CINTA Itu KAMU !

CINTA Itu KAMU !
* Anne's Hope *


__ADS_3

"Aleena cantik yah? Pantas aja kamu sangat mencintai Aleena" Ucap Anne sambil menatap wajah Diaz yang tengah fokus menyetir.


"Yup, Aleena gadis sederhana dan juga Sia anak rumahan" Jawab Diaz.


"Orang Tua kami ternyata teman lama orang tua Aleena. Orang tua Aleena sangat percaya melepas Aleena pergi jauh dari rumah bersama Aku atau Kakak Ku. Karena sebelumnya Orang tua Aleena tidak bisa membiarkan Aleena jauh dari rumah. Maklum Aleena anak satu-satunya" Jelas Diaz.


"Kalian di Jodohkan?" Tanya Anne.


"Gak juga, jaman sekarang mana ada tradisi seperti itu" Jawab Diaz.


"Tadi kamu bilang, Orang tua kalian sudah kenal sejak lama" Ucap Anne.


"Iya, Setau Aku. Sejak Aleena kenal dan dekat dengan Lian. Lalu Lian mengundang Aleena saat acara syukuran Lian pertama kali masuk kerja. Papa akhirnya tau kalo Aleena anak teman lama Papa" Jelas Lian.


"Waw, suatu kebetulan. Semakin mudah jalan untuk hubungan kalian nantinya" Ucap Anne.


"I hope so, meski Aleena hanya mencintai Lian" Ucap Diaz pelan.


"Aku yang mencintai kamu Diaz, kenapa kamu masih berharap pada gadis lain " Ucap Anne dalam hati.


"Aku antar kamu pulang yah, setelah ini Aku kembali ke rumah Aleena" Ucap Diaz.


"Oke, thanks" Ucap Anne.


"Kamu sering pergi bersama Aleena?" Tanya Anne.


"Yup, beberapa hari lalu kamu Traveling ke Amsterdam dan Bali" Jawab Diaz jujur.


"Amsterdam? Kapan? kenapa gak ke kampus?" Ucap Anne terkejut.


"Yup,hanya dua hari. Aleena gak nyaman berada di sana. Aleena lebih suka Traveling di negaranya sendiri. Alasan Aleena banyak tempat jauh lebih cantik dan indah di Indonesia" Ucap Diaz.


"Jadi kamu putuskan lanjut ke Bali" Ucap Diaz lagi.


"Menyenangkan Traveling bersama orang yang kita cintai" Ucap Anne jujur dari hatinya.

__ADS_1


"Of course, meski hubungan kamu hanya sebatas teman dekat. Aku dan Aleena sangat menikmati dan nyaman dengan hubungan kami saat ini. Kita saling menghargai perasaan yang kita miliki, untuk siapa dan akan berlabuh di mana. Biarkan mengalir sampai hati dan perasaan kita menemukan tempat yang tepat" Ucap Diaz.


"Aku support Aleena mencintai Lian, Aleena pun sama men-support Lian untuk bersama Raya. Aku banyak belajar dari Aleena. Aleena berusaha membuat Lian bahagia bersama Raya. Alasan Aleena, melihat orang yang kita cintai bahagia. Kita akan jauh lebih bahagia. Bahagia Lian bahagia Aleena, sakitnya Lian sakitnya Aleena" Jelas Diaz.


"Aku tau Aleena hancur, Dan sedih. Aku rela menjadi bayang-bayang Lian untuk Aleena. Agar Aleena bisa tersenyum dan bahagia. Dan akhirnya Aku dan Aleena sama-sama terjebak dengan rasa yang kami miliki. Aleena semakin mencoba untuk melupakan Lian, semakin sakit. Begitu juga Aku" Ucap Diaz lagi.


"Good Man" Ucap Anne terharu.


"Sempat terlintas Aku ingin kembali ke Amsterdam, Agar Aku bisa melupakan rasa yang Aku miliki untuk Aleena. Namun langkah kaki ku sangat berat" Ucap Diaz.


"Sampai kapan hubungan kalian seperti ini?" Tanya Anne.


"Entahlah, hanya waktu yang akan menjawabnya. Aku dan Aleena yakin suatu hari nanti hati kami akan menemukan tempat berlabuh yang sebenarnya" Ucap Diaz.


"Yang pasti, Aku bahagia saat ini. Bisa menjadi bayang-bayang Lian untuk Aleena. Dan bisa menjadi sandaran untuk Aleena" Ucap Diaz lagi.


"Sepertinya Aleena bisa menjadi teman yang menyenangkan" Ucap Anne.


"Iya sangat menyenangkan, Aleena gadis yang tulus. Dia selalu ingin terlihat baik-baik aja di mata Lian dan Raya. Aleena bisa menjadi teman yang baik untuk Raya" Ucap Diaz.


