
Azka : "Duduk sini" ucapnya datar saat melihat Kevin keluar dari kamar mandi, Kevin tak membantah langsung duduk
Kevin : "Ada apa bang?"
Azka : "Lo pacar Bintang?"
Kevin : "Bukan bang, gue cuma temennya kok"
Azka : "Tapi lo suka sama dia?" Kevin terdiam "Kalo lo suka sama dia gue cuma mau pesen jaga dia baik-baik, jangan sakiti hatinya untuk kedua kalinya, kalo sampe lo ngelakuin itu, lo tau sendiri akibatnya" peringatnya sekaligus ancaman
Kevin : "Maksudnya bang? Dulu Bintang pernah pacaran dan sakit hati?" pertanyaannya membuat Azka manoleh
Azka : "Memangnya Bintang belom cerita?" Kevin menggeleng "Mungkin suatu saat Bintang akan cerita sama lo, turun yuk" ajaknya beranjak dari sofa menuju ruang makan diikuti Kevin yang masih kebingungan.
Bintang turun tangga menuju ruang makan
Bintang : "Hai Bundaku yang cantik" sapanya sambil tersenyum manis
Bunda : "Ngak usah ngerayu Bunda deh, Bunda masih marah sama kamu"
Bintang : "Yaelah masih marah aja, Bintang kan udah minta maaf Bun"
Azka : "Jangan dimaafin Bun" ucapnya yang tiba-tiba datang bersama Kevin
Bintang : "Jangan ngomporin Bunda lo" kesalnya
Bunda : "Udah-udah berantemnya tunda dulu, ngak malu sama nak Kevin, nak Kevin maaf ya"
Kevin : "Ngak papa kok tante Kevin juga sering berantem dirumah" sambil tersenyum dan diangguki oleh Bunda
Azka : "Tumben Bunda masak banyak kayak gini, kita kedetangan tamu ya?" tanyanya sambil mengisi piringnya
Bunda : "Kan ada nak Kevin jadi Bunda masak banyak, ayo silahkan nak Kevin di makan jangan sungkan" memberikan piring kepada Kevin
Kevin : "Makasih tante, maaf jadi ngerepoti"
Bunda : "Ah ngak ngerepotin kok, ayo di makan anggep aja rumah sendiri" ucapnya di angguki Kevin, dan ikut makan
Azka : "Woi....curut kok lo diem aja sih, biasanya juga ngomel-ngomel, apa karna ada Kevin lo jadi diem kayak gini?" godanya melirik Kevin, karna dari tadi Bintang hanya diam
Bintang : "Berisik lo, makan itu ngak boleh ngomong" ketusnya, Bunda hanya menggeleg
Selesai makan semua duduk di ruang tv, Kevin belum pulang karena cuaca masih hujan entah kapan redanya. Bintang datang membawa segelas teh hangat untuk Kevin.
Bintang : "Nih gue buatin teh anget buat lo biar lo ngak kedinginan" sambil meletakkan teh di atas meja
Kevin : "Makasih ya Bi" sambil mengambil teh tersebut, Bintang mengangguk
Bintang : "Awas masih panas"
Azka : "Cieeee yang perhatian, gue aja ngak pernah di bikinin teh, perhatian banget sama Kevin" godanya
Bintang : "Jangan mulai deh lo, oh ya Bun di sekolahan Bintang besok ngadain Camping diluar tiga hari dua malam, Bintang boleh ikut ya Bun" memohon dengan wajah memelas
Bunda : "Memangnya ada acara apa ngadain Camping"
Azka : "Jangan di izinin Bun"
Bintang : "Diem lo, acara ulang tahun sekolah"
Bunda : "Kalo Bunda sih boleh-boleh aja, ngak tau kalo Ayah"
Bintang : "Yaudah deh nanti Bintang izin sama Ayah, tapi Bunda boleh kan? Kalo Bunda boleh pasti Ayah boleh"
__ADS_1
Bunda : "Iya Bunda izinin asal kamu jaga diri baik-baik, jangan nakal, kalo ada sesuatu langsung kabarin Bunda ya"
Bintang : "Iya Bunda Bintang janji, makasih Bunda"
Azka : "Idih ada maunya aja manja banget"
Bintang : "Sirik aja lo"
Kevin : "Ekhem...maaf tante Kevin mau pamit pulang dulu, udah sore lagian juga hujannya udah reda, takutnya mama khawatir" pamitnya sambil berdiri
Bunda : "Oh yaudah kalo gitu, kamu hati-hati ya pulangnya, salamin sama mama kamu" ucapnya yang ikut berdiri, Bintang dan Azka juga ikut berdiri. Kevin menyalami Ajeng
Kevin : "Assalamualaikum tante, nanti Kevin salami" kini menyalami Azka
"Waalaikumsalam" jawab Ajeng dan Azka bersamaan
Bintang : "Bintang anter Kevin kedepan dulu" diangguki Ajeng
Bintang : "Makasih ya Vin udah anteri gue pulang, dan gue minta maaf sama lo"ucapnya saat di depan rumah
Kevin : "Minta maaf buat apa?"
Bintang : "Udah ngajakin lo ujan-ujanan"
Kevin : "Hahahaha santai aja kali Bi"
Bintang : "Kalo lo sakit gimana? Trus lo ngak bisa ikut Camping dong"
Kevin : "Emang kenapa kalo gue ngak ikut Camping?" godanya, seketika pipi Bintang langsung memanas dan memerah
Bintang : "Ngeselin lo, pulang lo sana" ucapnya dengan ketus menyembunyikan pipinya yang merah
Kevin : "Cieeee bulshing, yaudah gue pulang dulu ya bye"
Sesuai janji Kepsek hari ini semua siswa Bhakti Bangsa berangkat menuju lokas. Camping mereka menggunakan dua bus agar lebih aman dari pada pergi sendiri-sendiri.
