CINTA Itu KAMU !

CINTA Itu KAMU !
* Back to Bali *


__ADS_3

@Bandara Soekarno - Harta - Jakarta.


"Diaz ,,, " Seru Aleena sambil menghentikan langkahnya.


"Kenapa?" Tanya Diaz menatap Aleena.


"Kita pergi ketempat lain,,," Ucap Aleena.


"Maksudnya?" Diaz bingung.


"Aku gak mungkin kembali ke rumah dalam waktu dekat. Aku gak mau Mama tau hal ini, Mama tau Aku akan pergi selama dua sampai tiga Minggu. Aku menjaga nama Lian" Jelas Aleena.


"Aleena, Dia masih saja memikirkan nama baik Lian di mata orang tuanya" Ucap Diaz dalam hati.


"Oke, Where do you go?" Tanya Diaz.


"Aku gak ada ide " Ucap Aleena.


"Tempat seperti apa yang kamu bayangkan saat ini?" Tanya Diaz.


"Mmmm ,,, Aku gak tau" Ucap Aleena.


"I Know ,,," Seru Diaz lalu meraih tangan Aleena dan menggandengnya.


Aleena mengikuti langkah Diaz untuk kembali memesan tiket pesawat. Diaz akan membawa Aleena kembali ke Bali.


Aleena butuh tempat yang tenang, Diaz akan mengajak Aleena kembali ke Ayana Resort and Spa.


"Kita kemana?" Tanya Aleena.


"Bali ,,," Jawab Diaz singkat.


"Really?" Seru Aleena.


"Yup, Aku harap kamu suka" Ucap Diaz.


"Thank you so much Diaz" Ucap Aleena lalu memeluk Diaz. Diaz membalas pelukan Aleena.


Aleena sangat gembira karena Diaz akan membawanya kembali ke Bali, pantai memang tempat yang sesuai untuk menenangkan suasana hati Aleena.


Sesaat lagi pesawat keberatan Bali akan segera take off. Diaz dan Aleena melangkah menuju pesawat.


Sampai di dalam pesawat, Aleena duduk lalu menatap wajah Diaz.


"Diaz, thanks for all. Kamu berusaha keras untuk selalu menghibur Aku dan menemani Aku di saat seperti ini" Ucap Aleena tulus.


"Just for you" Jawab Diaz.


Aleena terharu mendengar ucapan Diaz. Diaz sangat tulus terhadapnya, andai rasa yang Aleena miliki untuk Diaz mungkin saat ini mereka sudah terikat dalam satu komitmen.


Aleena belum yakin dengan perasaannya untuk Diaz. Yang Aleena tau berada di dekat Diaz sangat nyaman sama seperti berada di samping Lian.


Rasa cinta Aleena teramat dalam untuk Lian, semakin Aleena mencoba melepaskan dan merelakan Lian semakin sulit dan sakit.


Aleena berjanji ingin Lian bahagia, mungkin dengan cara melihat Lian dan Raya bersatu seperti dulu.


kebahagiaan Lian hanyalah Raya, Aleena akan mencoba berbesar hati dengan hubungan Lian dan Raya.


"Melihat orang yang kita cintai bahagia, itupun salah satu kebahagiaan untuk kita" Ucap Aleena dalam hati lalu tersenyum.


"Heeiii, kamu kenapa?" Tanya Diaz agak aneh melihat Aleena tersenyum.

__ADS_1


"I'm Fine" Jawab Aleena tersenyum.


"Kamu harus bahagia Aleena, semua yang udah kamu lakukan selama ini untuk Lian sudah membuat kamu terluka" Ucap Diaz dalam hati.


"Apapun caranya Aku akan selalu ada dan akan selalu membuat kamu bahagia " Janji Diaz dalam hati.


@ Ayana Resort and Spa - Bali.


Tiba di kamar, Aleena meletakkan Travel bag nya di dekat meja lampu tidur. Diaz mendekati Aleena yang sedang melepaskan Sweater Pink yang di kenakan Aleena.


"Al , Kita ke Rock Bar yuk" Ajak Diaz.


"He'eh. Aku mau liat sunset juga" Seru Aleena setuju.


Diaz melihat Aleena yang begitu Excited berada di Bali, tidak seperti saat di Amsterdam.


Tiba di Rock Bar, Diaz memesan Cocktail.


"Aku juga mau Cocktail" Ucap Aleena.


"Are you sure? Bukannya kamu gak suka" Ucap Diaz terkejut.


"Sekali-kali boleh dong Aku mau coba hehe" Ucap Aleena tersenyum.


"Ok, Sekali ini aja yah" Ucap Diaz.


"He'eh" Aleena mengangguk pelan.


Tak lama Sang Waiters datang membawa Cocktail dan beberapa Snack yang Diaz pesan.


Aleena langsung meraih gelas Cocktail lalu mengarahkan gelasnya ke arah Diaz.


"Cheers ,,," Ucap Diaz.


"Lepaskan semua beban pikiran" Seru Aleena.


Diaz tersenyum mendengar ucapan Aleena.


"Are you ok ?" Tanya Diaz.


"I'm fine, Kamu tenang aja" Jawab Aleena.


Diaz sedikit terkejut melihat sikap Aleena, tidak seperti biasanya Aleena suka dengan Cocktail. Karena Aleena tidak terbiasa minum Alkohol. Aleena sangat menjaga itu, namun kali ini Aleena bersikap bukan seperti Aleena yang Diaz kenal.


"Yaz, Kamu tau Club' yang bagus di Bali?" Tanya Aleena.


"Hmmm ,,, Yup. kenapa?" Ucap Diaz.


