Cewek Tomboy Pujaan Hati

Cewek Tomboy Pujaan Hati
12


__ADS_3

Malam pun tiba semua murid saling mambantu menghidupkan api unggun agar tidak kedinginan, mereka mencari kayu kering di dekat tenda dan beberapa ranting. Setelah kayu di tumpuk Pak Panji menyalakan api meletakkan ditumpukan kayu, akhirnya api unggunpun hidup menghangatkan para murid dan dua guru.


Malam ini kegiatan mereka hanya menyanyi dan memainkan gitar yang dimainkan oleh Kevin, Bintang duduk disamping Kevin sambil menikmati alunan musik. Tiba-tiba Bagas menarik tangan Bayu mengelilingi api unggun kemudian menarik Pak Panji dan Bu Jelita untuk ikut menari.


Crystal dan Tania ikut berdiri mereka juga mengajak Bintang tapi menolak, ia memilih tetap duduk disamping Kevin. Bintang tertawa melihat tingkah konyol dari sahabatnya yang menggoda gurunya.


Kevin melirik kearah Bintang yang tertawa, Bintang yang tertawa tidak sengaja melihat kearah Kevin yang melihatnya dari tadi. Pandangan mereka bertemu cukup lama, jantung mereka berdegup lebih cepat.


Bintang langsung memalingkan wajahnya karna malu diperhatikan oleh Kevin. Kemudian ia beranjak dari sana dan duduk didepan tendanya. Kevin memberikan gitar pada teman disebelahnya dan mennyusul Bintang.


Kevin : "Lo ngapain disini?" sambik duduk disamping Bintang


Bintang : "Lo sendiri ngapain duduk disini?" nada ketus


Kevin : "Yaelah masih jutek aja lo sama gue, gue mau nemenin lo, ya jaga-jaga aja"


Bintang : "Emangnya gue anak kecil apa dijagain"


Kevin : "Ya kali aja nanti ada macan atau harimau"


Bintang : "Emang mau ngapain kalo ada macan atau harimau?"


Kevin : "Ngak ngapa-ngpain sih cuma mau bilang jangan gangguin lo"


Bintang : "Kenapa?"


Kevin : "Soalnya gue cemburu" godanya


Bintang menggidikkan bahunya menyembunyikan pipinya yang merah.


Bintang : "Idih, mendingan gue di gangguin macan sama harimau di banding di gangguin sama lo"


Kevin : "Sakit hati abang dek" memegang dadanya


Bintang : "Alay lo"


Seketika hening. Kevin berfikir sesaat dan mendapat ide


Kevin : "Bi liat deh apaantuh yang gerak-gerak" sambil menunjuk kearah semak-semak


Bintang : "Apaan? Dimana?" ikut menoleh kearah yang Kevin tunjuk, Kevin tersenyum


Kevin : "Itu yang gerak disemak-semak"


Bintang : "Yaudah tunggu sini biar gue periksa" berdiri tapi tangannya ditarik Kevin


Kevin : "Lo ngak takut?"


Bintang : "Ngaklah, lepasin gue mau periksa kesana"

__ADS_1


Kevin : "Ngak usah Bi lo disini aja, gue takut" tetap memegang tangan Bintang.


Bintang melepaskan genggaman Kevin dan berjalan kearah semak-semak kemudian kembali duduk.


Bintang : "Cemen banget sih lo jadi cowok, emangnya apasih yang lo takuti? Ngak ada apa-apa juga"


Kevin : "Gue takut kehilangan lo" ucapnya sambil tersenyum


Mendengar itu Bintang mengalihkan pandangan kedepan, ia merasakan pipinya memanas dan mulai memerah


Bintang : "Ngak usah ngerayu gue, ngak mempan" ucapnya ketus menyebunyikan pipinya yang merah.


Malam semakin larut tapi Kevin selalu saja merayu Bintang meski Bintang tidak menganggapnya. Sebenarnya Bintang berusaha menyembunyikan pipinya yang merah karna malu dan bersikap biasa saja.


Bintang : "Berisik banget sih lo, udah sana gue capek mau tidur"


Kevin : "Iya udah, gue tidur dulu ya, selamat tidur jangan lupa mimpiin gue" sambil tersenyum dan berdiri berjalan menuju tendanya.


Bintang hanya memandangi punggung yang makin menjauh. Tanpa disadari ia mengukir senyuman lalu beranjak masuk kedalam tenda.


