CINTA MEMILIH TUANNYA

CINTA MEMILIH TUANNYA
alasan


__ADS_3

arif membaringkan pelan tubuh isteri nya itu lalu menyelimutinya sampai batas dada,kemudian ia pun berlalu nenuju lemari pakaiannya dan mengambil pakaian tidur dan mengenakannya.


sesaat ia menatap wajah cantik isterinya itu,


"sungguh selama sembilan tahun ini aku tidak terpikir kau akan berubah secantik ini,aku juga tidak menyangka kamu akan menarik perhatianku begitu cepat nya,hingga tanpa ku sadari...hatiku sudah kau curi...aku menyukaimu sayang...maaf atas kebodohanku..."


ucap arif dengan elusan pipi nana,dan nana pun menggeliat merubah posisi yang kini memunggunginya.


hingga dengan cepat...arif langsung memeluk tubuh isterinya lalu terlelap dengan sendirinya.


keduanya tertidur hingga pagi menjelang,saat suara kicauan burung dan kokok ayam bersahutan,


keduanya masih meringkuk saling memeluk,


"tok tok tok...."

__ADS_1


suara ketokan di luar pintu kamar nana dan arif.


"sayang...kalian nggak pada pergi kerja ya?sudah hampir jam delapan pagi loh..."ucap bunda dari luar pintu kamar.


"akh....mas aku ada rapat pagi ini....akh gimana sih nggak bangunin aku..."gerutu sambil terkejut hingga nana melonjak dari pelukan suaminya.


ia bergegas masuk kamar mandi dan mulai mandi,sedangkan arif masih malas untuk bangun karena hari ini libur,


sepuluh menit kemudian nana bangun dari dalam kamar mandi dengan berbalut handuk yang menutupi bagian dada sampai pahanya.


nana berjalan menuju lemari pakaiannya lalu mengambil dalaman atas bawahnya dan seketika itu ia melepas handuk nya dan memakai dalamannya itu.dan mengenakan pakaian yang akan ia kenakan untuk berangkat kerja.


ia menyisir rambut pendeknya di depan kaca rias nya,dan memakai sedikit bedak untuk merias wajahnya yang dudah natural cantik itu.di padukan lipstik yang tidak begitu mencolok,membuat wajah nana semakin segar,di tambah lagi parfum mahal yang wanginya mewah dan menawan.membuat arif semakin terpesona oleh isterinya itu.tanpa arif sadari ia sudah beberapa kali menelan ludahnya yang sudah terkumpul.


"mas...aku berangkat kerja dulu ya..."ucap nana yang membuyarka lamunan arif.

__ADS_1


tidak lupa nana mengecup bibir arif yang terdiam terpaku di tempat tidur nya.lalu nana bergegas pergi meninggalkan ruang kamar dan menuruni anak tangga menuju lantai bawah.sedangkan arif masih mematung terdiam sambil membuat kusut selimut yang masih menyelimuti tubuhnya.


"padahal sudah jelas jelas di depan mata...tubuhnya yang begitu mulus itu...akh...terlewat begitu saja..."


ucap arif dalam hatinya dengan terbangun dari tidurannya dan terduduk di ranjangnya.


"hah...ponsel nana tertinggal...syukurlah...ada alasan aku untuk menemuinya di tempat kerja hari ini,"ucap arif dengan senangnya sambil menggenggam ponsel nana di genggamannya.


lalu ia pun bergegas bangun dari tempat tidur nya dan pergi berjalan menuju kamar mandi,tidak begitu lama suara air terdengar mengguyur dan suara siulan atif mengiringi mandi nya.


sepuluh menit kemudian arif usai mandi dan mengambil baju ganti yang casual dan nyaman untuknya,ia berniat akan menyusul isterinya ke tempat kerja nya dan menyerahkan ponsel isterinya yang tertinggal itu.


arif bergegas keluar dari kamar nya usai berdandan.ia di sambut bunda nya yang sudah menunggu di meja makan.sedang ayah nya pastilah sudah berangkat kerja.


"sayang kok udah rapi?katanya hari ini libur?"tanya bunda pada puteranya itu.

__ADS_1


"mau nganterin ponsel nana ketinggalan bund..."


ucap arif seketika sambil berlalu duduk di kursi dekat meja makan.dan menyantap sarapannya dengan lahap.


__ADS_2