CINTA Itu KAMU !

CINTA Itu KAMU !
* Aleena Versus Raya *


__ADS_3

Lian masih duduk di balkon kamarnya, Lian memandang langit malam ini. Seharusnya saat ini Lian bersama Aleena di Jepang. Ada rasa bersalah terhadap Aleena, Lian sama sekali tidak memberikan kabar atau sekedar minta maaf kepada Aleena.


Apa memang Lian tidak di takdirkan bersama Aleena?. Sejujurnya Lian sangat menyayangi Aleena, namun Raya selalu ada dalam pikiran Lian.


"Honey ,,, " Seru Raya mendekati Lian dan duduk di hadapan Lian. Lian tersenyum menatap Raya.


"Kamu mau pergi kemana?" Tanya Raya.


Raya melihat Travel bag milik Lian dan Paspor Lian.


"Hmmm ,,, Harusnya Aku sudah berada Jepang bersama Aleena" Ucap Lian jujur.


sengaja Lian mengatakan yang sebenarnya ke pada Raya.


"Are you sure?" Ucap Raya terkejut.


"Yup, Aku pernah berjanji akan membawa Aleena Traveling ketempat-tempat yang natural" Ucap Lian.


"Lalu kenapa kamu gak pergi?" Ucap Raya dengan wajah cemburu.


"Mana mungkin Aku membiarkan kamu seperti ini sendirian" Jawab Lian tenang.


"Aku bingung, kemana lagi Aku harus berlindung. Aku hanya punya kamu" Ucap Raya.


"I know, makanya Aku lebih milih stay di sini" Jawab Lian.


"Thanks Honey, Kamu memang gak bisa lepas dari Aku. Dan Aku tau kamu sangat mencintai Aku" Ucap Raya.


"Maybe" Jawab Lian.


Raya menatap Lian, karena mendengar ucapan dari Lian.


"Sebenarnya kamu mencintai Aleena?" Tanya Raya.


"Entahlah, Rasa yang Aku punya untuk Aleena itu apa?"


"Please jujur sama Aku" Ucap Raya memaksa.


"Aku sendiri gak tau? Buat Aku Aleena Peri di hati Aku. Dia yang merubah Aku jadi Lian yang Sekarang" Ucap Lian.


"Lalu Aku apa?" Ucap Raya ketus.


"Kamu Cinta pertama Aku, Kamu Wanita yang pertama mengisi hati Aku" Jawab Lian.


"Tapi posisi Aleena jauh lebih istimewa dari Aku" Ucap Raya.


"Raya please, kamu sudah terikat sama Justin" Ucap Lian.


"Demi kamu Aku pergi dari Justin, agar kita bisa bersama" Ucap Raya.


"I know, makanya Aku pilih di sini" Ucap Lian.


"Kita harus segera pergi dari sini, Aku takut Justin akan mencari kita" Ucap Raya


Lian menarik nafas, Lalu mengusap pipi Raya.


"Aku lagi mencari cara agar kita bisa pergi bersama" Ucap Lian.

__ADS_1


"Kita mau kemana?" Tanya Raya.


"Belum tau, yang pasti Aku akan minta bantuan Papa. Agar Aku tetap bekerja di salah satu perusahaan Papa yang jauh dari Jakarta" Ucap Lian.


"Really?" Ucap Raya meyakinkan.


"Yes, kamu tenang dulu. Besok pagi Aku akan coba hubungi Papa" Ucap Lian.


"Kenapa harus besok, lebih cepat lebih baik" Ucap Raya.


"Heeiii, kamu lupa. Papa Aku berada dimana?" Tanya Lian.


"My God, Aku lupa" Seru Raya lalu tersenyum.


"Aku janji akan segera hubungi Papa, semoga aja Papa bisa bantu Aku" Ucap Lian penuh harap.


"Thank you so much Honey" Ucap Raya lalu memeluk Lian.


Lian menatap wajah Raya begitu bahagia, mungkin tempat ternyaman Raya berada di sisi Lain.


Lian semakin yakin akan memperjuangkan Raya, dan hidup bersama Raya. Raya memang cinta sejati Lian, Lian akan menjaga Raya.


"Raya, kalo Aleena sudah kembali. Ijinkan Aku untuk bertemu Aleena, Aku ingin meminta maaf pada Aleena" Ucap Lian.


"Aku ikut, Aku gak akan biarkan kamu berlama-lama bersama Aleena. I'm jealous" Ucap Raya dengan wajah tidak suka.


"Please kali ini dengarkan keinginan Aku, Aku gak akan pergi dari kamu. Kita akan hidup bersama. kamu jangan kawatir " Ucap Lian.