05:40


Bintang bangun lebih awal, keluar dari tenda memakai hoodie berwarna blue navy, celana jongger abu-abu bagian bawah di tarik setengah betis melihatkan betisnya yang mulus, menggunakan sneakers abu-abu sedikit bercak blue navy senada dengan hoodienya dan rambut yang diikat seperti biasa.


Bintang berdiri didepan tenda menghirup udara segar pegunungan. Ia berjalan kebukit yang lebih tinggi agar bisa melihat indahnya sunrise.


Saat membuka mata ia mengembangkan senyumnya melihat matahari cerah yang juga menyapanya. Bahkan jajaran gunung dan susunan pohon yang rapi ikut menyambut sang mentari pagi.


Kevin : "Ekhem...indahya" ucapnya, Bintang kaget langsung menoleh kesamping dan melihat Kevin sudah berdiri disampingnya


Bintang : "Ngagetin aja lo, sejak kapan lo datang?" tanyanya kembali melihat kedepan


Kevin : "Dari tadi, dari lo sampe"


Bintang : "Lo ngikuti gue ya?"


Kevin : "Iya, gue khawatir sama lo, kalo lo kenapa-napa gimana?"


Bintang : "Lebay lo"


Kevin : "Biarin"


Setelah puas menikmati sunrise merekapun balik ke tenda.


Crystal : "Kalian dari mana?" tanyanya keluar dari tenda


Bintang : "Ngeliat sunrise"


Crystal : "Kok ngak ngajak gue sih, jahat banget lo" sambil cemberut

__ADS_1


Bintang : "Abisnya lo tidur pules banget, gue ngak tega bangunin lo"


Crystal : "Bilang aja lo mau berduaan sama Kevin"godanya


Bintang : "Apaansih lo" wajahnya memerah, Crystal terkekeh pelan


Tania : "Good morning in the world" ucapnya saat keluar dari tenda


Bagas : "Good morning guys, Bagas yang ganteng datang bawa makanan" sambil tersenyum membawa nampan berisi pop mie bersama Bayu


Tania : "Tumben lo makan bawa makanan, biasanya godain Crystal" sambil melirik Crystal


Crystal : "Apaansih lo jangan mulai deh, masih pagi jangan ngerusak mood gue"


Kevin : "Udah-udah mendingan kita makan, udah pada laper kan" sambil memberikan satu persatu pop mie.


Mereka duduk dan melahap pop mie yang cocok dicuaca pagi hari yang dingin, sesekali tertawa karna lelucon dari Bagas dan Bayu. Selasai makan mereka membersihkan diri dan kembali ketenda masing-masing.


Sampai ditenda Kevin, Bayu, dan Bagas duduk didepan tenda, sambil menunggu intruksi dari Pak Panji. Mereka bertiga menatap kearah tenda Bintang dan teman-temannya.


Kevin : "Bay gue boleh nanya sesuatu ngak?" mulai pembicaraan, Bayu menoleh lalu kembali fokus kedepan


Bayu : "Mau tanya apa?"


Kevin : "Maaf nih kalo lancang, antara Bintang sama cowoknya Aurel ada hubungan apasih?" tanyanya ragu. Mendengar pertanyaan itu Bayu langsung memberi tatapan tajam, Kevin reflek memundurkan kepalanya "Santai aja dong ngeliatnya guekan jadi takut"


Bayu kembali melihat kearah Bintang, Kevin mengelus dada lega


Bayu : "Ngapain lo nanya kayak gitu?"


Kevin : "Ya gue penasaran aja, sebenarnya gue mau nanya langsung sama Bintang waktu gue mau nganterin dia pulang, tapi dia minta dianterin sama lo"


Bayu berfikir sejenak "Sorry Vin, menurut gue belom saatnya lo tau"


Bagas : "Bay apa salahnya sih kasih tau dia, diakan temen kita juga" katanya menepuk pundak Bayu


Bayu menggeleng "Sorry tapi gue ngak bisa" beranjak dari tempat duduknya dan pergi


Kevin : "Emang ada masalahnya besar ya? Sampe-sampe Bayu ngak bisa cerita?"


Bagas mengangguk "Gue bisa aja sih cerita sama lo, tapi gue ngak punya hak sorry ya Vin" sambil tersenyum


Kevin : "Oke gue ngerti" mengangguk dan menghela nafas panjang


"Anak-anak ayo kumpul semua disini" panggil Pak Panji menggunakan toak. Semua murid beranjak dari tempat masing-masing lalu mendekat dan berkumpul. Pak Panji mulai pidato mnyebutkan acara apa saja yang akan di laksanakan dan game apa saja yang dimainkan selama Camping.


Like dan komennya kakak


Makasih🙏😊

__ADS_1


__ADS_2