CINTA MEMILIH TUANNYA

CINTA MEMILIH TUANNYA
pagi yang luar biasar


__ADS_3

arif segera bergegas masuk ke dalam rumah meninggalkan ayah dan bundanya yang masih berada di teras luar,dimana arif sudah tidak sabar akan hal mengejutkan apa yang akan istrinya berikan untuknya setelah mengingat tadi siang dia sebegitu manjanya padanya, dimana tadi siang...ia juga berinisiatif melakukannya terlebih dahulu,


"baiklah sayang...aku akan segera menuju padamu...apakah kau sudah siap...."ucapnya sambil berjalan menaiki anak tangga satu persatu dengan bahagianya, hatinya seperti anak abg yang baru saja di beri pernyataan cinta oleh lawan jenisnya, berbunga bunga dan tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata sekalipun.


"astaga sayang...membayangkanmu saja membuat jantungku berdegup tak karuan seperti ini, baiklah...aku datang sayang..." ucapnya setelah ia sampai di depan pintu kamar nya. tangan nya mulai menekan knop pintu di depannya dengan perasaan tak menentu...dag dig dug yang ia rasakan saat itu. perlahan lahan ia membukanya dan ingin sekali kejutannya sudah ada di depan matanya.


"haaaaah.....lhooooh kok malah tidur? nggak ada kejutan apa apa nih? nggak ada sesuatu yang mau di kasih liat ke aku gitu? nggak ada yang bisa aku nikmati malam ini? serius sayang...kamu kenapa tega seperti ini sih sama aku? tahu nggak aku ngarepnya udah setengah mati...nahan nya dari kemarin udah di ujung ubun ubun...lah aku kira ke kamar duluan mau nyiapin kejutan apa gitu kek...mau nyiapin apa kek...aaakkkh...." gerutu arif dalam hatinya di sepanjang jalan langkah kakinya masuk ke dalam kamar, langkah gontai yang menandakan bahwa saat ini ia benar benar Membutuhkan kasih sayang dan belaian dari sang istri tapi malah istrinya tidur dengan nyenyak nya...


"pulas ya sayang...enak ya...nyaman...kayaknya kamu tidurnya...akkkh..."gerutu arif dwngan suara lirihnya...suara berbisik yang membuatnya sangat sedih.


lalu langkahnya bergegas menuju ke kamar mandi,ia pun masuk kedalam kamar mandi dan mulai menanggalkan palaiannya lalu mengguyur tubuhnya.dalam hatinya ia benar benar sedih.. karena istri nya lupa akan keinginannya tadi siang...namun ia juga tidak boleh egois dengan keinginannya...karena bagaimanapun nana adalah seorang wanita yang butuh istirahat, apa lagi setelah tadi beberapa kali survei rumah ke rumah butuh waktu nya untuk naik turun mobil, berjalan dan melihat lihat, pastilah ia kecapaian.


"aaaah....heeemmmz....ya sudahlah...biarkan ia menikmati tidurnya...aku juga nggak mau buat istriku capek dan kelelahan nambah nambahin capek dan lelahnya..." ucap arif yang sangat dewasa menurut dirinya sendiri.


hingga beberapa saat usailah ia mandi dan mulai mengeringkan tubuhnya,handuk yang mengalung di lehernya sudah sangat basah oleh rambutnya,hingga dua kali ia mengambil handuk. dan mengeringkan rambutnya.


perlahan ia pun berjalan akan keluar dari dalam kamar mandi,membuka asalan knop pintu kamar mandi dan membukanya,

__ADS_1


"astaga....sayang....kamu....kaaa....kamu...


ngagetin aku tahu..."ucap arif saat matanya menatap ke arah depan nya ada sosok cantik nan seksi mengenakan lingerie baju tidur yang sangat seksidengan warna biru laut yang benar benar terbuka di mana mana dan tepatnya transparan.


