
Episode 80
Menit kemudian Alle pun berlalu ke ruang ganti untuk mengganti pakaiannya agar segera pulang ke rumah karena sudah sore dan sebentar lagi menjelang waktunya makan malam.
Alle di bantu oleh MUA yang bekerja di sana dan juga beberapa asisten juga di sana, sehingga tidak perlu membutuhkan waktu lama untuknya berbenah.
Setelah selesai berganti pakaian, dia pun menghampiri Dipta yang sudah menunggunya sejak dari tadi.
"Apa sudah selesai?" ucap Dipta yang telah melihat Alle keluar dari ruang ganti,
"Menurut mu bagaimana? Jika tidak selesai, apakah aku akan berada disini?" ucap Alle tidak habis pikir dengan pria di depannya yang sudah menjadi suaminya tersebut.
"Ya sudah, Apa sebaiknya kita makan malam di luar?" tanya Dipta yang menggandeng tangan Alle segera berangkat keluar dari ruangan itu.
"Bunda mungkin sudah memasak di rumah" jawab Alle,
"Tidak masalah, jika kita makan di luar, Bunda akan memakluminya," ucap nya,
"Baiklah, aku akan menghubungi Bunda, jika kita makan malam di luar" jawab Alle dan segera menghubungi Bunda Mary.
Sesudah Alle menghubungi orang tua nya dan memberitahukan bahwa mereka tidak akan makan malam di rumah. Kemudian mereka pun bergegas melajukan kendaraannya ke sebuah restoran yang sangat romantis.
####
Di kediaman keluarga besar Wijaya sedang melakukan makan malam bersama. Bunda Mary sudah memberitahukan kepada keluarganya bahwa Alle dan juga Dipta tidak makan malam di rumah, sehingga mereka pun makan malam tanpa adanya pasangan baru suami istri tersebut bersama mereka.
Sesampainya mobil yang di lajukan oleh Dipta di parkiran sebuah restoran terdekat dari kantornya yang searah dengan rumah utama Wijaya, Dipta pun turun terlebih dahulu. Mengitari badan mobil mewahnya dan membukakan pintu untuk sang istri. Alle pun keluar dari mobil tersebut.
Alle melangkahkan kakinya bermaksud untuk mendahului Dipta, tetapi sebelum dia melangkah kan kakinya, Dipa terlebih dahulu menghentikannya.
__ADS_1
Dipta melengkung kan tangan kirinya di pinggang, kemudian memberikan kode kepada Alle dengan gerakan mata, berharap istrinya menggandengkan tangannya. Tetapi yang di beri isyarat tidak mengerti.
"Apa yang kau lakukan? Tidakkah kau lapar? Cepatlah," ucapnya ingin berbalik badan dan segera masuk ke dalam restoran tersebut.
"Dasar tidak tau romantis sedikit pun" gerutu Dipta, Dia pun segera melangkah kan kakinya lebih cepat mendahului Alle,
Alle yang mendengar gerutuan Dipta pun tersenyum tipis dan mengikuti langkah sang suami. Sebenarnya dia mengerti apa yang di maksudkan oleh Dipta, hanya saja bukan kah itu terlalu ke kanak kanakan?
Melihat Dipta yang sudah berjalan di depannya, Alle pun bergegas melangkah untuk menyesuaikan langkah mereka, dan tanpa sepengetahuan Dipta, Alle mengalungkan tangannya untuk bergandengan dengan tangan suaminya tersebut.
Yang menerima gandengan pun terkejut dan langsung menoleh dan sontak menghentikan langkahnya, sementara yang menggandeng menatap lurus ke depan melanjutkan langkahnya dan menarik Dipta,
"Aku sudah lapar, cepatlah" ucap Alle,
Dipta pun tersenyum bahagia, karena keinginannya dapat di mengerti oleh sang istri, dia pun ikut melangkah,tanpa mengurangi binar senyum yang melengkung di wajahnya.
setelah selesai melahap makanan mereka pun bergegas untuk segera pulang ke rumah kediaman keluarga Wijaya, sudah sangat malam mereka sampai di rumah.
