
Episode 19
Setelah menyelesaikan pekerjaan yang melelahkan, Dipta dan juga Justin pun bergegas pulang menunu rumah dan apertement mereka. Sore ini Justin mengantarkan Dipta terlebih dahulu karena pria itu berdebat tidak ingin berkendara sore ini. Bagaimana bodoh nya laki- laki itu.
"Sudah saat nya pulang. Kau harus mengantarkan aku terlebih dahulu. Mobil yang aku pakai sudah di bawa pulang" Dipta berbicara, tetapi fokus pada posel yang di pegang saat ini. Entah apa yang dia lakukan.
"Kau bisa di jemput oleh Leo ke sini" jawab Justin. Dia tidak ingin bolak- balik nanti nya karena rumah mereka tidak searah. Ada Leo supir Pricilya yang bisa menjemput dia ke kantor.
"Tidak dia terlalu sibuk harus mengantar jemput Pricilya ke kampus nya. Tidak bisa di repotkan." kilah Dipta.
"Tapi kita tidak satu arah, akan merepotkan. Kau pesankan saja taksi" Justin sudah mengambil posel nya untuk segera memesankan taksi untuk Dipta.
"Jika kau melakukan nya, aku akan mengadukan mu pada bunda. Kau tidak mau mengantar kan ku. Karena tidak mau meninjak kan kaki di rumah bunda" ancam Dipta kepadanya.
"Apakah kau anak kecil? Sepertinya kau harus kembali ke sekolah dasar untuk mengajari mu sopan santun dan tidak mengatakan kebohongan" Justin sudah pasrah, jika harus berurusan dengan bunda Maryesa dia akan mengalah.
Justin pun beranjak dari meja kerja nya menuju kursi sofa tempat Dipta duduk. Tetapi Justin tidak menduduk kan dirinya disana. Dia mengambil bantal kecil kursi itu dan melemparkan kepada Dipta.
"Jika kau tetap duduk. Aku tidak akan mengantar kan mu Dipta kecil" Justin melemparkan bantal di tangan nya kemudian berlalu dari sana. Dipta hanya tersenyum dan kemudian beranjak dari sana.
####
Dipta sedang sibuk dengan ponsel nya. Dia memperhatikan Justin yang masih sibuk mengotak- atikan komputer dan berkas disana. Dia juga sedang memeriksa email perusahaan di ponsel nya. Saat memperhatikan Justin tiba- tiba Dipta tersenyum jahat, apa yang dia lakukan
"Leo apa kau sudah pulang ke rumah?" Tanya Dipta. Melalukan obrolan Chat dengan Leo selaku supir pribadi Pricilya yang mengantarkan nya ke kampus dan kemana pun.
"Sudah tua, saya sedang di rumah berkerja santai" balasan Leo dari seberang sana.
__ADS_1
"Apakah ayah sudah pulang?" Dipta sedang merencanakan sesuatu sepertinya.
"Sudah tuan, sepertinya semua sudah di rumah kecuali anda tuan" balas Leo.
"Baik lah katakan kepada semua nya kalau Justin akan makan malam di rumah dan katakan pada bunda untuk mempersiap kan nya." Jawab Dipta dengan emotikon senyum jahat yang dia sertakan itu.
"Sepertinya tuan Justin tidak akan ke rumah utama jika tidak di minta oleh nyonya besar tuan" jawab Leo penasaran.
"Jangan memberi tahukan Justin. Aku akan membawa nya. Lakukan seperti yang aki katakan tadi. Kau harus tutup mulut, jika dia bertanya" Dipta pun mengakhiri percakapan chat mereka.
####
Dirumah utama dimana Leo masih penasaran dengan rencana tuan nya tersebut. Tetapi dia akan melakukan seperti yang di perintahkan oleh Dipta. Leo pun bergegas ke ruang utama untuk memberitahukan kepada orang yang bersangkutan. Dia menuju ruang utama dan seperti nya mereka berkumpul di sana.
