Cewek Tomboy Pujaan Hati

Cewek Tomboy Pujaan Hati
28


__ADS_3

Karna urusan guru belum selesai jadi semua murid di pulangkan dan melanjutkan pelajaran di rumah.


Kevin : "Bintang!!!" teriaknya berlari ke arah Bintang, yang di panggil menoleh


Bintang : "Kenapa?"


Kevin : "Gue mau nanya seseuatu sama lo"


Bintang : "Nanya apa?"


Kevin : "Sambil jalan" Bintang mengangguk "Gue mau nanya...."


Bintang : "Anak - anak" potongnya, Kevin menggaruk tengkuknya dan mengangguk "Anak - anak itu temen - temen gue dari SMP cuma sekarang beda SMA tapi tetep sering ketemu, emangnya kenapa?"


Kevin : "Nggak papa sih, cuma mau pengen tau aja" jawabnya di angguki Bintang


Bintang : "Mau ikut nggak?"


Kevin : "Kemana?"


Bintang : "Ketemu anak - anak, sekalian gue kenalin"


Kevin : "Emangnya boleh?"


Bintang : "Boleh dong kan gue yang ngajak"


Kevin : "Yaudah iya" Bintang mengangguk


Mereka berjalan bersama menuju parkiran.


Kevin merasa ada yang aneh ntah mengapa akhir - akhir ini sikap Bintang padanya sedikit berbeda dari sebelum nya. Ia merasa sepertinya Bintang mulai menerimanya ya mungkin hanya sebatas teman. Tapi baginya itu tidak masalah dan membuatnya bahagia, ia akan berjuang untuk mendapatkan hati Bintang dan akan membahagiakannya.


Bintang pun sekarang sudah mulai menerima Kevin tapi ia enggan untuk membuka hati karna dirinya masih trauma akan kejadian dua tahun yang lalu. Walaupun ia tau Kevin tidak akan menjadikannya barang taruhan tapi yang ia takutkan jika kembali merasakan sakit hati.

__ADS_1


Di parkiran ia bertemu dengan sahabatnya dan seperti biasa jika semua belum berkumpul mereka tidak akan pulang kecuali pulang duluan karna ada urusan. Jadi walaupun mereka keluar kelas tidak bersama tapi mereka tetap bertemu di parkiran dan keluar dari sekolah bersamaan.


Bintang : "Hmm...gue mau ke markas ketemu anak - anak, kalian mau ikut, sekalian gue mau kenalin Kevin, dan ngomongin masalah Danu" ucapnya


Semua saling tatap kemudian mengangguk


Bayu : "Yaudah kita ikut"


Karna Crystal tidak membawa mobil jadi ia satu motor dengan Bagas


"Akhirnya gue bisa boncengan sama bidadari pujaan hati gue" ucapnya bersyukur sambil menadahkan tangannya seperti orang yang berdoa.


Semua tertawa kecuali Crystal yang tawanya karna malu, pipinya mulai merona "Cieee.....yang satu motor" mereka berseru bersamaan membuat pipi Crystal semakin merona dan tersenyum simpul, semua tertawa.


Tiga motor ninja besar beda warna itu sudah terparkir di depan rumah kosong bisa di sebut markas.


Biasanya marka itu lebih dominan warna hitam atau abu - abu tua, usang, tidak terawat, seram dan sebagainya.


Tapi berbeda dengan markas yang satu ini, lebih berwarna ya meskipun tidak seperti kamar Bintang. Markas ini lebih terawat, bersih, dan tertata rapi, pada dinding terdapat beberapa grafiti.


Saat memasuki gedung tua itu Kevin hanya melongo melihat inci demi inci dari tempat itu. Mulai dari dinding sampai ke foto - foto.


Ada satu foto yang menarik perhatiannya yaitu foto yang di bingkai dengan ukuran sedang, foto semua anggota seperti formasi lengkap.


Kevin tersenyum bahkan tertawa pelan setiap melihat foto demi foto. Foto - foto tersebut memperlihatkan kekonyolan, kejailan, dan kebersamaan mereka. Ia juga melihat foto Bintang yang tertawa lepas saat bersama para sahabatnya. Bintang terlihat sangat bahagia. Mereka semua seperti memiliki kepribadian ganda.


Bima, Pandu, Dev, Alka, Caka, Baim dan Raka daftar list nama teman Bintang dari SMP yang ada di sana sekarang.


Bintang mengajak Kevin duduk di salah satu sofa yang kosong. Di sana sudah ada Bima, Pandu, Dev, dan Alka yang sedang memakan cemilan yang di bawa oleh Crystal. Sedangkan Caka, Baim dan Raka mengajak Bayu, Bagas, Tania dan Crystal untuk mencoret dinding, karna mereka sudah lama tidak melakukannya.


"Hai Nanda, apa kabar lo?" sapa salah satu temannya yang bernama Bima


Kevin : "Nanda?" Bintang menoleh

__ADS_1


Bintang : "Itu panggilan gue waktu SMP" Kevin mengangguk "Baik, lo sendiri?" balik tanya pada Bima


Bima : "Kapan gue pernah sakit" jawabnya Bintang melengos "Udah lama lo nggak kesini, udah nggak ingat kita lo" memasang wajah sedih


Bintang : "Sok sedih lo, gue sibuk, banyak banget masalah yang datang akhir - akhir ini, pusing gue" yang ada di sana mengangguk "Yang lain mana kok sepi?"


Bima : "Biasalah ada urusan ntar juga ke sini"


Bintang mengangguk


Dev : "Nan siapa?" menunjuk Kevin pakai dagunya


Bintang : "Oh ya lupa, ini Kevin yang gue ceritain kemarin"


Pandu : "Yang di serang sama Danu?"


Bintang : "Iya, Vin kenalin ini Bima, Pandu, Dev, dan Alka mereka temen gue dari SMP" ucapnya, mereka pun saling bersalaman dan menyebutkan nama masing - masing serta tersenyum ramah "Kalo yang itu namanya Caka, Baim, sama Raka ntar lo kenalan deh" sambil menunjuk ke mereka yang asik mencoret dinding bersama yang lainnya.


Setelah berkenalan semua duduk dan saling menanyakan kabar serta berbincang - bincang dari yang tidak penting sampai ke hal yang lebih tidak penting di selangi dengan candaan dan tertawa bersama.


Kevin hanya diam dan sesekali ikut tertawa karna ia belum begitu akrab.


Bintang : "Ekhem..." mencari perthatian untuk mengatakan tujuannya datang ke sini "Sebenarnya gue ke sini mau bicaraain soal Danu" semua terdiam mendengar perkataan Bintang


Baim : "Ck, nggak abis pikir gue sama tu anak selalu aja cari masalah" menggelengkan kepalanya


Raka : "Emang dia ngapain lagi?"


Bintang : "Yang pertama dia nyuruh orang buat nyakitin Crystal, yang kedua dia ngeroyok Kevin" sambil melirik Kevin


Caka : "Dia tau Kevin dari mana?"


Pandu : "Bukan Danu namanya kalo ngak tau"

__ADS_1


Semua mengangguk mengerti


__ADS_2