Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
Ke rumah KIA


__ADS_3

Ajeng tidak mengeluarkan sepatah kata pun, Ajeng hanya mendengar apa yang Kia ucapan kepada nya, dan benar apa yang di katakan oleh Kia kalau diri nya sudah kalah, dan Ajeng harus menerima konsekuensi dari apa yang telah ia perbuat.


Setelah itu Kia langsung pergi begitu saja, sedangkan Ajeng masih diam terpaku di tempat nya.


" Jeng, ngapain Lo disini." ucap salah satu geng Ajeng.


" Eh tidak apa apa." jawab Ajeng


" Kalau gitu ayo masuk, Lo gak dengar apa bel dah bunyi tuh " ucap teman nya lagi, Ajeng mengangguk kan kepala nya.


Sepulang sekolah Kia the geng langsung menuju tukang bakso yang berada di samping sekolah nya.


Kia sudah meminta Ijin kepada Dewa saat jam terakhir pelajaran.


Flash back on


KIA yang berada di dalam kelas langsung mengambil ponsel nya yang berada di dalam tas.


✉️ MD


" Assalamualaikum mas, nanti Kia sama teman teman mau makan bakso di sebelah sekolah, apa mas Dewa mau?."


📩 Sayang.


" Waalaikumsalam, boleh sayang, silahkan kalau mau pergi sama teman teman kamu, have fun sayang, mas sudah janji sama Rendi dan Zaki, uang nya kurang tidak, kalau kurang biar mas tranfer ke rekening kamu"


✉️ MD

__ADS_1


" Ok, have fun juga mas, untuk uang sudah cukup mas, malah ini ada kembalian nya, uang yang Kia pinjam nanti waktu di rumah Kia kembalikan ya."


📩 Sayang


" Sudah tidak usah di kembalikan, hitung hitung mas lagi nafkahin istri mas yang cantik ❤️."


KIA tidak lagi membalas isi pesan Dewa, melainkan lagi menyembunyikan wajah nya dengan buku, wajah Kia bersemu merah saat membaca pesan Dewa yang terakhir.


Flash back of.


" Kia tadi gimana sama Ajeng?." tanya Salsa


" Mati kutu dia." jawab Kia dengan menyuapkan pentol ke dalam mulut nya.


" Lo gak bilang atas taruhan kalian berdua." tanya Salsa


" Ya, gak seru Lo tot." ucap Roy


" Gue nggak mau jadi orang jahat, gue nggak mau bahagia di atas penderitaan orang lain." jawab Kia


Semuanya diam kalau Kia sudah berbicara seperti itu, semua nya juga tidak mau menjadi orang seperti apa yang di katakan oleh Kia barusan.


...****************...


Malam hari nya, Dewa datang ke rumah Kia atas permintaan Kia, entah apa yang akan di katakan Kia, namun Dewa penasaran.


Tok tok tok

__ADS_1


Ceklek


Pintu di buka.


" Eh den Dewa, masuk den." ucap bibi


" Assalamualaikum bik, iya bik." jawab Dewa masuk ke dalam rumah dan ternyata di sana sedang ada pak Ari dan Bu Rosa


" Eh, nak Dewa, masuk nak." ucap Bu Rosa.


" Iya Bu." jawab dewa dengan mencium punggung tangan Bu Rosa dan pak Ari bergantian.


" Ada apa? tumben ke sini, saya kira kamu sibuk." tanya pak Ari.


" Itu pak, mau ketemu sama Kia." jawab Dewa.


Pak Ari dan Bu Rosa hanya mengangguk kan kepala nya, mereka pikir mungkin apa yang di ucapkan oleh Kia kemarin itu.


" Hai mas, sudah lama?." tanya KIA yang baru saja turun dari tangga


" Oh, baru saja kok." jawab Dewa dengan tersenyum


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...

__ADS_1


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...


__ADS_2