CEO TAMPAN ITU SUAMI KU

CEO TAMPAN ITU SUAMI KU
Episode 65


__ADS_3

Episode 65


Pagi ini Alle bangun dari tidurnya. Dia membuka matanya dengan perlahan, melihat cahaya yang menembus celah gorden penutup jendela kamarnya. Dia berusaha menyesuaikan cahaya tersebut masuk kedalam kornea matanya. Dia mengedarkan pandangannya dan berhenti pada jam dinding yang ada di kamar tersebut.


Jam menunjukkan bahwa pagi ini dia bangun kesiangan, sudah jam 8.00 waktu dikotanya. Jika dia bergegas untuk berangkat ke kantor, dia sudah sangat terlambat.


"Sudah jam masuk kerja, dan aku baru saja bangun,, sepertinya tidak sempat lagi untuk bergegas sekarang" lirihnya menatap jam yang tergantung di dinding kamarnya.


"aku akan tidur sebentar lagi, malas sekali untuk bergerak sekarang, masih lumayan pagi" ucapnya sembari memejamkan matanya.


Sehingga Alle menarik kembali selimutnya sampai menutupi semua bagian tubuhnya termasuk kepala. Sepertinya dia tidak ingin beranjak dari tidurnya yang nyaman tersebut. Dia bolos bekerja hari ini.


####


Di ruangan makan, Martin dan juga Yusuf sudah menyelesaikan sarapan mereka dan akan segera berangkat bekerja. Bu Rusmi membereskan meja makan tersebut setelah mereka selesai makan.


"Dimana Alle? Kenapa belum keluar dari tadi? Bukan kah dia bekerja hari ini?" Tanya Martin kepada bu Rusmi.


"Biasanya dia sudah berangkat bekerja jam segini" lanjutnya.


"Sepertinya dia telat bangun, mungkin dia tidak bekerja hari ini." Jawab bu Rusmi. Karena dia juga tidak mengetahui kenapa Alle tidak juga keluar dari kamarnya. Biasanya dia akan membantunya untuk membuatkan sarapan.


"Biarkan saja. Mungkin dia masih perlu waktu berfikir masalah kemarin. Wajar saja kalau dia terkejut. Kau tidak memberitahunya terlebih dahulu" timpal Yusuf yang sudah akan berangkat bekerja.

__ADS_1


"Jika aku memberitahunya, dia akan selalu menolak, dan kau tahu kalau aku tidak tega melihat muka kasihan yang dia buat" jawab Martin membela diri.


"Beri dia waktu berfikir, jangan ganggu dia, sekarang berangkatkan bekerja" ucap Bu Rusmi.


"Mungkin dia masih tidur sekarang,, kemarin adalah hari yang melelahkan untuknya. Biarkan dia beristirahat" Ucap Rusmi supaya Martin tidak mengganggu tidur Alle pagi ini.


Kemudian Martin dan juga Yusuf pun berangkat bekerja. Selesai membereskan meja makan dan juga mencuci piring, bu Rusmi pun melangkahkan kakinya ke kamar Alle. Dia juga sangat khawatir dengan keadaannya. Bagaimana tidak, ayahnya menjodohkan dirinya secara tiba- tiba tanpa persetujuan dari dirinya terlebih dahulu. Mungkin Alle syok dan dia butuh waktu untuk berfikir makanya dia mengurung diri di kamar.


####


Rusmi masuk ke kamar Alle yang tidak terkunci, dia melihat Alle berbaring tidur dengan nyaman. Rusmi pun mendekatinya dan ikut berbaring di samping Alle. Dia memeluk Alle dengan kasih sayang. Rusmi adalah ibu pengganti baginya selama dia hidup. Dan Rusmi mu menganggap Alle juga anaknya sendiri.


Tubuh Alle menggeliat saat Rusmi memeluknya, sehingga Alle terbangun dari Tidurnya. Dia melihat siapa yang ada di sampingnya tersebut. Setelah mengetahuinya dia pun tersenyum merekah.


"Tidak ada. Apa ibu mengganggu tidur mu?" Tanya bu Rusmi,


"Tidak bu, Alle tadi terlambat bangun, dan karena itu Alle melanjutkan tidur kembali. Sungguh lelah sekali tubuh Alle tadi, sedikit malas juga" ucap Alle menyengir kuda.


"Ya ibu tahu,, tidak biasanya kau terlambat bangun," ucap Bu Rusmi,


"Apa nanti kamu tidak ada masalah di kantor jika kamu tidak masuk kerja hari ini?" Lanjut bu Rusmi meyakinkan Alle,


"Biarkan saja bu, nanti bisa Alle atasi kok."

__ADS_1


"Oh iya buk, apa yang akan ibu lakukan hari ini? Alle bantu yah" lanjut Alle.


Dia merasa bebas hari ini, ketika dia terhindar dari kelakuan bos gila di kantornya yang tak lain adalah Dipta. Maka dia akan menghabiskan waktu hari ini bersama bu Rusmi. Alih- alih dia akan segera menikah dan mereka akan sangat jarang sekali berjumpa nantinya.


"Bagaimana kalau kita berbelanja, dan kita akan memasak banyak kue untuk di bagikan ke tetangga. Kamu juga bisa melakukan apa saja yang kamu mau hari ini" ucap bu Rusmi. Dia lega kalau Alle bisa bersemangat seperti ini. Berarti dia sudah menerima pernikahan itu dengan iklas dan tidak menjadi beban baginya.


"Hhmmm aku hanya ingin melakukan pekerjaan yang ibu lakukan saja." Ucap Alle,kemudian dia beranjak dari tempat tidurnya


"Aku akan mandi dulu bu" lanjutnya dan memasuki kamar mandinya.


"iya,, jangan terburu- buru nak,, masih sangat pagi ini,,, kita agak siangan pergi berbelanjanya" ucap bu Rusmi yang sedikit berteriak, supaya Alle mendengarnya. Karena Alle sudah memasuki kamar mandi.


Sementara bu Rusmi membereskan tempat tidur Alle dan membersihkan kamarnya. Bu Rusmi juga bergegas ke kamarnya untuk membersihkan diri dan berganti pakaian untuk mereka bergi ke super market berbelanja.


Beberapa menit kemudian Alle pun selesai mandi dan dia mengganti pakaiannya. Dia memakai celana Jeans polos dan juga kaus lengan panjang polos, dia memadukannya dengan Jaket yang lebih besar di tubuhnya. Mungkin dia merasa dingin, karena cuaca pagi hari ini lumayan dingin.


Dia pun bergegas menemui Bu Rusmi yang menunggunya. Bu Rusmi sedang menyiapkan kantong yang akan mereka pakai untum termpat belanjaan mereka. Selesai pekerjaan tersebut dan Alle sudah siap untuk pergi. Mereka pun segera melajukan mobilnya kemana mereka akan berbelanja kebutuhan dapur saat ini.


*Bersambung


Terima kasih banyak untuk para readers yang telah mampir dan nge like, vote dan meninggalkan komentar di novel ini yah dan jangan lupa nantikan eps terbarunya juga 😄😄😄


Ayo para readers yang berbaik hati mari vote kembali novel ini 🤗😍

__ADS_1


Jangan lupa juga untuk meninggalkan komentar supaya author makin semangat menulisnya. Tekan tombol like juga dan tambahkan ke kolom favorit kalian yah😍😍🤗


__ADS_2