
Episode 40
Setelah selesai rapat pagi ini dengan direktur utama yang adalah Justin dan juga dengan devisi design lainnya di kantornya. Saat mereka menyelesaikan rapat dan juga makan siang bersama- sama dengan peserta rapat lainnya.
Kemudian dia pun melanjutkan pekerjaannya kembali di dalam ruangnya, seperti biasa dia akan berdebat setiap harinya dengan Dipta dan akan berakhir pada Alle yang akan mengalah pada Dipta karena dengan alasan Dipta adalah atasannya.
Saat sore tiba, Alle pun berkemas untuk segera pulang ke rumahnya, tetapi sebelum itu dia seperti biasanya akan mampir ke tokoh Juny untuk membantu Juny membuat kue dan sekalian belajar membuat varian kue baru dari Juny.
"Pak, saya permisi pulang terlebih dahulu," ucap Alle meminta ijin dari Dipta, karena Dipta masih memiliki pekerjaan yang harus dia selesaikan.
Dipta membalikkan tubuhnya, sehingga mengarah kepada Alle. Dipta menatap tajak dan mengerutkan dahinya bingung.
"Sepertinya bapak masih ada pekerjaan, sehingga saya permisi terlebih dahulu" ucap Alle, mungkin Dipta meminta penjelasan kepadanya dari cara tatapannya.
"Kenapa kau befikir untuk meninggalkan ku disini?" ucap Dipta dengan sedikit curiga,
"Ya mungkin seperti itu karena saya masih mempunyai pekerjaan lain pak" jawab Alle
"Tidak. Aku juga akan pulang" ucap Dipta, seperti biasa dia tidak akan suka jika sendiri di dalam ruangan itu.
Dipta melirik berkas yang ada di atas mejanya yang belum dia selesaikan. Sebenarnya itu berkas bukan untuk diselesaikan hari ini, masih banyak waktu di lain hari, karena belum mendesak. Tetapi apa yang Dipta lakukan?
"Ini, kerjakan hari ini juga, besok berkas ini akan di serahkan kepada klien" ucap Dipta mengangkat berkas itu dan menyerahkannya pada tangan Alle.
"Kenapa saya harus mengerjakannya, ini kan tugas bapak?" jawab Alle mengembalikan berkas itu kembali ke tangan Dipta.
__ADS_1
"Kau harus mengerjakannya!!!" Dipta meninggikan suaranya.
Alle menatapnya dengan tajam, seperti ingin menyayat leher Dipta. Dia tidak habis pikir kepada manusia di depannya itu. Sebenarnya apa mau bos gilanya itu. "Aku sudah mengerjakan tugas ku, dan kau menyerahkan tugas mu kepada ku, apa itu adil? Apa yang dia kerjakan sejak tadi?" batik Alle menggerutu kesal.
"Aku adalah atasannya dan kau sekretaris ku, seharusnya kau yang mengerjakannya kenapa kau serahkan kepada ku?" ucap Dipta dengan sombong. Dan hal tersebut akan membuat Alle luluh dan menerima apa pun yang Dipta katakan,
Alle pun mengambil kembali berkas yang berada di tangan Dipta dan kemudian kembali keruangannya meletakkan berkas tersebut disana. Kemudian dia melangkahkan kakinya keluar ruangan tanpa menghiraukan Dipta yang memperhatikan sertiap gerakannya.
"Sunggu menyebalkan sekali" gerutu Alle yang sudah berada di dalam lift. Dia hanya sendiri di dalam lift tersebut, karena karyawan yang berada satu lantai dengannya sudah pada pulang.
"Aku bisa gila dibuatnya, jika bukan karena pekerjaan, aku akan keluar dari ruangan itu" Alle masih menggerutu.
Ting
Suara lift pun sudah tiba di lobby gedung perusahaan tersebut, dia pun melangkahkan kakinya menuju parkiran, karena dia sudah berjanji pada Juny akan menunggu di parkiran. Tetapi Alle sudah terlambat. Dia sudah melihat Juny berdiri di depan mobilnya menunggunya. Alle pun mempercepat langkah kakinya untuk menghampiri Juny.
