Cewek Tomboy Pujaan Hati

Cewek Tomboy Pujaan Hati
21


__ADS_3

Paginya Bintang bangun lebih awal, selesai mandi ia bergegas turun menuju meja makan dan mengambil piring mengisinya dengan nasi goreng dan segelas susu coklat lalu membawanya ke kamar Azka. Tapi bukan untuk Azka melainkan untuk Kevin.


Tok....tok....tok....


"Masuk" ucap dari balik pintu dengan suara khas bangun tidur


"Ngak bisa di buka!!!! di kunci ini!!!..." teriak Bintang


Ceklek


Azka : "Lupa gue kalo di kunci" ucapnya plus cengiran


Bintang : "Dasar pikun" sambil berjalan masuk dan meletakkan nasi goreng dan susu coklat di atas nakas milik Azka "Tumben - tumbenan lo ngunci pintu?" menyipitkan matanya "Jangan - jangan lo mau macem - macem lagi" tuduhnya sambil menggoda sang kakak


Azka : "Enak aja, lo kira cowok apaan hah? Gue masih suka melon ya"


Bintang : "Siapa tau aja lo jadi pindah suka jeruk" ledeknya


Pletak...saru jitakan mendarat di jidah mukus Bintang "Aaww...!!! sakit tau, kasar banget sih jadi cowok, pantesan aja jomblo" sambil mengusap - ngusap jidatnya


Azka : "Emang nya lo punya pacar? Ngatain orang jombol" ucapnya membuat Bintang terdiam


Bintang : "Seenggaknya gue ngak kasar, udah sana mandi cepet, gue ngak mau telat ya"


Azka berjalan menuju kamar mandi, saat menlewati Bintang ide jailnya muncul, ia menarik kepala Bintang mengarahkan dan menempelkan muka Bintang ke ketek nya.


Bintang berontak "aaaaa!!!....bau bang" teriaknya sambil memukul - mukul tubuh Azka sampai terlepas, Azka tertawa puas sambil berjalan meunuju kamar mandi karna berhasil menjaili sang adik.


Kevin yang sedari tadi sudah bangun hanya menyaksikan dan ikut tertawa melihat kelakuan dua saudara itu.


Setelah merapikan rambutnya Bintang duduk di pinggir kasur sambil menatap Kevin.


Bintang : "Gimana keadaan lo?" tanyanya sambil membatu Kevin untuk duduk


Kevin : "Udah mendingan, nyerinya juga udah mendingan" ujarnya tersenyum Bintang mengangguk


Bintang : "Lo ngak usah sekolah dulu ya istirahat aja, ntar gue izinin" Kevin mengangguk "Tuh gue bawa sarapan di makan ya" Bintang berdiri hendak pergi tapi tangan besar menahannya ia menoleh "Kenapa?"


Kevin : "Suapi" merenger manja, Bintang menggidik geli sambil melepaskan tangannya


Bintang : "Ngak ada tadi katanya nyeri lo udah ilang, jadi lo bisa makan sendiri, gue pergi dulu" tanpa menerima jawaban Bintang langsung keluar kamar


Kevin : "Tau gitu gue bilang aja masih nyeri biar lo suapin gue" gumamnya seraya mengambil makanan dan melahapnya


Bintang berjalan menuju meja makan untuk sarapan dan seperti biasa ia menyapa orang tuanya


Bintang : "Pagi Ayah, Bunda"sapanya mendapat senyuman "Kapan lo datang Bay?" tanyanya melihat Bayu yang sudah duduk dan makan


Bayu : "Baru aja kok" Bintang mengangguk "Oh ya gimana keadaan Kevin?" seraya memasukkan nasi ke dalam mulutnya


Bintang : "Katanya udah mendingan, udah ngak nyeri lagi, tapi gue suruh dia istirahat aja ngak usah sekolah" ucapnya menyendokkan nasi goreng dan memakannya, Bayu mengangguk


Azka : "Perhatian banget lo sama dia?" godanya ikut duduk, Bintang tak mengubri perkataan Azka.


Selesai makan ia pamit dan pergi ke sekolah bersama Bayu


****

__ADS_1


Bela istirahat pertama telah berbunyi, Bintang dan sahabat - sahabatnya berada ke kantin. Mereka sudah mengetahui kecelakaan yang menimpa Kevin.


Bagas : "Kok bisa sih Danu tau tentang Kevin?"


Tania : "Bukan Danu namanya yang ngak tau tentang Bintang termasuk Kevin"


Bayu : "Trus gimana caranya Kevin bisa ketemu sama Danu?"


Bintang : "Gue ngak tau, katanya dia nyegat Kevin di jalan, trus dia nanya hubungan gue sama Kevin apa, untung aja Kevin bilang temen, kalo tu anak ngaku - ngaku jadi pacr gue, abis tu anak" jelasnya


Bagas : "Kalian pacaran?" Bintang menoleh


Bintang : "Ya ngak lah ngaco lo, kalian tau sendiri kan Kevin gimana?" semua mengangguk


Bayu : "Trus gimana caranya kita jauhin Danu dari Kevin?"


Bintang : "Gue juga nggak tahu, gue bingung" Bagas : "Nggak mungkin kan kita ngejauhin Kevin?" semua mengangguk


Tania : "Lo udah cerita sama Kevin soal Danu?" Bintang menggeleng


Bintang : "Oh ya Crystal mana?" sadar satu sahabatnya tidak ada


Tania : "Dia keluar kota, katanya ada acaran nikahan git, besok baru balik" jelasnya Bintang menggangguk


Bintang : "Kemarin gue ketemu Aril sama cewek di mall"


Bagas : "Serius lo?" Bintang mengangguk "Ada yang gak beres sama tuh anak, terus kenapa lu nggak foto?"


