Cewek Tomboy Pujaan Hati

Cewek Tomboy Pujaan Hati
49 Paket


__ADS_3

Bintang turun dari motor gede Kevin saat berhenti di depan rumahnya.


"Makasih ya, udah anterin aku" ucap Bintang


"Itu udah jadi tugas aku, mastiin kamu pulang dengan selamat" ucap Kevin, Bintang tersenyum


"Kayaknya ada tamu" ujar Kevin melihat beberapa motor parkir di depan rumah kekasihnya


"Oh.... Itu motornya kak Dika sama kak Riyan, kalo yang tiga itu nggak tau, paling juga temen bang Azka yang aku nggak kenal" jelas Bintang


"Kamu jangan senyum di depan mereka" ucap Kevin


Bintang mengerutkan keningnya "Kenapa?"


"Senyuman kamu bagus, ntar mereka jadi suka"


Bintang terkekeh "Kamu ada - ada aja deh"


"Aku serius sayang, aku nggak mau mereka suka sama kamu"


"Jadi kamu sukanya aku banyak musuh, gitu?"


"Nggak gitu juga, maksud aku, suka dalam artian beda, yaa kamu ngertilah"


Bintang tersenyum "Iya, aku ngerti kok, kamu tenang aja ya"


"Yaudah, aku pulang dulu, bye sayang" pamit Kevin


"Bye" balas Bintang


"Bye apa?" goda Kevin


Bintang menahan senyumnya "Bye sayang" ucapnya pelan sambil menunduk menyembunyikan wajahnya yang merona


Kevin tersenyum lebar "Assalamualaikum" salamnya kemudian memasang helm


"Waalaikumsalam" balas Bintang


Kevin menancap gas dan meninggalkan rumah kekasihnya. Bintang terus tersenyum melihat motor Kevin yang menghilang di balik pagar.


Bintang melangkah masuk ke dalam rumah "Assalamualaikum" salamnya dengan senyum yang merekah


"Waalaikumsalam" jawab dari beberapa suara bass


Bintang tersenyum sebagai sapaan dan di balas senyuman, matanya tertuju pada 3 pria yang membuat rusuh saat di kantin tadi.


"Inget Kevin!!" seru Azka


Bintang tesadar menoleh pada Azka "Apaan sih lo? Nggak jelas" melangkah pergi


"Lo lupa sesuatu" ujar Azka menghentikan langkahnya


"Tapi...." mata Bintang melirik 3 pria yang baru di kenalnya

__ADS_1


Azka melipat kedua tangannya "Bodo amat"


Bintang mendengus


Cup


"Puas"


"Banget"


Bintang kembali melangkah menuju kamarnya


"Gue heran sama lo bedua, kerjaannya berantem mulu" ucap Riyan


"Namanya juga sodara" balas Azka


"Dia adek lo?" tanya Rey


"Iya, kenapa? Naksir?" tanya Azka


"Dia udah punya pacar" timpal Dika


"Nggak, gue nanya doang" ucap Rey


Mereka kembali melanjutkan aktivitas yang tertunda


Ting.... Tong....


Semua melihat ke arah pintu, Azka berdiri tapi belum sempat melangkah, ia mendengar suara kaki berlari dari belakangnya, ternyata sang adik sudah berlari menuju pintu.


"Dari siapa?" tanya Azka


Bintang menoleh "Mau tau aja" menjulurkan lidahnya kemudian berlalu pergi


Sampai di kamar Bintang duduk di sofa dan membuka kotak yang ia bawa secara perlahan. Senyumnya kembali mengembang saat melihat isinya.


Ia menoleh pada ponselnya yang berbunyi, di ambilnya dan menggeser tombol hijau lalu menempelkan ke telinganya.


"Assalamualaikum" salam dari sebrang telfon


"Waalaikumsalam" jawab Bintang


"Udah dateng belum paketnya?"


"Udah kok, ini aku lagi buka"


"Suka nggak?"


"Banget"


"Masa sih?"


"Seriusan, aku suka, makasih ya"

__ADS_1


"Makasih doang"


"Bintang menahan senyumnya "Makasih...Sayang"


"Sama - sama sayang"


Bintang tersenyum simpul "Udah ya, aku mau istirahat dulu"


"Iya, selamat istirahat sayangku"


"Kamu juga istirahat"


"Hm.... Sampai ketemu besok, bye"


"Bye, Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Bintang meletakkan ponselnya, ia tersenyum menatap isi paket di hadapannya. Bintang menyimpan paket itu ke lemari lalu merebahkan dirinya ke kasur ternyamannya. Ia menatap langit - langit kamarnya yang sudah berubah warna menjadi pink, sambil tersenyum.


"Huh.... Kevin"


******


Bintang turun dari lantai 2 menghampiri sang abang yang masih berbincang bersama temannya.


"Bang!!" Azka mendongak "Bunda mana?"


"Pergi sama Ayah" jawab Azka kembali menunduk


"Kemana?"


Azka mengangkat bahu "Kencan kali"


Bintang mencibir kemudian melihat ke arah meja yang kosong "Lo jadi tuan rumah pelit banget, suguhin cemilan kek, minuman kek"


"Tau nih, kita udah haus dari tadi" seru Riyan


"Cuma lo yang peka, Bi" timpal Dika


"Lupa gue, biasanya juga ambil sendiri" ucap Azka "Ambilin gih" suruhnya pada sang adik


"Ogah, ambil aja sendiri"


"Tolong lah, kejaan gue masih banyak"


Bintang menghela nafas kemudian berjalan menuju dapur, dan kembali membawa nampan berisi beberapa gelas, teko berisi air, dan setoples cemilan. Setelah melatakkan di atas meja, ia duduk di samping Azka.


"Oh ya Dek, kenalin ini Aldy, di sampingnya Roy dan yang itu Rey" ucap Azka menunjuk 3 pria itu "Dan ini adek gue, Bintang"


Mereka saling melempar senyuman sebagai sapaan. Rey sesekali melirik ke arah Bintang


"Dia udah punya pacar" bisik Roy yang sedari tadi memperhatikan sahabatnya itu

__ADS_1


"Gue nggak tertarik" balas Rey


"Yakin" goda Roy tak di gubris oleh Rey


__ADS_2