CEO TAMPAN ITU SUAMI KU

CEO TAMPAN ITU SUAMI KU
Episode 64


__ADS_3

Episode 64


Akhirnya Alle pun menyetujui perjodohannya dengan Dipta yang sudah di atur oleh orangtua mereka masing- masing. Memang perjodohan itu tidak di dasari dengan adanya rasa cinta diantara mereka. Tetapi siapa yang tahu di kemudian hari. Alle tidak bisa menolak permintaan ayahnya. Selama ini dialah yang selalu diberikan keinginannya, kenapa tidak kalau untuk hal ini dia memberikan keinginan dari orangtuanya. Walaupun dia merasa sedih saat ini.


Justin yang sempat ingin menerima perjodohan tersebut sebagai ganti Dipta tidak kalah merasa senang. Seperti orang yang baru saja keluar dari lubang serigala, menyelamatkan diri dan berhasil, begitulah perasaannya saat ini. Dia tidak bisa berfikir bagaimana jadinya jika dirinya yang akan menikah nanti? Sungguh benar- benar hancur.


Dipta pun pasrah pada kenyataan yang baru saja dia ucapkan, bahwa dirinya menerima perjodohan itu. Tidak tahu apa yang akan dia lakukan selanjutnya. Urusan besok biarlah menjadi masalah besok. Hari ini selesaikan terlebih dahulu sebelum untuk menyelesaikan masalah besok. Begitulah pikirannya.


####


Dipta merebahkan tubuhnya di atas kasurnya yang berukuran king size. Dia menggantungkan kakinya di atas lantai kamar tersebut dan tubuhnya di atas ranjang. Dia mengingat- ingat kembali apa yang dia lakukan saat pertemuan keluarganya.


"Bagaimana aku bisa merelakan Alle untuk Justin. Itu sungguh tidak adil. Aku yang terlebih dahulu di jodohkan" lirihnya mengingat saat ayahnya mengalihkan perjodohan itu.


"Apa ayah pikir Alle adalah barang yang bisa di oper seenaknya?. Tidak. Dia hanya untuk ku" ucapnya merasa kesal dengan perlakuan ayahnya kepada Alle yang dengan sesukanya dioper begitu saja.


#


Dipta tidak mengetahui dibalik hal tersebut. Bagaimana mungkin Wijaya akan mengoper Alle seperti itu dengan seenaknya, dihadapan orangtuanya.


Sepenuhnya itu adalah dibalik rencana Wijaya dan juga Martin. Mereka merencanakan sebuah kemungkinan yang mungkin saja terjadi. Seperti salah satu dari mereka menolak perjodohan itu.

__ADS_1


Maka mereka merencanakan untuk mengalihkan perjodohan kepada Justin jika mereka menolak, sehingga menguatkan keputusan bahwa kedua belak pihak yakni Dipta dan Alle akan menerima perjodohan itu.


Justin hanyalab umpan dalam setiap kemungkinan yang mereka khawatirkan.


#


Dipta tidak rela jika Alle akan menjadi istri dari Justin. Bahkan dari lelaki lain. Entah kenapa perasaan Dipta tidak suka dengan perjodohan Alle dan Justin. Dia berfikir bahwa itu tidaklah wajar, karena Alle adalah manusia. Dan dia akan bersedia menerimanya begitulah kesimpulannya.


Siapa yang tahu isi hati dari Dipta. Kenapa dia merasa tidak suka dengan pergantian itu. Dia merasa tidak senang jika Alle akan menikah dengan orang lain dan bukan dirinya. Dia hanya ingin Alle tetap menikah dengannya tidak dengan orang lain. Sehingga dia menerimanya.


####


Baru saja Alle telah menyelesaikan acara mandi membersihkan dirinya. Dia pun memakai piyamanya dan dia segera berbaring di atas tempat tidurnya. Alle merasa sangat lelah dalam satu hari ini. Menurutnya hari ini sangat panjang, berbeda dengan hari sebelumnya. Banyak yang terjadi hal yang tidak dia pikirkan hari ini. Membuatnya begitu kewalahan.


"kenapa dia menyetujuinya tadi? kalau dia menolak, aku juga akan menolaknya" ucap Alle sendiri. Mengingat Dipta menyetujui hal tersebut. Sementara mereka belum mendiskusikan hal itu.


"apa jangan- jangan ini adalah rencana dia?" lanjutnya lagi,


"Atau maksud dia yang di restoran tadi adalah ini?" Alle mengingat kesepakatan yang mereka sepakati untuk menghindari penjodohan dari orangtua mereka.


"Tapi tidak kungkin. Dia juga sangat terkejut dengan perjodohan itu. Sepertinya dia juga tidak mengetahui ini" Alle menimbang- nimbang setiap kemungkinan yang terjadi.

__ADS_1


Alle sibuk bergelut dengan pikirannya, memikirkan setiap kemungkinan yang terjadi. Mencari jalan keluar yang bisa dia lalui untuk menghindari perjodohan ini. Sehingga Alle merasa sangat terbebani. Membuat dia teringat dengan mommy nya yang sudah lama telah tiada.


"Apa yang harus aku lakukan?" Ucapnya begitu pelan,


"Aku sunggu tidak siap dengan ini" lirihnya kembali, cairan kristal sudah lolos mengalih di pelipisnya. Membasahi wajahnya.


"Mom, apa kau merasakan apa yang Alle rasakan? Sangat berat untuk Alle menerima pernikahan dadakan seperti ini. Mom, bagaimana kabar mu disana?" Ucapnya begitu menyayat hari. Sepertinya Alle sangat terpuruk sekali dengan kejadian hari ini.


"Alle tahu bahwa ayah sudah tua, dan semua orang ingin mempunyai cucu. Tapi Momy tahu Alle masih sangat muda," ucap Alle, dia menjeda pembicaraannya.


Lumayan lama Alle terisak meratapi nasipnya. Dia begitu tidak siap dengan perjodohan dan pernikahan itu. Bahkan dia tidak mencintai sama sekali atasannya yangbsering merepotkannya. Dia masih dalam lamunannya mengingat semua masa hidupnya.


"Mom, Alle tahu, mommy pasti berada disisi Alle kapan pun itu, walau Alle tidak pernah merasakan kasih sayang ibu lagi. Tapi mommy akan selalu menemani Alle melalui semua ini" ucap Alle dengan lirih. Dia menyapu air matanya dari pipinya yang basah.


Kemudian dia menarik selimut yang ada di atas kasurnya, dia pun menutup matanya, mencoba untuk melupakan semua hal yang terjadi hari ini. Berharap hari besok akan lebih indah dari hari ini. Dia menguatkan dirinya sendiri untuk tetap bertahan menjalani hidupnya. Masih banyak orang yang ingin bahagiakan, termasuk keluarganya.


*Bersambung


Terima kasih banyak untuk para readers yang telah mampir dan nge like, vote dan meninggalkan komentar di novel ini yah dan jangan lupa nantikan eps terbarunya juga 😄😄😄


Ayo para readers yang berbaik hati mari vote kembali novel ini 🤗😍

__ADS_1


Jangan lupa juga untuk meninggalkan komentar supaya author makin semangat menulisnya. Tekan tombol like juga dan tambahkan ke kolom favorit kalian yah😍😍🤗


__ADS_2