Bintang : "Gue juga mikirnya gitu, tapi waktu gue mau foto, dia udah hilang entah kemana" Bagas : "Kita harus selidiki tu anak, gue nggak mau Crystal kenapa napa" semua mengangguk


Tania : "Sabar ya Bi...masalah lo, masalah kita juga, dan kita selesain masalahnya sama - sama” memeluk Bintang sambil mengusap punggung Bintang memberi ketenangan


Bayu : "Tania bener masalah lo masalah kita, kita selesain sama - sama, udah kelas yuk, ntar pulang sekolah kita ke rumah lo jenguk Kevin" ucapnya


Semua berdiri dan berjalan menuju kelas melaksana kan proses belajar mengajar


****


Kegiatan sekolah telah usai semua murid pulang ke rumah masing-masing. Sesuai kesepakatan di kantin tadi Bintang, Tania, Bayu dan Bagas menjenguk kKevin di rumah Bintang.


Dikarenakan Crystal tidak sekolah jadi bayu dengan bintang satu motor dan Tania dengan bagas menggunakan satu motor. Motor memasuki pekarangan rumah Bintang


"Assalamualaikum" salam mereka bersamaan sambil bergantian mengalami Ajeng


Bunda : "Waalaikumsalam, eh ada teman-temannya Bintang" tersenyum ramah "udah lama nggak main ke sini" semua tersenyum


Bagas : "Maaf Bunda baru bisa sekarang soalnya banyak tugas"


Bunda : "Oh ya udah gak papa, ayo duduk" persilahkan


Tania : "Kita ke sini mau jenguk Kevin Bun, Kevin nya mana?"


Bunda : "Kevin di kamarnya Azka, dia mau istirahat katany, oh ya Bintang kamu bawain ini ya dia belum makan" sambil menyerahkan nampan berisi piring makan dan minum Bintang mengangguk mengambil nampan tersebut.


Ceklek.....


mereka masuk satu persatu Bagas, Bayu dan Tania duduk di sofa sedangkan Bintang meletakkan nampan yang dibawanya ke atas nakas

__ADS_1


Kevin : "Kalian kok ke sini?" ucapnya beranjak dari kasur


Bintang : "Mau kemana lo?"


Kevin : "Duduk di sofa"


Bintang : "Udah duduk di situ aja" Kevin kembali duduk di atas kasur


Bagas : "Kita ke sini mau jenguk lo, lo kan teman kita" ucapnya semua mengangguk Kevin : "Makasih ya kalian udah jenguk gue ucapnya tersenyum


Tania : "Iya sama-sama kita kan teman, oh ya gimana sekarang keadaan lo?"


Kevin : "Jauh lebih baik, gue juga udah bisa jalan kok"


Bintang : "Tuh gue bawain makana, kata Bunda lo belom makan" ucapnya daftar


Kevin : "Cieeee perhatian banget sama gue" godaannya menaik turunkan alis wajah Bintang memerah tapi ditutup dengan wajah datar


Bintang : "Jangan gr lo, gue kayak gini supaya lo cepet sembu, terus pergi dari rumah gue, lo pikir rumah gue rumah sakit apa?" katanya ketus


Kevin : "Pedes banget tuh mulut


Bintang : "Bodo amat" berdiri berjalan menuju pintu "Gue mau ganti baju dulu" pamit nya yang lain mengangguk


Bayu : "Udah nggak usah ditanggepin Bintang emang gitu orangnya, judes tapi sebenarnya dia baik kok


Tania : "Iya buktinya aja dia perhatian sama lo, meskipun sikapnya kurang manis


Kevin : "Kenapa gue bisa suka sama cewek kayak gitu?" gumamnya menghela nafas


Bagas : "Ya itu tantangan buat lo buat dapetin dia, oh ya kok lo bisa sih ketemu sama Danu? gimana ceritanya?"


Kevin : "Hmm...kemarin gue lagi jalan - jalan aja cari makan ke cafe, trus pulangnya gue di cegat sama segerombolan orang, gue juga ngak kenal mereka siapa, trus dia nanya hubungan gue sama Bintang, gue jawab aja temennya, tapi dia ngak percaya trus gue di gebukin. Awalnya gue ngelawan karna mereka banyak jadi gue kuwalahan, ngak lama kemudian Bintang dateng nendang perut salah satu tu cowok, gue di bawa ke mobil sama bang Azka tapi Bintang ngobrol dulu sama cowok itu gue juga ngak tau mereka ngobrolin apa? Trus gue ngak tau lagi" jelasnya panjang kali lebar


Semua mengangguk paham, Bagas mengepalkan tangan rahangnya mengeras mendengas penjelasan Kevin


Bagas : "Danu udah keterlaluan, ini ngak bisa di biarin, Kevin ngak salah" emosinya meluap ia ingin keluar tapi Bayu mencegahnya


Bayu : "Lo mau ke mana?"


Bagas : "Nemuin Danu, gue mau bikin perhitungan"


Bayu : "Jangan gegabah lo, kita tunggu Bintang dulu" ucanya berusaha tenang padahal ia juga emosi


Tania : "Gas lo duduk dulu, tenangin diri lo, kita tunggu Bintang"


Bagas menuruti


Vote, Like, dan Komennya ya kak


Kritik dan sarannya juga ya


Selamat membaca 🙂


Semoga suka😊


Terima kasih🙏

__ADS_1


__ADS_2