"Besok bawa Aku kesna yah, please" Jawab Aleena.


"Oke" Jawab Diaz.


Diaz masih memperhatikan sikap Aleena yang bukan dirinya sendiri.


Aleena meneguk minumannya beberapa kali, hingga tersisa sedikit.


"Aku satu lagi boleh?" Ucap Aleena.


"Kamu yakin?" Ucap Diaz ragu.


"Yup ,,, Ada yang salah?" Tanya Aleena.

__ADS_1


"Aleena enough,,, " Seru Diaz.


"Why?" Ucap Aleena.


Diaz meraih tangan Aleena, lalu menariknya pelan. Diaz melangkah keluar Rock Bar.


Aleena mengikuti langkah Diaz, Tangan Diaz masih menggenggam tangan Aleena. Diaz melewati Ocean Beach Pool lalu menuruni anak tangga menuju pantai yang tidak begitu jauh dari Ocean Beach Pool.


"Di sini lebih aman" Ucap Diaz.


"Maksud kamu?" Tanya Aleena.


"Kalo kamu mau teriak, teriak lah. Atau kamu mau menangis. Aku akan menemani kamu di sini" Ucap Diaz.


Aleena terkejut mendengar ucapan Diaz, Diaz tau Jika Aleena ingin sekali menangis dan berteriak sekeras mungkin.


"Teriak lah jika itu bisa membuat kamu jauh lebih tenang, Atau kamu ingin menangis? Aku siap menjadi sandaran kamu" Ucap Diaz.


Aleena hanya Diam mendengar ucapan Diaz, Aleena melangkah, Lalu duduk di bibir pantai. Diaz mengikuti Aleena dan duduk di sebelah Aleena.


Lama mereka saling diam, Lalu Aleena membalikan tubuhnya menghadap ke arah Diaz. Sehingga mereka saling berpandangan.


"Kamu minta Aku untuk menangis dan berteriak. Untuk apa?" Ucap Aleena.


"Aku tau, sudah cukup lama kamu menahan tangisan kamu. Apa salahnya kamu menangis, mungkin jauh lebih lega" Ucap Diaz.


"Kamu tau? kenapa Aku bersikap seperti ini?" Tanya Aleena. Diaz tidak menjawab hanya menggelengkan kepalanya.


"Aku berusaha untuk menjadi Raya, Aku mengikuti gaya hidup Raya. Mungkin dengan cara itu Lian akan jatuh cinta sama Aku" Ucap Aleena dengan ekspresi wajah penuh sesal.


"Heeiii ,,, kamu lupa? Kamu selalu bilang sama Aku untuk gak pernah berubah. Tetap jadi diri ku sendiri. Aku gak boleh berubah hanya karena kamu. Tapi kenapa kamu seperti ini?" Ucap Diaz.


"Kamu benar, beberapa waktu lalu Aku berusaha menjadi Lian. Menjadi bayang-bayang Lian hanya untuk kamu. Memang sulit karena bukan Aku sendiri, Aku selalu ingat ucapan kamu. Untuk tetap jadi Diaz. Diaz yang kamu kenal " Diaz masih bicara.


Aleena menoleh ke arah Diaz, lalu air mata Aleena kembali terjatuh. Aleena sudah tidak bisa menahannya lagi.


Diaz memeluk Aleena sesekali mengecup kening Aleena.


"Enough, Tetaplah jadi Aleena yang Aku kenal. Aleena yang selalu ingin membuat orang yang sangat di cintainya bahagia. Jangan memaksa untuk jadi Raya. Karena kamu dan Raya jauh berbeda. Aku lebih suka Aleena yang Aku kenal, Aleena yang sangat Aku cintai dengan sifat sederhananya dan selalu ceria, selalu positif thinking" Ucap Diaz sambil mengusap kepala Aleena.


"Tetaplah menjadi Aleena yang sabar menghadapi Lian, Aleena yang selalu bisa mengendalikan Lian, Aleena yang mencintai Lian dengan tulus, Aleena yang ingin Lian bahagia" Ucap Diaz lagi.


"Aku memang bodoh, ternya Aku selemah ini. Lian cinta pertama Aku, begitu sulit untuk bisa bersama Lian. Harusnya Aku sadar Lian memang bukan untuk Aku. Namun Aku masih aja berharap lebih. Kamu benar Aku harus tetap menjadi diriku sendiri" Ucap Aleena.


"Good girl, I love you ,,," Ucap Diaz lembut.


"Aku akan tetap ingin melihat Lian bahagia bersama Raya, karena itu janji Aku" Ucap Aleena lagi.


"Aku akan selalu menemani kamu, mendengarkan semua keluhan kamu, mendengar cerita bahagia kamu. Kamu ingin Lian bahagia Aku pun ingin kamu bahagia" Ucap Diaz.


"Thanks for all, Kamu selalu ada di saat Aku seperti ini" Ucap Aleena.


"Kamu pun selalu Ada di saat Lian down, Jadi kita sama-sama saling menguatkan" Ucap Diaz.


"Tapi bagaimana kalo kamu down seperti ini? Aku harus kasih support kamu juga. Gak adil kalo kamu hanya merasakan sendiri, seperti yang kamu bilang. Kita sama-sama saling menguatkan " Ucap Aleena. Diaz mengangguk lalu tersenyum.


"Janji ,,," Seru Aleena.


"Yup ,,, i Promise " Jawab Diaz.


Mereka saling berpelukan. Diaz bahagia bisa menjadi tempat sandaran untuk Aleena. Bisa menjadi seseorang yang selalu ada untuk Aleena.

__ADS_1


__ADS_2