
" Mau tahu cara membalas nya?." tanya Dewa dan KIA mengangguk kan kepala nya.
" Ikuti kata kata mas, tutup mata sayang sekarang, ikut apa yang mas lakukan, kalau nanti mas gigit bibir sayang buka ya bibir nya." ucap Dewa.
Kia mengikuti arahan apa yang di ucapkan oleh suami nya, tubuh Kia langsung menegang di saat Dewa memasukkan lidah nya ke dalam rongga mulut Kia, Dewa mengabsen satu persatu isi yang ada di dalam nya.
Pikiran, Hati dan tubuh Kia saling bertolak belakang, dimana pikiran dan hati memberontak namun tubuh nya berkata lanjut.
Dewa tersenyum melihat respon tubuh dari istri nya, namun dengan segera Dewa melepaskan nya
" Sudah di sampai di sini saja ya, mas takut kalau mas tidak bisa mengendalikan nya lagi, lain waktu mas akan tambahin ya les privat nya." ucap Dewa lalu mencium kening Kia dengan lembut.
Kia langsung membenamkan kepala nya di dada Dewa, kenapa suami nya bisa berbicara secara gamblang mengenai hal itu, Dewa melihat pipi Kia bersemu merah.
" Kita bobok yuk, mas takut ke bablas nanti kalau kita tidak segera tidur." ajak Dewa.
Mereka berdua segera tidur dan Dewa memeluk Kia begitu erat.
Hari, bulan sudah di terlewati begitu bahagia, bahkan tiada hari keluarga ini melewati duduk bersama saat malam hari nya.
Semua nya sedang sarapan pagi dengan khidmat, tidak ada suara apa pun di sana.
__ADS_1
" Ayah, bunda, Ibu, KIA sama mas Dewa berangkat ke sekolah dulu ya." pamit KIA kepada ke dua orang tua nya serta ibu mertua nya.
" Iya nak, hati hati, semangat untuk sekolah, Minggu depan kamu ujian, jaga kesehatan." ucap bunda.
" Siap bunda, tenang saja Kia sudah belajar kok, apa guna nya punya suami seorang guru, KIA bisa bukti kalau Kia akan dapat nilai yang baik." ucap Kia dengan penuh semangat.
" Tapi mas, kamu dah pintar sayang." sanggah Dewa.
Memang sudah terbukti dari dulu kalau Kia adalah siswi berprestasi baik akademik maupun non akademik.
Di dalam mobil.
" Ha ha ha mas terlalu percaya diri, yang ada tuh mas yang akan mikirin KIA, jadi mas harus sabar ya menunggu Kia." ucap Kia dengan tertawa.
" Emmm, iya in aja deh." jawab Dewa.
Tepat di parkiran mobil, KIA dan Dewa berpisah, KIA menuju dimana letak kelas nya, sedangkan Dewa pergi ke ruang guru.
" Tot....." panggil Roy.
" Oooiy." jawab Kia.
__ADS_1
KIA menghampiri Ke 4 Saudara nya di tambah dengan Ratna
" Gimana sudah belajar?." tanya Ratna
" Sudah, pasti dong, apalagi gue punya satpam yang setiap saat selalu buat kepala ku pusing, karena di suruh untuk belajar dan menghafal." ucap Kia.
" Bagus dong, nanti kasih contekan ya, kalau gue gak bisa." ucap Roy
" Belajar sana, jangan hanya bisa nya nyontek aja." ucap Salsa.
" Lha ngapain gue belajar kalau Kia aja dah belajar, kan tempat duduk gue sama Kia ada di sebelahnya pas " Jawab Roy.
" huhhhh." Ratna, Salsa, Bayu dan El menyoraki Roy, sedangkan Kia hanya menggeleng kan kepala nya saja.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...
__ADS_1