum tamparan itu mendarat di pipi Alle, tiba- tiba seseorang menghentika tangan pria bangkang tersebut. Dan mendorong nya. Sehingga tubuh pria itu terbentur sangat keras ke badan mobil di belakang nya.


"Jangan sekali kali menganggu istri saya. Kalau kau tidak ingin menghilang ke kutub utara" hanya itu yang di sampaikan pria yang menolong Alle tersebut sehingga pria bangkang tersebut buru- buru masuk ke dalam mobil.


Pria penolong itu menarik tangan Alle dan mengantarnya ke mobil Alle, yang berada tepat di depan mereka. Pria itu membuka kan pintu mobil dan mendorong Alle masuk ke dalam. Setelah menutup pintu mobil dia pun bergegas menuju mobil yang dia bawa, dan masuk ke dalam.

__ADS_1


"Ada apa nak, siapa pria tadi?" Tanya bu Rusmi yang merasa heran dengan perlakuan pria yang mengantar masuk Alle.


"Tidak tahu siapa bu, dia hanya membantu ku menyelesaikan masalah itu tadi" jawab Alle. Dia merasa ada sesuatu terjadi di dalam detak jangtung nya, saat pria itu menolong nya dan mengantarkan masuk ke dalam mobil. Tetapi bia berusaha tenang.


Sebelum kejadian itu terjadi. Memang sudah lama pria yang menolong Alle tersebut di buat kesal dengan pemilik klakson mobil tersebut. Dia sangat geram dengan bunyi klakson nya. Pria itu hendak keluar dari dalam mobil, tetapi dia sudah terlebih dahulu di dahului oleh seorang wanita. Dia memperhatiakan setiap gerakan yang mereka lakukan. Ya pria itu yang tak lain dan tak bukan adalah Dipta. Yang pada saat itu dia juga terjebak macet setelah pulang dari kantor rekan kerja nya.


Dia mengikuti setiap pergerakan tersebut. Dia sangat memperhatika mereka dengan lekat- lekat. "Perempuan yang benari" ucap Dipta yang sedikit tersenyum di bibir nya tetapi itu samar jika di lihat oleh orang lain.


sesuatu yang sangat langka menurut nya, jika seorang wanita yang akan berani melawan laki- laki di jalanan.


Laki- laki yang keluar dari mobil tersebut terlihat besar dengan penuhi otot di lenganya, sangat kecil di bandingkan dengan perempuan yang datang menghampirinya. Dia pun semakin mengawasi kejadia tersebut. Perdebatan sengit terjadi disana. Tidak sedikit laki- laki tersebut mendorong keras tubuh wanita itu. Dipta pun semakin merasa kesal akan kejadia itu. Dia mengepal tangannya.


Selang beberapa menit, terlihat pria bangkang itu sangat marah dan berteriak kepada wanita di depannya. Tetapi tidak sedikit pun wanita itu merasa takut dia terus saja menatap pria bangkang tersebut. Hingga sesuatu terlihat hampir terjadi.


*Bersambung


Terima kasih banyak untuk para readers yang telah mampir dan nge like, vote dan meninggalkan komentar di novel ini yah dan jangan lupa nantikan eps terbarunya juga


Ayo pra readers yang berbaik hati mari vote kembali novel ini

__ADS_1


Jangan lupa juga untuk meninggalkan komentar supaya author makin semangat menulisnya. Tekan tombol like juga dan tambahkan ke kolom favorit kalian yah


__ADS_2