"manis....sayang...kamu cantik...astaga mataku tidak bisa berkedip menatap lekukan tubuhmu."ucap arif tiba tiba yang terlontar begitu saja dari bibirnya.


"mas...mas juga sangat macho tahu nggak sih...nih...lihat...dada bidang...wajah cakep..


ganteng...siapa sih yang nggak mau sama mas...aku juga sayang sama mas...maaf ya kejutannya nggak bisa buat mas senyum gini...mas malah cemberut...akh...sebeldeh..."ucap nana dengan jemari yang terangkat dari dada arif dan akan pergi dari sana.


"aaah...sayang...ini...sangat sangat membuatku terkrjut...hingga aku mati kutu tau nggak...makasih ya sayang..."ucap arif dengan menarik kembali tangan istrinya itu mendekat hingga tubuhnya menempel pada nya,


hingga pagi menjelang,semalaman keduanya terlalu asyik dalam kebersamaan yang menghanyutkan, hingga lupa akan menutup jendela kamar dan juga tirai nya.


mata arif memicing micing ketika melihat cahaya yang menyilaukan dari luar jendela itu masuk menusuk nusuk celah lebar dari luar jendela dan masuk sesukanya ke dalam kamar, hingga seperti memenuhi seisi kamar.


Arif tersadar ketika istrinya mulai menggeliat karena silau akam cahaya matahari yang masuk.

__ADS_1


tubuh polos keduanya dengan selimut naik hingga menutupi area dada keduanya, menunjukkan akan ke sucian cinta keduanta, pasangan sah yang baru di pertemukan lagi setelah sekian lama. membuat perasaan keduanya semakin lengket satu sama lain tidak bisa di pisahkan.


tanpa sadar...arif menatap ke arah wajah sang istri yang terlihat damai...pulas...nyenyak dan sangat cantik tentunya meski tidak memakai apa apa pagi itu, membuat getaran getaran kecil di hati arif terpercik kembali saat ia mengingat begitu menggairahkannya malam tadi.


hingga tanpa sadar sudah beberapa kali ia dan istri nya melakukannya,seperti dorongan naluriah yang muncul begitu saja membuat keduanya enggan menyudahinya.


"sayang..." ucap arif lirih sambil berbisik,jemarinya menjulur menyeret dari pangkal pundak nana menuju lengan lalu berakhir pada jemari tangannya, arif meraih jemari itu lalu mengecup di bagian punggung tangannya, namun lagi lagi nana tidak membuka matanya pula.


"aaah...sayang...kenapa kau begitu menggemaskan sekali sih...aku selalu tergoda jika melihat ekspresimu yang seperti ini..."ucap arif sambil mencoba meraih dagu istri nya dan mulai mengecup bibirnya lagi.


beberapa saat hingga nana merakannya,dan entah mengapa ia pun turut hanyut lagi oleh ulah sang suami.


keduanya pun medu kasih entah untuk yang ke berapa kali dari semalam. hingga kuduanya saling menelentangkan tubuhnya berjajar satu sama laim.


saling memiringkan wajah nya, beberapa saat saling menatap satu sama lain dan tiba tiba tersenyum lalu tertawa bersamaan.


"sayang...makasih ya...kamu...benar benar luar biasa..."ucap arif sambil memencet hidung nana. dan dengan malunya nana menarik selimutnya sampai tertutup kepalanya,menutupinya hingga tidak terlihat, namun di dalam sana tersungging senyuman yang melegakan yang nana berikan. namun arif tidak melihatnya.

__ADS_1


"kenapa sembunyi sih sayang??kamu tutupi pun...aku udah lihat semuanya loh...mau apa lagi?masih pingin lagi nggak?mumpung belum mandi...kalau lagi...aku selalu siap kok sayang...jangan sungkan untuk memintanya ya...semuanya milikmu." ucap arif yang tengah menggoda sang istri,dimana nana sudah sangat malu di buatnya.


__ADS_2