"Sekarang Aleena dimana?" Tanya Raya.


"Entahlah, Diaz membawa pergi Aleena. Diaz gak kasih tau dimana mereka berada" Ucap Lian.


Lian diam tidak bereaksi dengan ucapan Raya.


"Honey i'm so bored" Ucap Raya.


Mendengar ucapan Raya, Lian teringat Taman Langit. Mungkin kali ini Lian akan membawa Raya pergi ke sana.


Lian ingin tau reaksi Raya jika di bawa ke tempat seperti itu, karena sangat bertolak belakang dengan sifat Raya yang cenderung lebih Glamor. Raya dan Aleena memang Dua orang yang berbeda.


Namun mereka memiliki nilai tersendiri di hati Lian.


"Ok, We have to go" Seru Lian.


"Where?" Tanya Raya penasaran.


"Nanti juga kamu tau!" Jawab Lian.


Lian mengulurkan tangannya ke arah Raya, Raya meraih tangan Lian. Lian menggenggam tangan Raya lalu melangkah keluar.


...***...


@Taman Langit.


Raya terkejut melihat di sekelilingnya hanya ada hamparan bukit yang luas dan suasana yang begitu sepi hanya ada suara jangkrik dan hewan malam.


Terlihat Raya sangat tidak nyaman berada di Taman Langit. Sesekali Raya menggaruk tangan dan kaki nya karena terkena gesekan rumput.

__ADS_1


"Kenapa kamu gak suka tempat ini?" Tanya Lian sambil tersenyum.


"Yup, Kamu harusnya tau. Aku gak suka tempat seperti ini" Ucap Raya sambil cemberut.


"Tapi Aku suka, di sini jauh lebih tenang. Sambil menatap langit dan ribuan bintang" Jawab Lian.


"Kita memang bertolak belakang dalam hal ini" Ucap Raya.


"Mulai hari ini kamu harus beradaptasi dengan semua hal yang Aku suka. Selama ini Aku selalu mengikuti hal yang kamu suka. Karena sebentar lagi kita akan hidup bersama. Menikah yang pasti" Ucap Lian.


"What?" Seru Raya terkejut.


"Adil kan? Hidup bersama itu harus saling melengkapi satu sama lain. Apa salahnya kamu mencoba hal-hal yang Aku suka" Ucap Lian.


"Tapi gak harus di tempat kaya gini" Ucap Raya dengan nada suara yang tidak suka.


"Kamu pikir Aku nyaman berada di tempat yang kamu suka, kaya Club 'atau sejenisnya. Tapi Aku berusaha beradaptasi dan membuat kamu senang" Ucap Lian.


Raya diam hanya bisa menatap wajah Lian.


"Mau tau cara menikmati tempat ini?" Tanya Lian.


Raya hanya mengangguk pelan.


"Ikuti Aku yah" Ucap Lian.


"Pejamkan mata kamu, Hirup udara segar di sini lalu keluarkan pelan-pelan" Ucap Lian.


Raya melihat apa yang Lian lakukan, Raya berusaha mengikuti apa yang Lian lakukan.


Lian benar udara di sini masih sangat segar dan bersih, di jakarta sudah tidak ada tempat dan udara semacam ini.


"Gimana?" Tanya Lian.


"Lumayan Relax" Jawab Raya.


"Aku harap kamu, bisa menikmati tempat ini. Sama seperti Aleena dan Diaz. Meraka sangat suka Aku ajak ke sini" Ucap Lian.


"Kenapa harus bawa nama Aleena" Ucap Raya dalam hati.


"Kamu udah pernah ajak Aleena ke tempat ini?" Tanya Raya.


"Yup, Aleena orang pertama yang Aku bawa ke sini" Jawab Lian tenang.


"Why? kenapa harus Aleena yang pertama kali kamu ajak ke sini?" Raya cemburu.


"Kamu tau jawabannya" Ucap Lian.


"Tapi ,,," Ucap Raya.


"Udah Yah, Aku mau berubah. Kamu harus bisa beradaptasi" Ucap Lian.


Lian menatap ke arah langit, Ribuan bintang mulai terlihat. Lian mencari Aleena's Star, cukup lama Lian menatap langit. Hanya untuk mencari Aleena's Star.


Namun Aleena's Star tidak menunjukkan wujudnya. Lian tau jawabannya, karena Aleena tidak berada di sini.


Aleena berada di tempat lain, meski Meraka berada di bawah langit yang sama. Namun Aleena's Star hanya akan muncul di sini.

__ADS_1


Taman Langit.


__ADS_2