"Permisi tuan besar, nyonya dan nona" Leo menghampiri mereka yanh sedang bersantai menonton siaran televisi.
"Ada apa kak Leo" jawab Pricilya, yang memang lebih akrab dengan nya.
"Apakah itu benar? Kenapa tidak memberi tahukan bunda langsung? Tanya bunda Mary.
" Saya juga tidak tahu nyonya, tuan Justin hanya berpesan seperti itu" jawab Leo yang memang tidak mengerti kenapa tua nya itu tidak langsung memberi tahu kan nya.
"Tuan Dipta berpesan juga nyonya,supaya anda memasak makanan kesukaan tua Justin" jawab Leo.
"Terimakaaih Leo. Aku akan segera menyiap kan nya sekarang. Ayo Pricil kamu bantu bunda menyiap kan nya" bunda Mary sangat antusias dengan ke datangan putra nya itu.
Semua merasa senang akan kedatangan Justin. Kenapa tidak, karena jika tidak di paksa atau ada urusan penting, dia tidak akan pernah datang ke rumah utama itu. Bunda Mary dan Pricilya pun berbegas menyiapkan makan malam, sementara Leo kembali ke ruangan dimana dia sebelum nya.
__ADS_1
####
Di dalam mobil terlihat dua manusia sedang berdebat kembali. Seperti nya mereka terlihat bermusuhan. Bagaimana mereka selalu saja berdebat satu sama lain, seperti kucing dan tikus saja. Sementara mereka tidak menyadari sudah berapa usia mereka.
"Berhenti lah di depan tokoh kue itu sebentar" ucap Dipta. Beberapa meter di depan mereka terlihat tokoh kue. Kemudia Justin memarkirkan mobil mereka di depan tokoh kue tersebut. Lama mereka berdiam diri disana.
"Kenapa kau diam saja, kau bilang berhenti disini, kau mau ngapain?" Tanya Justin yang melihat Dipta masih sibuk dengan benda pipih di tangan nya.
"Kai yang akan keluar, tolong belikan bolu kacang dan juga kue Crispy Almond, aku sedang sibuk memeriksa email perusahaan" jawab Dipta tanpa menoleh sama sekali.
Justin hanya bisa menghembuskan napas kasar nya, dia tidak bisa berbuat apa- apa, bagaimana pun dia adalah saudara nya. Walau pun sangat menjengkel kan. Dia pun keluar dari mobil dan memasuki tokoh kue tersebut.
Dia mengedarkan pandangan nya ke semua sudut tokoh tersebut. Sangat banyak kue, tetapi tidak ada yang menjaga disana. Dia pun menunggu. Dan terlihat seseorang keluar dari sebuah ruangan di belakang kasir tokoh tersebut
"Selamat datang di tokoh kami, ada yang bisa kami bantu?" Suara wanita yang sangat merdu terdengar dari meja kasir tersebut.
Justin yang mengedarkan pandangan nya ke semua ruangan itu pun mengalihkan pandangan nya ke sumber suara berasal.
Setelah melihat siapa yang sedang berada di hadapan nya itu. Mereka saling beradu tatap saling berusaha menemukan sesuatu di setiap sorot mata mereka.
"kenapa aku harus bertemu dia disini, apa kah dunia ini begitu sempit sehingga harus dia yang menjaga tokoh ini" ucap Justin dalam hati yang memandang wanita di hadapan nya.
"Astagah dia lagi, apakah dia masih marah atas tuduhan ku. kan aku sudah minta maaf kepadanya, kenapa tatapan matanya seperti itu" Juny juga melihat lelaki yang pernah dia temui di super market itu.
*Bersambung
Terima kasih banyak untuk para readers yang telah mampir dan nge like, vote dan meninggalkan komentar di novel ini yah dan jangan lupa nantikan eps terbarunya juga
__ADS_1
Ayo pra readers yang berbaik hati mari vote kembali novel ini
Jangan lupa juga untuk meninggalkan komentar supaya author makin semangat menulisnya. Tekan tombol like juga dan tambahkan ke kolom favorit kalian yah