Cewek Tomboy Pujaan Hati

Cewek Tomboy Pujaan Hati
Kerja Sama


__ADS_3

Bintang berdiri di depan kelas Kevin yang masih melakukan proses belajar mengajar, ia menoleh saat salah satu mahasiswa menegurnya yang memang sedikit akrab dengannya, Dafa namanya yang di juluki pemuda gemulai atau pemuda cantik


"Nungguin Kevin ya?"


"Iya lah, nggak mungkin nungguin lo"


"Ya juga sih, hehe.." cengir pemuda berambut pirang itu "Eh btw kalian lagi berantem ya?"


"Nggak tuh, kita nggak berantem, baik-baik aja" jawab Bintang


"Tapi kenapa Kevin murung terus ya dari pagi? dia kayak nggak konsen gitu belajarnya, dia juga beberapa kali di tegur sama dosen, keliatan dari mukanya kayak lagi ada masalah gitu" jelas Dafa sambil menggosok dagunya


"Kok lo merhatiin pacar gue sih?" Bintang memincingkan matanya "Lo nggak belok kan?" tuduhnya


Dengan cepat Dafa mengibaskan telapak tangannya di depan wajah Bintang "Enak aja lo bilang gue belok, gue masih normal, gue ini laki-laki sejati, ya kali gue belok"


Namun tangannya berlagak seolah-seolah menyelipkan anak rambut kebelakang telinga dan seperdetik kemudian ia kembali menegakkan tubuhnya sambil melirik Bintang yang tengah menatapnya dengan tatapan aneh


"Gue reflek aja tadi" bela Dafa "Pokok intinya gue masih normal, udah ah gue laper, gue duluan, bye"


"Byee..." balas Bintang sambil melambaikan tangannya "Emang agak lain yang satu ini" ia pun terkekeh geli kemudian menghampiri sang kekasih yang tampak termenung di kursinya


Bintang memperhatikan wajah Kevin yang tidak menyadari kedatangannya, mungkin yang di bilang pemuda gemulai tadi benar, Kevin lagi ada masalah


"Kevin" panggilnya yang tidak di hiraukan oleh si pemilik nama


"Kevin!"


Ia menyentuh tangan Kevin yang membuat kekasihnya itu terlonjak kaget


"Astaga Bi.. kamu ngagetin aja deh, untung aku gak jantungan" omel Kevin


"Aku nggak ngagetin, kamu nya aja yang ngelamun" Bintang balas mengomel


Kevin mengusap wajah nya kemudian tersenyum "Maafin aku ya sayang, aku kaget tadi, jadi reflek ngomong gitu"


"Kamu lagi mikirin apa sampe ngelamun kayak gitu? kamu lagi ada masalah?"


"Nggak ada kok"


"Bohong, Dafa bilang kamu ngelamun terus dari pagi, trus juga kamu di tegur sama dosen, kamu ada masalah apa? cerita lah sama aku, katanya kita harus saling terbuka, harus saling cerita,, hm"


Kevin menatap lekat mata indah itu, ia sangat tidak sanggup jika harus melihat setetes air yang mengalir dari sana, menghela nafas terlebih dahulu sambil mengelus punggung tangan gadis di hadapannya "Aku beneran nggak ada masalah kok, aku cuma kepikiran sama mama aja"


"Semoga mama kamu sehat-sehat terus ya"

__ADS_1


"Iya, makasih sayang"


"Kantin yuk, aku laper"


"Kasian pacar aku laper, hehee... ayok kantin" sambil terkekeh Kevin mengelus kepala kekasihnya "Sayang, nanti abis dari nganterin kamu aku mau ke rumah temen aku ya, mau ngerjain tugas" ujar Kevin yang memainkan jemari kekasihnya


"Kamu langsung aja ke rumah temen kamu, biar nanti aku pulangnya sama bang Azka"


