CINTA Itu KAMU !

CINTA Itu KAMU !
* Surprise *


__ADS_3

"Al ,,, " Seru Hany sambil berlari menghampiri Aleena yang berdiri di depan kaca jendela sambil menyandarkan dagunya dengan kedua tangannya.


"Lo kenapa? Panik banget" Aleena menatap wajah Hany yang panik.


"Lo yakin datang ke sini tanpa ada yang tau kecuali Nyokap Lo ?" Tanya Hany.


"He'eh. Kenapa?" Jawab Aleena bingung.


"Di teras rumah Gue, ada cowok datang cari Lo" Ucap Hany.


"Siapa?" Aleena bingung.


"Mana gue tau, makanya Gue tanya sama Lo" Ucap Hany.


"Orangnya kaya gimana? " Tanya Aleena penasaran.


"Cowok yang pasti ganteng trus keren , pake Motor Sport ---- " Hany mejelaskan.


"Rambut panjang?" Belum selesai Hany menjelaskan Aleena sudah menebaknya.


"Nah iya , Gondrong hehe" Jawab Hany.


"Elio ,,, dari mana Dia tau rumah Lo" Aleena terkejut.


"Doi salah satu Nominasi cowok pilihan Lo?" Tanya Hany.


"Nominasi, maksud Lo ?" Ucap Aleena cemberut.


"Gue gak salahkan, Saat ini ada tiga cowok masuk nominasi siapa yang bakal Lo pilih" Ucap Hany.


"Bahasa Lo berat, nominasi haduh ,,," Keluh Aleena.


"Yoi , lebih elegan dong hehe" Hany tertawa.


"Elio Dia emang misterius, Dia juga pernah datang ke rumah Gue. Padahal Gue gak pernah kasih tau alamat rumah Gue sama Dia. Tiba-tiba datang, dan sekarang Elio juga datang ke sini. Tau dari mana? Nyokap Gue aja gak tau alamat rumah Lo " Ucap Aleena makin bingung.


"Yaudah Lo temui dulu, biar Lo gak penasaran. Kalo kaya gini kan main tebak-tebakan jadinya " Seru Hany sambil menarik tangan Aleena agar segera menemui Elio.


Aleena melangkah menuju teras rumah Hany, Ternyata benar, yang datang itu Elio. Aleena mendekati pintu dan berdiri di depan pintu yang sudah terbuka.


Elio menoleh ke arah Aleena dan tersenyum.


"Surprise ,,, " Seru Elio lalu memeluk tubuh Aleena. Aleena terkejut dengan apa yang di lakukan Elio terhadapnya.

__ADS_1


"Lepasin El ,,, ini di rumah orang" Punya Aleena.


"I Miss you ,,, " Seru Elio lalu melepaskan pelukannya.


"Kamu tau Aku di sini dari mana?" Tanya Aleena ingin tau.


"Kamu gak perlu tau, yang pasti Aku bahagia bisa menemukan kamu" Jawab Elio tenang.


"El, Aku tanya sekali lagi. Kamu tau Aku disini dari mana?" Aleena sedikit memaksa.


"Aku udah jawab, kamu gak perlu tau" Elio masih tetap tenang sambil mengusap rambut Aleena.


"Kalo kamu gak jawab yang sebenarnya, Aku gak mau ketemu kamu lagi" Aleena mengancam.


"Oke ,,, oke Aku akan jawab, dan cerita yang sebenarnya. Tapi bukan di sini, kita bicara di luar. Gimana?" Ucap Elio.


"Baiklah, tapi Aku mau kamu jujur semuanya " Pinta Aleena.


"Yes, i promise " Jawab Elio meyakinkan Aleena.


Elio menggandeng tangan Aleena untuk menuju motor milik Elio.


Aleena sudah naik dan duduk di atas motor, Elio men-Starter Motornya lalu melaju. Elio membawa Aleena ke sebuah Cafe, yang bernama ' Waktu Langit Jogja ' di daerah Prambanan Sleman.


Aleena tidak banyak bicara, hanya diam mengikuti kemana Elio akan membawanya sore ini. Aleena terkejut ternyata Elio sudah hafal daerah Jogjakarta.


Aleena mengikuti langkah Elio yang masuk kedalam cafe. Aleena tersenyum melihat suasana dan View yang benar-benar cantik.


Natural menyatu dengan alam, Elio memilih duduk yang berhadapan langsung dengan perbukitan dari ketinggian dan bisa merasakan semilir angin yang sangat sejuk.


Aleena terkagum-kagum melihat pemandangan yang disuguhkan oleh pihak pengelola Cafe. Elio sangat tau selera Aleena yang sangat suka dengan suasana seperti ini.


