
arif pun membenahi baju nya yang sedikit berantakan,sesekali ia melirik nana yang ada di sampingnya,
jemarinya meraih pucuk bibir nana,mengusap lembut bibir nya yang terdapat lipstik berantakan di sana.
"maafkan aku sayang..."ucap arif tiba tiba.
"nggak apa apa kok mas...lanjut saja...mari kita kemana sekarang?ini masih sore mas...aku juga baru makan tadi dari rumah...belum lapar...masak iya kita mau makan malam sekarang mas?"tanya nana pada suaminya.
"hemmmz...kau mau kemana sayang?"
tanya arif tiba tiba sambil melirik ke arah nana.
"kau mau ngajak aku kemana mas?"tanya nana balik.
"kau....mau nggak kita jalan jalan aja?ini masih pukul empat sayang...mari ke taman mau?"ajak arif pada nana.
"ayuk...baiklah...aku juga belum pernah sekalipun di ajak kencan ke taman,"ucap nana yang membuat arif bingung.
"bukankah kau di luar negeri punya banyak teman laki laki?masak iya mereka tidak ada yang mengajakmu ke taman sayang?"tanya arif tiba tiba.
"boro boro ke taman mas...ingat makan aja sudah senang...saking repot nya mas..."ucap nana lagi yang malah membuat arif tersenyum.
__ADS_1
"apa kau barusan tersenyum?"tanya nana tiba tiba.
"kau senang tidak ada yang mendekatiku?"ucap nya lagi.
"tentu aku senang...kau kan milikku!"ucap egois arif.
"dasar egois..."gerutu nana dalam hatinya.
dan mobil pun melaju dengan sangat kencang nya menembus kemacetan dan kepadatan kendaraan lain yang sedang berjajar mengekor panjang.
"kau gerah sayang?"tanya arif yang melihat nana mengibas ngibaskan tangannya padahal ac di mobil nya sudah menyala full saat berada di perempatan lampu merah.
"iya mas...nggak tahu kenapa rasanya aku kepanasan mas..."ucap nana tiba tiba.
sampailah ia pada dataran lapang yang membentang hijau di tengah tengah taman.yang di pinggir lapang itu ada pepohonan hijau yang di hiasi tempat duduk di sepanjang jalan bawah pohon.
sebelum sampai...keduanya tadi sudah sempat membeli beberapa camilan dan juga minuman dingin.
lalu arif pun menarik tangan nana menuju tananh lapang yang hijau dengan rumput hiasnya yang indah.
disana banyak sekali keluarga keluarga kecil yang menggelar tikar dengan anak anak mereka yang bersenda gurau.arif dan nana memilih sedikit terpencil dari orang orang,ia membentangkan tikar lipat nya dan duduk di sana.
__ADS_1
duduk berjajar menatap matahari yang semakin condong.
sesekali arif melirik nana yang sedang mengamati ponselnya dan dengan senyam senyum di sana.
"kau sedang apa sayang?"tanya arif pada nana seketika dan nana pun langsung menoleh ke arah nya.
"oh...ini mas lagi baca nofel online romantis...aku suka deh..."ucap nana dengan nada senang nya.
lalu arif pun dengan manja menidurkan kepalanya di pangkuan nana yang sedang bersila itu.
"romantis itu seperti ini nggak sayang?"tanya arif yang tiba tiba membuat nana kikuk.
"ya...bisa di bilang ini romantis mas...asal nggak ada kata kata pedas nya ya..."ucap nana seketika yang membuat arif teringat betapa ia sangat kasar dulu pada istrinya itu.dan kini ia sudah benar benar mengerti betapa ia sangat bodoh kala itu.
"sayang...bisakah kita bulan madu?"tanya arif tiba tiba.
"kenapa tiba tiba mas tanya seperti itu?"tanya nana kebingungan.
"bunda yang mengusulkan sayang...mau nggak?"
tanya arif lagi.
__ADS_1
"jadi...itu inisiatif bunda...aku kira mas arif yang menginginkannya,"ucap dalam hati nana yang entah mengapa sedikit kecewa.