Di dalam bus Bintang duduk di sebelah Bayu Tania dengan Crystal, Kevin dengan Bagas begitu juga murid-murid lainnya, mereka menyanyikan lagu untuk mengisi kebosanan di dalam bus. Semua murid tertidur di dalam bus karena merasa lelah bernyanyi.
Setelah 2 jam perjalanan akhirnya bus yang mereka naiki berhenti di lokasi, semua siswa turun dari bus dan mengambil barang masing-masing. Pak Panji mengabsen satu persatu murid untuk memastikan semuanya lengkap.
Dari bus menuju lokasi masih harus berjalan beberapa meter karena bus tidak bisa masuk. Sampai di lokasi Camping semua murid berpencar untuk menikmati keindahan alam yang masih asli dengan cara masing-masing. Lokasi Camping memang dipilih dekat dengan aliran sungai agar lebih mudah mengambil air.
Bintang, Tania dan Crystal memilih menikmati dari atas menghirup udara yang segar melihat pemandangan yang hijau dan aliran sungai yang bersih.
Crystal : "Waaaaahhh gilaaa ini keren banget!!!" teriaknya histeris "Woooooo"
Tania : "Iya bener ini keren banget, gue ngak nyangka akhirnya kita bisa Camping" ucapnya heboh
Bintang hanya diam menutup mata melentangkan kedua tangannya menghirup udara segar.
Begitupun dengan Kevin, Bayu dan Bagas menikmati indahnya alam yang tidak bisa dilihat di ibukota.
"Baiklah anak-anak kumpul sini Bapak akan memberi arahan!!!" teriak ibu Jelita, semua murid mendekat
Pak Panji : "Baiklah Assalamualaikum anak-anak"
Murid : "Waalaikumsalam Pak"
Pak Panji : "Bapak akan membebaskan kalian ingin satu tenda dengan siapa, asal cewek sama cewek dan cowok sam cowok"
Bagas : "Yah gagal deh gue mau modusin cewek"
Pak Panji : "Bagas jaga sikap kamu"
__ADS_1
Bagas : "Maaf Pak, saya kan cuma bercanda"
Pak Panji : "Bercanda kamu tidak lucu, kalo kamu mau modus tu sama Bayu saja"
Bagas : "Yah Bapak masa jeruk makan jeruk"
Semua tertawa
Pak Panji : "Sudah-sudah sekarang dirikan tenda kalian, dan silahkan istirahat, terima kasih"
Semua murid bubar dan mencari tempat mendirikan tenda serta mulai mendirikan nya. Bintang tentu satu tenda dengan dua sahabatnya, dan yang cowoknya juga satu tenda.
Crystal : "Aduuuh, ini gimana sih diriin tendanya? Ngak selesai-selesai dari tadi" ucapnya kesal karna dari tadi belum selesai mendirikan tenda
Tania : "Iya nih ngak selesai-selesai capek gue" keluhnya sambil berjongkok "Bi gimana dong tenda kita belom selesai nih, yang lain udah pada selesai" sambil menunjuk
Bintang : "Gue juga ngak tau, lagian gue mana ngerti soal ginian" ikut jongkok
Crystal : "Trus kita gimana dong? Masak kita ngak pakek tenda sih?"
Kevin : "Mau dibantuin ngak?" tawarnya, ketiga gadis itu mendongak melihat ke asal suara. Bintang berdiri
Bintang : "Emang lo bisa bangun tenda?"
Kevin : "Bisa dong apalagi bangun rumah tangga sama lo" godanya
Bintang memalingkan wajahnya yang memerah, Kevin terkekeh "Sini gue bantuin" tambahnya langsung memegang tenda dan mendirikannya, Bintang, Tania dan Crystal ikut membantu sesuai intruksi Kevin
Kevin : "Nah selesai" sambil berdiri
Tania : "Waaaaaahhh akhirnya berdiri juga nih tenda"
Crystal : "Iya, coba aja lo datengnya dari tadi, pasti tenda kita selesai duluan, makasih ya"
Kevin : "Kan gue diriin tenda gue dulu"
Bintang : "Makasih ya Vin, udah bantuin kita"
Kevin : "Sama-sama, santai aja kali"
Bagas : "Yah tenda kalian udah berdiri, tadi niatnya mau bantuin" katanya yang datang bersama Bayu
Bayu : "Tadi aja lo ngak bisa diriin tenda, pakek sok-sok an mau bantuin mereka segala" timpalnya menoyor kepala Bagas
Bagas : "Jangan dikasih tau dong, harga diri gue kan jadi jatoh di depan Crystal" mendengus kesal
Crystal : "Makanya kalo ngak bisa diriin tenda jangan sok mau bantuin"
Bagas : "Niat gue kan baik"
Bintang: "Baik sih baik tapi kalo tenda kita tambah rusak gimana?" ketusnya
Bagas : "Biasa aja kali Bi, ngak usah ketus gitu, ntar cantiknya ilang loh" godanya
Bintang : "Jijik gue" menggidikkan bahunya
Semua tertawa.
Bayu : "Eh....gue laper nih kalian ada makanan ngak?" tanyanya sambil memegang perutnya
Bintang : "Pikiran lo itu cuma makan, makan, dan makan ngak ada pikiran lain apa? Nih" sambik menyodorkan cemilan diasambut Bayu dengan senyuman
Like dan komennya kakak 😊
__ADS_1
Makasih ya