
Happy Reading
*****
Kevin terdiam saat mereka membahas Danu, ia memang cemburu tapi tidak di tampakkan di depan Bintang. Ia juga tidak ingin menambah beban fikiran Bintang jika ia marah karna cemburu.
Bintang menoleh pada Kevin, ia sebenarnya tau jika Kevin cemburu walaupun selalu di sembunyikan oleh Kevin.
Tania : "Emangnya dia ngapain lagi?" tanyanya kesal karna dari tadi Bintang hanya diam.
Bintang menarik nafas kemudian mengubah posisi duduknya, dengan menaikkan kedua kakinya ke atas sofa, dan posisi badan membelakangi bahu Kevin. Kemudian menyenderkan badannya di bahu besar Kevin sambil menatap langit.
Bintang : "Gue juga belum tau dia mau ngapain? Tapi gue yakin dia lagi ngerencanain sesuatu, dan gue takut sesuatu buruk terjadi, apalagi sama orang - orang yang gue sayang" menjeda perkataannya dan menghela nafas "Gue udah nggak sanggup, gue nggak sangup kalo harus ngeliat orang yang gue sayang terluka, rasanya sakit banget" jelasnya berusaha tenang dan tidak menangis "Gue nggak tenang kalo dia masih ada di sini" sahabat dan kekasihnya itu sangat paham dengan keadaan dan suasana hati Bintang "Gue pusing, gue nggak tau harus ngapain? Harus berbuat apa? Gue nggak guna, gue selalu buat kalian dalam masalah, nggak seharusnya gue ngelibatin kalian dalam masalah gue" ucapnya mengeluarkan semua uneg - unegnya
Bagas : "Lo ngomong apasih Bi? Kita semua sahabat lo, kita akan selalu sama - sama ngadepin masalah sebesar apa pun" ucapnya tersulut emosi
Bayu : "Gas lo tenang dulu, tahan emosi lo"
Crystal : "Iya kamu tenang dulu, jangan marahin Bintang kayak gitu" Bagas berusaha mendinginkan darahnya yang sempat mendidih
Bayu : "Nan, yang di bilang Bagas itu bener, kita semua sahabat lo, bahkan kita udah kayak saudara, masalah lo masalah kita juga, kita hadapin masalahnya sama - sama sebesar apa pun" ucapnya sedikit tenang
Bintang mengubah posisi duduknya ke semula dan menatap sahabatnya satu persatu yang juga menatapnya. Kevin menggenggam tangan Bintang.
Kevin : "Bintang, mungkin kita baru ketemu, dan gue nggak tau masalah lo sama Danu yang sebenarnya apa, tapi gue akan selalu ada buat lo, akan selalu bantuin lo dalam hadapin semua masalah lo, lo nggak sendiri ada gue, Bagas, Bayu, Crystal, dan Tania, kita semua ada buat lo" ucapnya menenangkan Bintang
Tania beranjak dari tempat duduknya dan duduk di samping Bintang langsung memeluknya sambil menangis
Tania : "Lo sendiri yang bilang kalo kita bukan temen....tapi kita adalah saudara, dan masalah saudara harus di hadapin sama - sama ya kan?" ucapnya, Bintang terkekeh
Bintang : "Kok lo nganis sih, dasar cengeng" ejeknya sambil mengusap air mata yang mengalir di pipi Tania "Makasih ya saudara - saudara gue" sambil tersenyum "Gue bahagia banget punya sahabat sekaligus saudara kayak kalian"
__ADS_1
Crystal : "Vin geser dong, gue kan juga mau peluk Bintang" Kevin langsung berseger dan ia duduk di samping Bintang langsung memeluknya
Bintang : "Udah ah, gerah gue" melepaskan pelukannya
Tania : "Hmm....di peluk kita aja kegerahan, kalo Kevin keenakkan" cibirnya lalu kembali ke duduk semula begitu juga dengan Crystal
Bintang : "Apaansih lo, sok ngambek"
Bagas : "Inget ya Bi, gue nggak mau denger lo ngomong kayak tadi lagi, apaan ngomong kayak gitu"peringatnya
Bintang : "Siap" memberi hormat
Semua tertawa
Bintang menoleh pada Kevin yang tidak ikut tertawa.
Bintang : "Lo cemburu sama Danu?" Kevin menoleh
Kevin : "Nggak ada pacar yang nggak cemburu kalo pacarnya mikirin cowok lain, tapi gue ngerti kok lo mikirin Danu bukan karna suka sama dia"
Kevin mengangguk dan mencium pipi Bintang sekilas, yang dicium wajahnya langsung memerah
Bagas : "Ekheemm, ada orang kali di sini" sindirnya, kemudian merangkul Crystal dan mecium pipi kekasihnya sekilas "Gue juga bisa"
Kevin : "Bay lo nggak cium Tania?" godanya
Bayu : "Nggak perlu di umbar"
Crystal : "Mereka mah lebih hot" ledeknya
"Yhaaaaa" seru Bagas dan Kevin lalu bertos ria
__ADS_1
Tania : "Apaansih" menahan pipinya yang mulai memerah, Bayu langsung mencium pipi Tania karna tidak tahan di olok - olok oleh sahabatnya. Tania tersenyum simpul
Semua kembali tertawa
****
Mereka melanjutkan pembicaraan sampai bel berbunyi menandakan jam istirahat selesai. Mereka kembali ke kelas untuk melanjutkan pelajaran hingga selesai.
Tiga pasang kekasih itu sekarang berjalan beriringan di lorong koridor sekolah menuju parkiran karna pelajaran telah usai.
Crystal : "Eh, gimana kalo kita jalan - jalan, udah lama nih kita nggak jalan" ucapnya saat sampai di depan tiga motor gede yang tersusun rapi
Tania : "Iya bener, bosen tau kalo di rumah terus, kamu mau kan yank?" tanyanya bergelayut di tangan Bayu
Bayu : "Aku sih ikut aja"
Crystal : "Kamu mau ikut kan?"
Bagas : "Tentunya, apasih yang nggak untuk princes ku ini" mencolek dagu kekasihnya itu Crystal tersenyum simpul
Crystal : "Kalo kalian gimana?" tanyanya pada Bintang dan Kevin, keduanya saling tatap
Kevin : "Kalo gue sih asal Bintang ikut, gue juga ikut" jawabnya merangkul Bintang
Bintang berfikir sejenak dan menatap sahabatnya satu persatu yang memasang wajah berharap, Ia menghela nafas beratnya.
Bintang : "Gue nggak bisa"
"Kenapa?" seru mereka bersamaan
Kevin : "Kenapa Bi?"
__ADS_1
Bintang : "Nggak bisa nolak maksudnya" jawabnya cengengesan
Kevin : "Nakal banget sih" mencubit hidung Bintang dengan gemas, Sahabatnya bertos ria