
Acara Camping terlaksana dengan lancar tanpa hambatan atau masalah. Hari ini hari
terakhir mereka Camping semua murid dan guru - guru membereskan semua perlengkapan dan peralatan tenda tidak lupa membersihkan sampah - sampah di sekitar lokasi Camping agar tidak merusak lingkungan.
Pak Panji : "Asaalamualaikum selamat siang anak - anak"
Murid : "Waalaikumsalam, siang pak!!!" teriak murud bersamaan
Pak Panji : "Bapak berterima kasih kepada kalian atas kerja samanya untuk melaksanakan Camping ini, Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan bapak juga berterima kasih kepada kalian telah ikut mengisi acara yang kami adakan, apabila selama Camping ada kesalahan dan kekhilafan Bapak mohon maaf yang sebesar-besarnya"
Bagas : "Iya Pak, saya juga mau minta maaf kepada Bapak atas ulah saya, maaf ya Pak" menampilkan cengiran khasnya
Pak Panji : "Kamu sudah Bapak maafkan, ya sudah sebelum hari semakin gelap kita pulang sekarang, atas perhatiannya Bapak ucapkan terima kasih Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh"
Murid : "Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh"
Setelah penutupan semua murid berjalan menuju bus, sebelum masuk bus Pak Panji mengabsen satu persatu memastikan agar tidak ada yang tertinggal. Selesai mengabsen Pak Panji masuk dan bus mulai berjalan.
Di dalam bus semua murid tertidur karena merasa lelah, jadi mereka tidak bernyanyi seperti waktu berangkat. Dua jam perjalanan sampailah mereka di ibukota yang masih setia dengan kemacetan. Bintang sampai rumah diantar oleh angkutan umum, Crystal sudah menawarkan untuk mengantar tapi Bintang menolak karna ia tahu sahabatnya juga lelah, maka dari itu ia naik angkutan umum.
Bintang : "Assalamualaikum Bunda, Bintang pulang" salamnya dengan nada lelah
Bunda : "Waalaikumsalam sayang, kamu udah pulang pasti capek ya?" seraya memeluk Bintang, Bintang hanya mengangguk
Bintang : " Bintang keatas dulu ya Bun"
Bunda : "Iya sayang, istirahat ya"
Bintang mengangguk dan berjalan gontai menuju kamarnya.
Sampai di kamar ia meletakkan tasnya di atas sofa, mengambil handuk menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya. Bintang memang anak tomboy tapi ia tetap bersih dan rapi.
Selesai bersih-bersih ia langsung menghempaskan tubuhnya ke atas kasur kesayangan dan ternyamannya. Ia menutup mata dan menuju dunia mimpi yang lebih indah dari kenyataan.
20:00
Bintang merasa tidur nyenyak nya terganggu karena kasurnya terguncang, ia membuka mata dan mendengus kesal karena ada teriakan.
Azka : "Bintang bangun!!! Makan malam!!!" denga irama sambil loncat - loncat di atas kasur Bintang
Bintang : "Bisa ngak sih banguninnya biasa aja, ngak usah loncat - loncat rusak kasur gua" ucapnya dengan suara serak khas orang bangun tidur, ia duduk mengusapkan matanya
Azka : "Lo itu kebo, jadi banguninnya harus gini" ikut duduk disamping Bintang
Bintang : "Enak aja, gue ngak kebo, elo tu yang kebo"
__ADS_1
Azka : "Cepet turun makan malam, Ayah sama Bunda udah nungguin" beranjak menuju pintu
Bintang : "Iya - iya tunggu gue cuci muka dulu" beranjak kekamar mandi
Tak lama ia turun menuju meja makan yang sudah ada Ajeng, Adam dan Azka
Azka : "Lama banget sih lo, gue udah laper tau"
Bintang : "Sabar kali gue kan capek"
Ayah : "Kalian berdua ini baru juga ketemu udah berantem aja"
Bintang : "Bang Azka tu Yah"
Azka : "Lah kok gue, lo yang lama datengnya"
Bunda : "Udah - udah abang jangan ganggu Bintang trus dong dia kan lagi capek"
Azka : "Iya Bun" jawabnya pasrah
Bintang menjulurkan lidahnya mengejek Azka.
Bintang kembali melaksanakan tugasnya sebagai pelajar, ia datang seperti biasa diantar oleh Azka. Bintang berjalan di koridor sekolah yang sedikit ramai.