"Gak mau ah, nanti aku di marahin lagi sama Abang kamu, tidak bertanggung jawab, lagian kan kamu perginya sama aku ya pulangnya juga sama aku lah"


Bintang mendudukkan diri di hadapan Kevin setelah mereka memesan makanan "Gak papa Vin, biar nanti aku yang jelasin ke bang Azka, dari pada kamu bolak balik"


"Gak papa bolak balik, demi kamu" balas Kevin kemudian mengucapkan terima kasih pada orang yang mengantarkan makanan mereka


"Vin, kalo kamu bolak balik waktunya gak cukup untuk kamu ngerjain tugas, yang ada tugas kamu gak selesai, udah mendingan kamu langsung aja, aku gak papa kok"


"Beneran?"


"Iya bener"


"Yaudah, makasih sayang" ucap Kevin tersenyum manis


"Iyaaa"


"Iya apa?"


......................


Kevin mendongak menatap seorang gadis yang berdiri di hadapannya


"Gue mau ngomong sama lo" ucap gadis itu


"Gak bisa, gue ada urusan" Kevin melanjutkan kegiatannya yang memasukkan buku ke dalam tasnya


"Ck, ini tentang perjodohan kita" Amel mendudukkan dirinya di samping pemuda berjambul itu "Gue tau lo nggak mau di jodohin sama gue, gue juga nggak mau di jodohin sama lo, gue udah punya pacar dan lo juga udah punya pacar kan"


"Kalo lo udah tau, kenapa lo nggak nolak perjodohan ini?"


"Bokap gue itu orangnya keras, gue gak berani ngelawan dia sendirian, dan karna lo juga nolak, jadi kita harus kerja sama untuk bikin perjodohan ini batal, gimana?"


Amel berdecak saat Kevin hanya terdiam tanpa membalas perkataannya "Jangan kelamaan mikir Vin, emangnya lo mau nikah sama gue?"


"Ya nggak lah, gue cuma mau nikah sama Bintang"


"Sama gue juga cuma mau nikah sama pilihan gue, berarti lo mau kan kerja sama dengan gue"

__ADS_1


"Oke, gue mau"


"Bagus, nanti kita omongin lagi, gue duluan bye.."


Kevin menghela nafas sambil menatap punggung Amel yang menjauh kemudian keluar dari kelas setelah menyampirkan tas ke bahunya


......................


"Hai Bi" sapa Crystal


"Hai Crys"


"Mau ke mana lo?"


"Kelas bang Azka, mau pulang bareng"


"Emangnya Kevin gak masuk?" timpal Bagas


"Masuk kok, cuma dia mau ngerjain tugas di rumah temennya, jadi gue suruh dia buat langsung pergi aja, dari pada bolak balik ngantarin gue, kasian"


"Bareng aja yuk, gue bawa mobil"


Bintang menggeleng menolak tawaran Bagas "Kita kan gak satu arah, gak papa gue bareng bang Azka aja"


"Yaudah, kalo gitu kita duluan ya Bi" ujar Crystal


"Iya, kalian hati-hati"


Pasangan itu mengacungkan jempol dengan kompak kemudian berlalu pergi


Dika yang sedang bercanda bersama Riyan hampir saja berteriak karna kemunculan Bintang di depan pintu "Ngangetin aja lo" omelnya


"Maaf" lirih Bintang "Kalian juga bikin kaget"


"Nyariin Azka ya?" tanya Riyan


"Iya kak"


"Azka nya udah duluan, mau nganterin gebetannya katanya"


Bintang mendengus kesal "Ck, mentang-mentang lagi jatuh cinta, adiknya di telantarin"


"Biasanya kan lo sama Kevin" ujar Dika


"Kevin ada tugas, jadi gak bisa nganterin gue pulang" jelas Bintang

__ADS_1


"Bareng aja yuk, kita juga mau ngerjain tugas di rumah lo" tawar Riyan yang langsung di iyakan oleh adik dari sahabatnya itu


__ADS_2