
Sampai di kamar Bintang melempar tasnya ke atas kasur menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai ritualnya Bintang turun ke bawah menuju ruang keluarga, tempat Ayah dan Bunda sesang duduk santai.
"Hai Ayah Bunda" sapa Bintang sambil mencium pipi dua orang yang berarti dalam hidupnya. Iya duduk di duduk di samping Ajeng sambil memeluk wanita itu, beberapa menit kemudian Azka datang.
"Hai Bun, Yah" sapa Azka langsung duduk di karpet bawah selunjuran "Hai sayang" sapa Bunda membalas
Bintang : "Karna semua udah kumpul Bintang mau ngomong" mulai pembicaraan
Bunda : "Mau ngomong apa sayang?"
Bintang : "Bintang mau minta izin sama Ayah, Bunda, dan bang Azka"
Ayah : "Izin apa sayang?"
Bintang : "Nanti malam Bintang mau pergi ke pesta ulang tahun temen Bintang, boleh yaa.....!!"Bintang memohon sambil memasang wajah imutnya
Azka : "Jangan di izinin Yah" ucapnya mendapat tatapan tajam dari Bintang.
Ayah melihat ke arah Bunda seolah meminta pendapat.
Bunda : "Kalo Bunda sih boleh - boleh aja, asal jelas perginya kemana? Sama siapa? Trus pulangnya ngak boleh malam - malam" jawab Ajeng kemudian melihat ke arah Adam
Bintang : "Bunda tenang aja Bintang ngak pergi sendiri kok, tap–...... "
Azka : "Tapi sama Kevin" potongnya
Ayah : "Kevin? Siapa Kevin? Pacar kamu?" dengan cepat Bintang menggeleng
Bintang : "Bukan Yah tap–..."
Azka : "Tapi calon"lagi - lagi Azka memotong
Bintang : "Diem lo"
Bunda : "Udah - udah kalian ini berantem mulu"
__ADS_1
Bintang mendengus kesal
Ayah : "Memangnya siapa Kevin sayang?" kembali bertanya
Bintang : "Siswa baru di sekolahan Bintang"
Ayah : "Benar kamu pergi sama dia?"
Bintang mengangguk
Bintang : "Iya yah, tapi ngak berdua aja kok, Crystal, Tania, Bayu sama Bagas juga ikut" jelasnya
Ayah : "Yaudah kalo gitu Ayah izinin, tapi......inget jangan pulang malam - malam kalo ada sesuatu langsung kasih kabar, jangan bikin kami khawatir" Mata Bintang berbinar senang, Bintang beranjak dari duduknya memeluk Ayahnya dengan lembut sambil mencium pipinya.
Bintang : "Makasih ya Ayah" ucapanya dengan senang di angguki Ayah sambil tersenyum. "Yaudah kalo gitu Bintang mau siap - siap dulu" pamit Bintang langsung berlari menuju kamar.
Di kamar Bintang langsung mengganti bajunya dengan baju yang telah di belinya tadi siang, dan duduk di meja rias, merias wajahnya. Setelah selesai ia berdiri melihat dirinya di kaca mengembangkan senyumnya, ia mengenakan dress sederhana berwarna blue navy dengan rok sedikit mengembang di bawah lutut, lengan batas siku, riasan wajah yang natural memberi kesan dewasa, rambut di ikat seperti biasa menyisakan sedikit di pinggir telinga sedikit curly, tak lupa memakai heels yang tak terlalu tinggi berwarna silver senada dengan tas kecilnya. Puas melihat dirinya ia langsung kebawah manuju ruang keluarga.
Ting.....Tong....
Bel rumah Bintang berbunyi pertanda ada tamu semua pandangan menuju ke arah pintu, Azka ingin berdiri untuk membukakan pintu tapi tidak jadi. "Biar Bunda aja yang bukain" ucap Bunda, Azka pun duduk kembali.
"Assalamualaikum tante" salam pemuda itu sambil mencium punggung tangan Ajeng.
"Walaikumsalam" jawab Bunda sambil tersenyum
Kevin :"Saya Kevin tante, Bintangnya ada?"
Bunda : "Oh Kevin, Bintangnya ada, ayo silahkan masuk"mempersilahkan masuk
Kevin : "Makasih tante"
Ayah : "Siapa Bun?"
Bunda : "Ini Kevin temennya Bintang Yah"
__ADS_1
Kevin : "Kevin om" sapa Kevin sambil menyalami Adam
Ayah : "Oh temen Bintang, silahkan duduk Bintang lagi di kamarnya siap - siap" seraya mempersilahkan Kevin untuk duduk
Kevin : "Makasih om"
Azka berdiri dari duduknya menyalami Kevin
Azka : "Azka abangnya Bintang" sambil mengulurkan tangan
Kevin : "Kevin" membalas uluran tangan Azka sambil tersenyum. Kemudian Kevin duduk di sofa yang di persilahkan.
Bunda : "Kevin mau minun apa?"
Kevin : "Ngak usah tante ngerepotin, saya kesini cuma mau jemput Bintang" tolaknya ramah sambil tersenyum
Bunda : "Oh.....yaudah kalo gitu" kembali duduk
Sambil menunggu Bintang, Adam bercerita banyak mulai dari ceritanya masih sekolah, kenal dengan Ajeng sampai menikah sambil tertawa, ia juga menceritakan perjuangannya mendapatkan cinta sang istri. Sesekali bertanya pada Kevin seperti tempat tinggal nama orang tua Kevin dan kerja apa. Saat tengah asik bercerita sambil bergurau tiba - tiba.....
"Ngomongin apaan sih seru banget" suara lembut itu mengagetkan semua orang yang ada di sana, sontak saja semua orang melihat langsung berdiri termasuk Kevin. Bintang mengerutkan keningnya melihat semua orang berdiri, ia melihat ke arah bajunya "Kenapa? Aneh ya? Bajunya ngak cocok ya? Ya udah deh Bintang ganti baju dulu" Bintang hendak membalik tapi terhenti karna suara "Cantik" suara itu berasal dari arah Kevin semua orang langsung melihat Kevin yang terpesona melihat Bintang.
Bintang yang mendengar itu membulatkan matanya kemudian tersenyum malu dapat ia rasakan pipinya memanas dan mulai memerah. Azka yang melihat Kevin tak berkedip pada Bintang berdehem.
Azka : "Ekhem....biasa aja kali liatin adek gue ngak udah segitunya" katanya sambil tersenyum menggoda keduanya. Kevin tersadar dari lamunannya hanya senyum salah tinggkah sambil menggaruk tengkuk kepalanya yang tidak gatal. Bintang hanya tersenyum malu.
Bunda : "Sayang kamu cantik banget sih" ucapnya sambil berjalan ke arah Bintang dan langsung memeluknya
Bintang : "Makasih Bunda" sambil membalas pelukan Ajeng "Yaudah Bintang pergi dulu ya Bun" pamitnya mencium tangan Ajeng "Yah Bintang pergi dulu ya" memeluk Adam dan mencium tangannya "Bang gue pergi dulu ya" melambaikan tangan. Semua mengangguk sambil tersenyum
Bunda : "Inget jangan pulang kemalaman, kalo ada apa - apa langsung kabari" peringat Bunda
Bintang : "Siap" sambil memberi hormat, Ajeng tertawa kecil melihat putri bungsunya itu
Kevin : "Kalo gitu kita pamit dulu Om, Tante, Bang Azka " menyalami satu persatu
__ADS_1
"Assalamualaikum" salamnya bersamaan
"Walaikumsalam" di jawab dengan bersamaan pula