Wajar jika Elio banyak tempat seperti ini, mungkin Elio bersama Club'Motor nya sering melakukan Event Touring. Dan meng Explorer tempat seperti ini.


Seorang Waiters datang membawa Minuman dan Snack yang sudah di pesan oleh Elio sebelumnya.


Aleena duduk di sebelah Elio yang langsung berhadapan dengan Pemandangan. Sebelum mereka berbicara Aleena meraih Lemon ice tea yang baru saja mendarat di meja mereka.


Aleena mulai meminumnya, lalu menghela nafas. Dan menatap wajah Elio yang juga menatap wajah Aleena.


"Kenapa? Kamu suka tempat ini?" Tanya Elio tersenyum.


"Kamu bisa aja yah, buat suasana hati Aku jadi lebih tenang dan relax. Supaya Aku gak marah sama kamu" Ucap Aleena dengan senyuman.

__ADS_1


"Apa sih yang gak Aku tau tentang kamu" Jawab Elio tenang.


"Deggg ,,, " Jantung Aleena bergetar.


Sebenarnya siapa pria yang ada di sampingnya ini, yang tau banyak hal tentang dirinya. Sampai tau keberadaannya saat ini.


"Sebenarnya kamu ini siapa? Maksud dari ucapan kamu tau banyak hal tentang Aku?" Ucap Aleena sambil menatap Elio.


"Aku Elio, kamu tau itu kan" Jawab Elio tenang.


"Yup I know, Sebenarnya apa tujuan kamu. Yang tiba-tiba hadir dalam hidupku dan menyatakan perasaan kamu sama Aku?" Ucap Aleena.


"Tujuan Aku, Kamu juga udah tau. Aku cinta sama kamu. Dan Aku mau hidup sama kamu, belum cukup itu semua?" Jawab Elio.


"Aku gak bercanda, Aku serius" Ucap Aleena.


Elio mendekati tubuh Aleena, hingga wajah mereka benar-benar dekat. Sampai hembusan nafas mereka terasa.


"Kamu pikir Aku bercanda? Aku jauh lebih serius Beautiful Girl. Sejak awal kita ketemu, rasa itu udah ada" Ucap Elio pelan dan lembut.


Elio terus menatap wajah Aleena dan kedua bola matanya. Elio benar-benar sangat mencintai Aleena. Wanita yang ada di hadapannya saat ini, yang mampu menembus angkuhnya dinding hatinya.


Yang selama ini sudah mati, Elio memang pernah berujar untuk tidak akan pernah membuka pintu hatinya untuk wanita dan cinta.


Elio lebih senang dan nyaman menjalani seperti ini, bebas tanpa ada seorang yang mendampingi dan menemani hari-harinya.


Namun ketika pertama kali melihat Aleena, entah ada keberanian yang muncul dengan sendirinya untuk menyapa Aleena.


Mungkin panah asmara sang Dewa Cinta sudah menemukan tempat yang pas untuk Elio.


"Aku cuma mau kamu tau, Aku sangat mencintai kamu Al. Ini hal yang paling indah dalam hidup Aku. Pikirkan lagi tentang perasaan Aku ini" Ucap Elio sangat lembut.


"Kamu tau, kenapa Aku datang ke Jogja? Aku butuh waktu sendiri. Aku gak bisa egois sama cinta yang Aku miliki saat ini. Aku tau jawabannya, tapi Aku harus menjaga banyak perasaan. Lian , kamu dan Diaz. Apalagi kondisi Diaz saat ini, Kedua orang tua nya meminta Aku untuk bertunangan dengan Diaz " Ucap Aleena.


"Oya, kamu di minta untuk bertunangan dengan Diaz?" Ucap Elio tersenyum.


Aleena hanya mengangguk pelan.


"Kamu udah jawab permintaan Kedua orang tua Diaz?" Tanya Elio.


"Aku belum menjawab, Satu sisi mungkin untuk kebaikan kondisi Diaz. Satu sisi lagi Aku melukai perasaan yang lain, Aku memang sayang sama Diaz. Tapi Aku lebih nyaman seperti ini, tanpa ada yang terluka" Jelas Aleena.


"Yang kamu jaga itu hanya perasaan Lian dan Diaz, karena mereka saudara. Seharusnya kamu udah tau jawabannya " Ucap Elio yang berharap dengan kata-katanya tadi membuat Aleena peka.

__ADS_1


Bahwa Elio jawabannya, karena Elio tidak memiliki hubungan saudara dengan Lian ataupun Diaz.


Walau Elio tau, Aleena masih sangat mencintai Lian. Tidak ada salahnya jika Elio berharap sebuah keajaiban datang untuk cintanya kali ini.


__ADS_2