CEO TAMPAN ITU SUAMI KU

CEO TAMPAN ITU SUAMI KU
Episode 16


__ADS_3

Episode 16


Mereka berhenti karena seseorang yang menarik jas yang melekat di tubuh Justin. Seseorang itu menarik jas lelaki di hadapan nya dengan ragu, dia merasa bimbang, anta melakukan atau tidak. Tetapi dia yakin harus melakukan hal tersebut.


"Jangan bergerak pak, saya perlu memastikan sesuatu" suara wanita terdengar di balik tubuh Justin. Dia heran apa yang di lakukan wanita tersebut. Tetapi dia melakukan hal yang di minta wanita itu.


Suara detakan sepatu dengan lanti terdengar dari balik tubuh nya. Wanita itu sepertinya berjalan mendekat ke depan arah depan mereka. Dan Justin masih seperti keadaan semula tidak bergerak sama sekali.


Justin melihat ke arah wanita itu, yang sedang menatap anak kecil yang berada di atas troli nya. Kemudian wanita itu beralih menatap Justin. Tatapan mereka pun beradu. Justin mengerutkan dahi nya, merasa heran kepada wanita itu, apa yang salah dengan dirinya?.


"Kenapa anda membawa anak saya? Apa anda akan menculik nya?" suara wanita itu sangat keras, sehingga terdengar oleh oranvkg di sekitar mereka. Wanita itu segera mengangkat anak kecil itu dari troli Justin.


Justin hanya dia tidak mengerti apa yang sedang wanita itu pikirkan.


"Hans apa yang di lakukan laki- laki ini kepada mu? Kenapa kau bersama nya? Apa dia berbuat jahat kepada mu nak?" wanita itu memeriksa setiap centi tubuh anak itu dan begitu khawatir terhadap anak yang di pangkuan nya. Sepertinya anak itu bernama Hans.


"Mami, Hans mencari mami terus dari tadi bersama paman ini" jawab Hans anak kecil itu. "Tadi hans ketinggalan mami, karena sudah terlalu lelah berjalan, jadi Hans menaiki troli paman ini, dan mencari mami" jawab Hans kembali menjelas kan kepada mami nya.


"Kamu yakin dia tidak berbuat jahat kepada mu nak?" tanya wanita itu kembali meyakin kan.


"Jika anda benar ibu dari anak ini, bukan kah seharus nya anda percaya?" Justin langsung menjawab dengan ketus. Karena tidak terima jika dia di tubuh sebagai orang jahat.

__ADS_1


"Iya mami, Hans baik- baik saja, dan paman itu tidak jahat" Hans meyakin kan mami nya kembali. Dan wanita itu memilih mempercayai anak nya.


"Maafkan saya telah menuduh anda, saya berterima kasih telah menolong anak saya" ucap wanita itu mengulurkan tangan nya kepada Justin. Tetapi Justin hanya melirik nya dan tidak menjawab wanita itu, apalagi untuk menjabat uluran tangan wanita itu.


"Nak, kamu harus ingat pesan paman. Paman pamit dulu" Justin mengusap kepala anak itu dan tidak menghiraukan wanita yang menggendong nya.


"Siap paman. Sampai bertemu kembali" Hans menjawab dengan tegas dan mengangkat tangan nya, memposisikan tangan mungilnya seperti memberikan hormat. Justin pun tersenyum dan meninggalkan mereka.


Dia menyudahi berbelanja malam itu karena sudah merasa cukup untuk persediaan nya. Setelah selesai membayar barang belanja tersebut, dia pun menuju mobil dan segera melajukan nya ke apartemen tempat dia beristirahat.


####


Dua hari yang lalu di pagi hari, n Alle mendapatkan email dari perusahaan yang dia kirimkan cv lamaran kerja nya. Dia pun membuka email tersebut. Di dalam email Alle di nyatakan lulus dan akan menghadiri wawancara besok hari di perusahaan itu. Alle merasa senang dan memberi tahu kan kabar itu kepada keluarganya. Dan semuanya pun merasa senang.


Alle pun keluar dari kamar nya dan menuju ruang makan untuk sarapan pagi. Di ruangan makan terlihat ayah nya dan juga pak Yusuf yang juga sedang menikmati sarapan pagi nya sembari berbincang- bincang, bu Rusmi yang menyiapkan roti untuk Alle saat itu.


Alle menyapa mereka satu per satu dan mencium pipi setiap orang tua itu. "Pagi ayah" "pagi pak" "pagi buk" Alle kemudian duduk di meja makan dan memakan sarapan yang sudah di sediakan oleh bu Rusmi.


"Kau akan melakukan wawancara pagi ini nak, makan lah yang banyak, kamu harus berhasil" bu Rusmi menyemangati Alle untuk bersiap saat wawancara nanti.


"Jika kamu tidak di terima, segera beri tahu kepada ayah. Ayah akan membereskanya untuk mu sayang" Martin meyakinkan Alle , bahwa dia bisa menyelesaikan masalah itu dengan mudah.

__ADS_1


"Tidak perlu ayah. Anak mu yang cantik ini akan menyelesaikan nya dengan baik. Jangan meragukan seorang Allessa anak pak Martin" jawab alle begitu bangga dengan dirinya. Dan membuat mereka tertawa dengan tingkah Alle wanita cantik tersebut.


####


Saat ini Alle sudah berada di depan gedung perusahaan yang menjulang tinggi tersebut. Menyerupai gedung besar mikik ayah nya. Walau pun milik ayah nya masih tidak kalah besar dengan gedung itu. Alle di antar oleh supir keluarga nya, atas perintah Martin supaya anak gadis nya tersebut sampai dengan selamat.


Alle memasuki gedung besar tersebut. Dia mengedarkan pandangan nya ke setiap arah, dan dia melihat resepsionis di depan nya. Dia pun bertanya dimana dia akan melakukan wawancara hari ini.


"Permisi mbak, mau bertanya, saya harus ke ruangan mana yah untuk melakukan wawancara? Alle menemui resepsionis tersebut.


"Apakah anda membawa surat persetujuan nya mbak?" Tanya wanita di depan Alle tersebut. Alle menunjukkan surat tersebut kepadanya.


"Nona Alle silahkan ikut saya, akan saya antarkan" kemudian wanita itu menuju lift yang akan memgantarkan Alle ke tempat di laksanakan nya wawancara.


Setelah sampai di lantai yang di tuju, Alle pun melihat banyak orang yang akan wawancara hari ini. Sementara wanita yang mengantar nya kembali ke lobbi untuk bekerja lagi. Alle menuju tempat duduk yang kosong di ruangan tersebut. Dia menunggu waktu yang telah di tentukan untuk memulai wawancara.


Alle merasa sedikit gugup saat ini. Dia terus berdoa di dalam hati nya, supaya dia dapat menyelesaikan ini dengan baik dan sempurna. Jika di lihat dari cv dan kepintaran nya akan sangan mudah dia menyelesaikan nya. tetapi bagaimana pun juga di tetap mempunyai rasa gugup barang sedikit pun itu.


*Bersambung


Terima kasih banyak untuk para readers yang telah mampir dan nge like, vote dan meninggalkan komentar di novel ini yah dan jangan lupa nantikan eps terbarunya juga

__ADS_1


Ayo pra readers yang berbaik hati mari vote kembali novel ini


Jangan lupa juga untuk meninggalkan komentar supaya author makin semangat menulisnya. Tekan tombol like juga dan tambahkan ke kolom favorit kalian yah


__ADS_2