"I'm sure, Raya sendiri pernah bilang. Aleena itu gadis yang luar biasa. Dia sendiri gak akan sanggup jika berada di posisi seperti Aleena. Masih bisa tenang dan baik-baik aja di depan Lian dan Raya. Bahkan Aleena menyatukan kembali hubungan Lian dan Raya " Jelas Diaz.


"Hmmm , Aku juga kalo jadi Raya gak akan sanggup. Melihat orang yang kita cintai bersama wanita lain" Ucap Anne.


"Aleena cinta pertama Aku, Sebelumnya Aku belum pernah jatuh cinta sama gadis manapun. Aku punya komitmen dengan gadis lain bukan atas dasar cinta. Karena ikut-ikutan tema aja" Ucap Diaz jujur.


Anne menatap wajah Diaz, Ucapan Diaz memang benar. Tatapan mata Diaz sangat beda saat menatap Aleena. Diaz menatap Aleena dengan mata teduh dan penuh dengan rasa cinta.


Selama ini Anne belum pernah melihat Diaz dengan tatapan seperti itu. Diaz sangat tulus mencintai Aleena.


Anne pun sangat mencintai Diaz, sejak pertama masuk kampus. Anne sering mencuri pandang pada Diaz.


Namun Diaz sangat acuh dan tidak menyadari. Beberapa kali Anne menyapa dan berusaha untuk bicara dengan Diaz.


Diaz sangat sulit untuk di dekati, sampai akhirnya Anne memutuskan menjalani hubungan dengan Bobby teman Diaz.

__ADS_1


Dengan harapan Anne bisa dekat dan bisa komunikasi dengan Diaz. Meski tidak sepenuhnya berhasil, Ketika Anne sudah resmi menjadi pacar Bobby.


Tiap kali bertemu Diaz, Anne menyapa. Barulah Diaz membalas sapaannya dan bisa komunikasi dengan Diaz meski hanya sebentar saja. Paling gak Diaz menyadari Anne itu ada.


Mendengar semua cerita Diaz dan Aleena, Anne menjadi terharu dan tersentuh. Diaz dan Aleena sama-sama terikat rasa tulus. Sehingga sampai saat ini hubungan mereka sangat baik.


Mereka saling melengkapi dan saling menutupi luka di hati mereka dengan cara selalu ada jika salah satu dari mereka down.


Memang sangat rumit kisah cinta mereka, Cinta mereka datang tak tepat sasaran dan waktu.


Seperti yang Diaz ucapkan, Diaz Sangat mencintai Aleena, Namun Aleena mencintai Lian, dan Lian masih sangat mencintai Raya.


Tapi hubungan mereka masih sangat baik, tidak ada rasa saling menjatuhkan. Seperti Lian dan Diaz, mereka saling menahan rasa yang mereka miliki.


Mungkin Anne akan menjadi teman baik Diaz, sama seperti Aleena. Dengan saling sering berkomunikasi, semoga ke ajaib datang. Cinta akan menyatukan Anne dan Diaz.


"What do you think?" Tanya Diaz pada Anne yang sejak perjalanan Anne hanya diam dan sesekali melirik ke arah Diaz.


"Mmmm ,,, Aku lagi berpikir tentang kalian. Hubungan kalian masih sangat terjaga dengan baik. Walupun sangat complicated" Jawab Anne.


"Aku dan Lian harus menjaga Aleena, Walau Lian tau Aku mencintai Aleena. Tapi kami gak harus berkompetisi merebutkan Aleena. Aleena bukan sebuah piala" Ucap Diaz.


"Tapi kamu bilang, Lian mencintai Raya? Sebenarnya Lian cinta Aleena atau Raya?" Tanya Anne bingung.


"Aku Tau Lian juga mencintai Aleena, Karena Aleena yang udah merubah sifat Lian. Hanya Aleena yang mampu mengendalikan Lian ketika sifat Lian yang dulu Tiba-tiba datang. Tapi Lian mencoba menahan karena Lian tau Aku mencintai Aleena" Jelas Diaz.


"Waw, Good Brother" Seru Anne kagum.


"Sebelum Lian pergi, Lian bilang kasih ruang gerak untuk Aku dan Aleena. Dan harapan Lian hubungan Aku dan Aleena akan ada ikatan. Tapi cinta bukan paksaan, Aku dan Aleena membiarkan rasa yang kami miliki mengalir seperti air" Ucap Diaz.


"Harusnya Aku jealous, Karena Aleena itu saingan Aku. Tapi mendengar semua cerita kamu. Justru Aku banyak belajar dari kisah Kalian ini" Ucap Anne jujur.


"Semoga kamu mendapatkan pendamping yang tepat dan terbaik " Ucap Diaz tulus.


"Aku masih berharap ada keajaiban, Aku bisa menjalani hubungan dengan kamu" Ucap Anne penuh harap.

__ADS_1


Diaz hanya tersenyum dan melirik ke arah Anne.


__ADS_2