"Iya tidak apa- apa, baru saja kok" jawab Juny yang juga sudah ingin memasuki mobil Alle, setelah Alle membuka lock mobil.
Alle pun melajukan mobilnya membelah jalanan dan menuju ke tokoh kue Andita. Tiga puluh menit kemudia mereka pun sampai di tokoh kue tersebut. Alle memarkirkan mobilnya di parkiran tokoh, mereka pun keluar dari mobil dam menuju tokoh.
Saat memasuki tokoh, suara seorang anak memanggilnya dengan bergitu riang dan sangat imut, anak itu berlari menuju dua perempuan yang sangat dia kenal tersebut.
"Mami, Tante" pangginya. Ya dia adalah Hans, dia datang ke tokoh sang mami dengan kakeknya, hanya untuk mampir sebentar. Karena permintaan sang cucu, pak budi pun menyetujuinya.
"Hai sayang, kenapa datang ke tokoh mami" ucap Juny melebarkan kedua tangannya untuk menangkap tubuh anak yang dia sayangi tersebut. Tat kala dengan Alle yang ikut tersenyum menyambut Hans yang menuju ke arah mereka.
__ADS_1
"Tante juga kesini?" tanya Hans dari pangkuan mami Juny melirik ke arah Alle yang disamping Juny.
"Iya dong, tante kesini untuk melihat mu" goda Alle sembari mengusa puncak kepala Hans dengan gemas dan juga mencium pipi tembamnya.
"Benarkah? Yee,,, aku akan punya teman bermain" jawab Hans dengan antusias, dia pun memikih untuk berpindah ke pangkuan Alle.
"Huh, Hans kau terlihat lebih besar sekarang? Apa kau makan banyak tiap hari?" ucap Alle yang sudah menggendong tubuhnya Hans pada pangkuannya.
"Alle, kamu temani Hans saja disini, sekalian menjaga kasir, aku akan membuat kue ke dapur" pinta Juny, supaya Hans ada yang menemani, sebenarnya Hans bisa mandiri, tetapi Juny tidak ingin anaknya tersebut nanti kesepian. Walaupun Hans akan belajar jika dia sendiri.
Alle dan juga Hans pun bermain sambil belajar di meja yang ada dalam tokoh, sementara Juny, berada di dapur membuat adonan kue dan memasaknya. Sementara pak Budi kembali lagi bekerja sebagai supir taksi.
####
Dipta yang sedang berada di perjalanan menuju kantor utama HW, mengendari mobil sport keluaran barunya dengan santai dan kecepatan sedang. Dipta harus menjemput Justin yang berada di kantor utama, jadi dia akan berputar- putar hanya untuk menjemput pria itu.
Bukan berarti Justin tidak bisa mengendarai mobil atau menyuruh supir rumahnya untuk menjemputnya di kantor, hanya saja dia lebih senang jika sedikit mengerjai Dipta. Karena sangat menyenangkan jika pria itu akan marah- marah kepadanya tetapi tidak bisa membencinya. Begitulah rasa sayang diantara mereka.
Dipta juga sering melakukan hal seperti itu, di tengah- tengah sibuknya Justin mengurus perusahaan yang di timpahkan kepadanya oleh Dipta. Pria yang resmi sebagai pemikik perusahaan besar itu, seringkali mengerjai Justin juga, itu berarti mereka saling balas dendam. Bukan berarti itu hal negatif.
*Bersambung
Terima kasih banyak untuk para readers yang telah mampir dan nge like, vote dan meninggalkan komentar di novel ini yah dan jangan lupa nantikan eps terbarunya juga 😄😄😄
Ayo para readers yang berbaik hati mari vote kembali novel ini 🤗😍
__ADS_1
Jangan lupa juga untuk meninggalkan komentar supaya author makin semangat menulisnya. Tekan tombol like juga dan tambahkan ke kolom favorit kalian yah😍😍🤗