Tania : " Pagi Bi" sapanya saat Bintang sampai didepan kelas
Bagas : "Pagi cantik" sapanya menampilkan senyum manisnya "Eh bidadari gue mana?" tanyanya mengedarkan pandangannya, Tania menaikkan bahunya tanda tidak tahu
Bintang : "Palingan bentar lagi juga datang"
Bagas : "Ya padahal gue kan kangen" sambil cemberut
"Najis" ucap Bintang dan Tania bersamaan
Tania : "Lebay lo baru juga kemarin ketemu"
Kevin : "Pagi!!!" sapanya semangat
"Pagi" sapa Tania dan Bintang tersenyum
Kevin : "Lagi ngimongin apaansih? Kayaknya serius banget"
Bintang : "Ngak ngomong apa-apa"
Kevin : "Lo kenapa Gas cemberut gitu"
__ADS_1
Tania : "Biasa dia kangen sama Crystal"
Kevin : "Dih baru juga ketemu kemaren"
Tania : "Tau tuh lebay banget"
Bintang : "Bay lo kenapa diem aja? Kenapa? Ada masalah?" melihat kearah Bayu yang sedari tadi hanya diam memasang wajah datar
Bayu : "Ngak ada apa-apa kok" sambil menggeleng
Bintang : "Yakin lo?" tanyanya memastikan, Bayu mengangguk
Bintang merasa ada yang aneh dengan Bayu, ia sangat hafal kelakuan sahabat kecilnya itu jika ada masalah. Tapi ia tidak tau masalah apa yang terjadi pada sahabatnya itu.
Sebenarnya Bayu memikirkan pertanyaan Kevin tentang Miko pada saat Camping. Apakah ia harus meminta Bintang untuk menceritakan semuanya kepada Kevin. Atau ia sendiri yang memberi tahunya.
Sekarang mereka sudah duduk di kursi masing-masing
Kevin : "Bi" Bintang yang menulis langsung menoleh menoleh kearah Kevin di sebelahnya "Liat tuh" sambil menunjuk kearah pintu,
Bintang langsung menoleh dan membulatkan matanya Tania, Bayu dan Bagas yang mendengar itu juga ikut melihat kearah pintu. Betapa terkejutnya mereka melihat siapa yang datang.
Yang datang hanga Crystal, yang membuat mereka kaget melihat penampilan Crystal yang berbeda dari sebelumnya. Yang biasanya anggun, rapi, selalu tersnyum berbeda dengan saat ini yang urak-urakan dan memasang wajah datar tanpa senyuman.
Semua mata tertuju pada gadis itu, Crystal berjalan ke bangkunya dengan santai dan memasang wajah datar. Crystal melihat kearah sahabatnya dan mengerutkan keningnya karna sahabatnya melongo.
Crystal : "Kalian kenapa ngeliat gue kayak gitu?" tanyanya datar, semua tersadar dari lamunan
Bintang : "Crys lo sahat kan?" sambil meletakkan punggung tangannya di jidat Crystal
Crystal : "Apaan sih gue sehat kok" menepis tangan Bintang
Tania : "Crys lo ngak salaj minum obatkan?"
Crystal : "Ngaklah lo kira gue sakit?" jawabnya dingin. Semua terkejut dengan nada bicara Crystal, Bintang menoleh pada Tania seolah mengisyaratkan sesuatu, Tania pun mengerti.
Tania : "Oh iya Crys, lo liat nggak vlognya Raffi Ahmad dia ketemu sama Siwon di Jepang, ya ampun Crys gila sumpah demi apa pun gue juga pengen ketemu sama dia" ungkapnya yang dibuat lebay untuk mancing Crystal
Crystal menoleh ke arah tania yang sedang mengkhayal
Crystal : "Khayalan lo ketinggian" katanya singkat
Tania membuatkan matanya tak percaya akan jawaban Crystal, biasanya dia ikut histeris jika mendengar tentang opp-oppa korea. Bintang menepuk jidatnya, ia bertanya-tanya apa yang terjadi dengan sahabatnya yang satu ini.
Kevin, Bayu, dan Bagas jangan di tanya mereka hanya melongo dengan tanggapan Crystal. Mereka semua merasa ada yang aneh pada Crystal, apa yang penyebab Crystal berubah seperti ini? Kesambet setan apa Crystal?
__ADS_1
Like dan komennya kakak😊
Makasih🙏