###
Hari demi hari sudah mereka lalui seperti biasanya, Dipta akan berangkat ke kantor bersama dengan Alle. Dimana Alle akan melanjutkan pekerjaannya sebagai model dan juga sekretaris ganda suaminya. Sebelumnya Dipta meminta kepada Alle supaya dia hanya fokus menjadi model saja tidak perlu untuk merangkap sebagai sekretaris nya, tetapi Alle enggan untuk meninggalkan suaminya sendirian mengurus perusahaan dan tumpukan berkas bersamanya, sehingga dia pun meminta untuk mempekerjakan sekretaris lainnya untuk sekedar membantu pekerjaan Dipta jika Alle akan sibuk menjadi model nantinya, dan itu pun di setujui oleh Dipta.
Hari ini Alle dan Dipta tidak berangkat bekerja bersama. Dipta akan berangkat ke kantor , sedangkan Alle akan berangkat ke tempat salah satu Mall besar milik perusahaan Ayah Martin untuk mengadakan peragaan busana di sana.
Jadwal itu pun sudah lama di rencanakan, dimana Peragaan busana dari perusahaan mereka yang akan di hadiri banyak pebisnis dan juga artis dan model internasional yang ikut serta menyaksikan peragaan tersebut. Sejumlah model dan artis papan atas yang akan mem-peragakan busana disana, juga Alle ikut serta di dalamnya.
Alle bersama dengan tim MUA dan asisten perusahaannya bergegas langsung ke tempat tujuan. Dengan segala perlengkapan yang di bawa, tidak lupa juga untuk memeriksa kembali beberapa busana yang sudah di kirimkan ke tempat peragaan untuk mereka peragakan nanti, supaya tidak terjadi kesalahan sedikit pun saat pada acara nanti.
Beberapa menit kemudian mereka pun sudah sampai di tempat dimana berkumpul para model dan juga staf MUA mereka sibuk dalam memakaikan bisa kepada artisnya. Sekitar tiga puluh menit ke depan acara akan di mulai.
__ADS_1
Alle pun duduk di depan kaca rias di tempat pergantian busana dan make up di ruangan tersebut. Make Up artisnya mulai bergerak kesana kesini untuk mempercantik wajah Alle sesuai dengan tema busana yang akan lebih dulu dia peragakan nantinya.
"Apakah sudah beres semuanya busana yang di kirimkan kemari?" tanya Alle kepada Asistennya di sela- sela kegiatan make over wajahnya.
"sepertinya sudah semua buk, aman terkendali, sudah ada beberapa staff yang memeriksa setiap busananya buk" jawab salah satu asistennya disana.
"baiklah, jika ada yang kurang segera hubungi saya dan juga orang kantor" ucap Alle kembali.
Akhirnya Alle dan beberapa model lainnya, lelaki dan wanita sudah bersiap untuk segera melangkah ke atas panggung memamerkan busana yang mereka kenakan. Lenggak- lenggok tubuh mereka pun senada dengan busananya untuk menarik perhatian para hadirin disana. Sambil model berjalan, MC pun juga memperkenalkan busana dan tema yang di peragakan saat ini.
Setelah selesai beberapa peragaan yang sudah di tampilkan, para model pun saatnya beristirahat sebentar untuk melanjutkan peragaan busana lagi nanti.
Setelah Alle duduk, beberapa asisten dan staff nya pun mendekat kepadanya,
"Buk Alle peragaan selanjutnya dengan tema Couple dan pasangan ibu adalah Kevin artis terkenal itu" ucap salah satu asistennya,
"Kenapa bisa ada tema seperti itu? bukan kah sebelumnya pasangan dengan perempuan?" tanya Alle terheran,
"Seperti nya baru saja di rencanakan buk, dan pasangannya pun memadai buk tidak ada yang ganjil" ucap staff menjelaskan
"Bagaimana dengan busana nya?" tanya Alle mulai khawatir,
"apakah busana untuk Couple memadai untuk di peragakan?" tanya nya kembali,
"Sepertinya ada buk, dan sudah di sediakan, Staff disana akan mengantarkan sebentar lagi buk, mereka sudah mengaturnya" Jawab staff tersebut.
"Baiklah, jika sudah beres, kita akan menampilkan yang terbaik" jawab Alle merasa lega,
Mereka pun mengistirahatkan tubuh mereka untuk menunggu sebentar lagi akan bergerak mempersiapkan peragaan nanti.
__ADS_1