
Episode 5
Setelah penjelasan yang diberikan oleh Wijaya untuk pembukaan dan arah pembicaraan yang mereka bawakan saat ini. Dia pun menyerahkan hak bicaranya kepada Pradipta untuk mejelaskan maksud dan tujuannya tersebut.
"Ya seperti yang ayah Wijaya katakan tadi sebagai pembukaan tentang persyaratan tersebut. Saya mengajukan perayaratan tentang keputusan itu dimana kepemilikan akan jatuh kepada saya tetapi yang menjadi direktur utamanya adalah Justin disini mau pun di publik. Sejauh ini Justin sanggup menangani perusahaan dan saya juga akn ikut serta di dalam kepemimpinan nya, jadi tidak perlu khawatir akan hal tersebut. Bagaimana menurut bapak dan ibu sekalian" setelah selesai berbicara dia pun duduk kembali.
Semua orang penting disana sedang membahas perihal persyaratan yang di ajukan oleh Dipta. Mereka saling bertukar pendapat memberika usulan dan saling bertukar informasi satu sama lain. Justin memang sangat lihai dalam hal apa pun yang menyangkut tentang perusahaan. Hal itu di setujui oleh Wijaya dan juga dilihat dari perkembangan yang ada di perusahaan Justin memang jauh lebih berbakat dari sang Ayah yang memang cukup baik dalam bekerja di perusahaan tersebut dulu nya. Jadi tidak salah kalau dia menjadi direktur utama dan di bantu oleh Dipta.
Harry Pradipta wijaya tidak terlalu suka untuk di ekspos ke publik, sekali pun di tutupi tetap saja tercium oleh publik dan membuatnya sedikit kurang nyaman. Sehingga akan lebih baik jika Justin yang meneruskan perusahaan dan Dia akan membantunya dalam hal tersebut, sehingga dia aman dari kejar- kejaran publik.
"Itu adalah hal yang baik dan saya menyetujuinya. Dilihat dari kinerja saudara Justin selama ini sangatlah memuaskan dan itu akan berkembang jika kalian bekerja sama membangun perusahaan ini" jawab seseorang pemilik saham di antara mereka.
__ADS_1
"Ya betul. Sangat baik dan saya setuju. Tetapi alangkan baiknya jika bapak Harry juga menjabat direktur di perusahaan naungan HW dan kalian akan sama sama memajukan perusahaan ini dan melebarkan sayam di berbagai bidang." perserta rapat lain memberikan solusi.
"Saya pikir juga begitu. Jika Justin akan memengang kendali di pusat dan Pradipta memengan kendali di sayapnya akan terasa sangat seimbang. Dengan demikian kalian akan menaikkan nama perusaan ini. Saya setuju dengan pendapat kalian" keputusan dari Wijaya sendiri sudah menjadi keputusan dari peseta rapat lainnya.
Hal tersebut pun di setujui oleh para peserta rapat dan telah di putuskan bahwa Justin adalah direktur utama perusahaan pusat dan sekaligus memiliki sahap di dalam lerusahaan tersebut dan Harry Pradilta Wijaya adalah pemilik resmi perusahaan tersebut. Dipta juga akan mengambil alih sebagian perusahaan cabang lainnya dan menjalankan perusahaan tersebut.
Keputusan akhir pun telah di ketuk dan di resmikan pada saat itu juga. Dan mereka pun menghabiskan cukup lama sampai makan siang hampir terlewatkan karena ini sangat penting. Tetapi tetap saja selesai pada jam makan siang dan mereka pun makan siang terlebih dahulu.
Setelah melakukan pembahasan yang cukup panjang dan cukup menguras pikiran, mereka pun menyelesaikan rapat mereka. Semua orang gersebut kembali melakukan pekerjaan mereka di perusahaan atau bahkan di perusahaan lainnya, sesuai dengan kesibukan mereka masing- masing.
Di perusahaan Rhedra Martin telah sampailah Alle dan juga pak yusuf di lobby perusahaan tersebut. Mereka memasuki lobby dan menuju lif untuk sekedar berkekiling dan memperkenalkan perusaan kepada Alle. Tidak sedikit karyawan yang menyapa mereka, mereka tahu kalau putri dari pemilik perusahaan tersebut sedang berkunjung jadi mereka memberikan salam kelada Alle.
__ADS_1
Hal tersebut sudah biasa bagi Alle ,karena dulu dia cukup sering berkunjung ke perusahaan ini untuk bertemu atau sekedar bermain dengan ayah nya. Sehingga para karyawan tidak asing dengan kedatangan Alle kesana.
Alle menanggapi mereka dengan ramah dan senyumnya yang manis. Alle memang bukan orang yang sombong dan dia cukup mudah berteman dengan orang lain, sehingga para karyawan dan juga orang yang mengenalnya nyaman di dekatnya.
Setiap sudut kantor tersebut sudah di kunjungi oleh Alle dan berbagai berkas sudah di ajarkan oleh pak Yusuf kepadanya. Dia belajar dengan baik dan cepat tanggap. Walaupun dia menolak tawaran ayahnya untuk mengambil alih perusahaan tetapi dia tetap belajar banyak tentang dunia tersebut, supaya dia juga dapat mengetahuinya.
Alasan Alle menolak tawaran tersebut yaitu dia ingin menghabiskan masa mudanya dengan mencoba bebagai hobbi dan pengetahuan yang dia dapatkan selama studi nya. Dia akan mendalami hal tersebut, supaya dia tidak sia sia sudah bejakar keras walaupun suatu saat dia akan menjadi istri. Hanya saja dia merasa sayang jika harus di pendam, dia memilih bebas berbuat apa pun yang dia sukai dan tentunya itu hal positif. Ayahnya juga menyetujui hal tersebut.
*Bersambung
Terima kasih banyak untuk para readers yang telah mampir dan nge like, vote dan meninggalkan komentar di novel ini yah dan jangan lupa nantikan eps terbarunya juga
__ADS_1
Ayo pra readers yang berbaik hati mari vote kembali novel ini
Jangan lupa juga untuk meninggalkan komentar supaya author makin semangat menulisnya. Tekan tombol like juga dan tambahkan ke kolom favorit kalian yah