
Kita lanjut mengeja nya ya kak.
......................
" Kamu tahu angka 69??????." Tanya Dewa.
Dan Kia mengangguk nya.
" Kita pakai gaya itu....." jawab Dewa dan langsung merubah posisi seperti angka 69.
" Tapi mas!!!!." seru Kia.
" Coba dulu baru berkomentar, kepala mas sudah nyut nyutan ini." ucap Dewa dengan frustasi.
KIA yang masih terdiam dengan cepat Dewa langsung merubah posisi yang sesuai dengan apa yang ia inginkan, KIA mau berkomentar lagi namun Dewa dengan segera membenamkan wajah nya di sela sela kaki Kia dan menghampiri hutan belantara tersebut.
Kia langsung menganga merasakan ke nik ma Tan yang tiada Tara, bahkan Kia saking me nik ma TI nya sampai lupa kalau diri nya juga memiliki tugas yang sama.
KIA yang telah sadar langsung memasukkan batang cokelat yang menjulang tinggi dan besar .
" Ah sayang." teriak Dewa.
KIA me la hap tiada ampun batang cokelat tersebut, Dewa merasakan begitu nik mat.
" Mas, KIA mau pipis." ucap KIA.
" Keluarkan saja sayang." jawab Dewa.
__ADS_1
Dewa langsung me Nye sap cairan tersebut hingga habis.
Dewa yang merasakan kalau Kia sudah lemas karena sudah beberapa kali keluar langsung merubah posisi nya.
" Kamu hebat sayang." ucap Dewa lalu membenamkan bibir nya ke bibir Kia
Tanpa ada aba aba Dewa langsung melesatkan batang pohon cokelat nya ke dalam hutan belantara.
Blesss....
" Ah." teriak Kia.
" Rasanya sempit banget sayang, sejak awal rasa nya membuat candu buat mas." ucap Dewa.
Dewa langsung memaju mundur kan pinggul nya.
" Mas, ada yang mau keluar." ucap Kia.
" Tunggu sebentar sayang, kita sama sama ya." ucap Dewa dengan menambah ritme nya
" Ayo sayang." ucap Dewa
" Ah.........." ******* yang begitu panjang serta menggema di dalam kamar mereka ber dua, untung saja kamar tersebut kedap udara.
Dewa tersenyum melihat wajah istrinya yang penuh dengan keringat.
" Kamu hebat sayang." ucap Dewa dengan mencabut batang pohong cokelat nya dari dalam hutan.
__ADS_1
" Ihhhh, malu mas.." jawab Kia.
" Tapi kamu menikmati nya kan, tadi saja sampai panggil mas mas ma....." ucap Dewa belum selesai karena mulut Dewa di tutup oleh Kia, KIA malu karena aib nya sudah di buka oleh suami nya sendiri.
" Jangan tidur dulu ya, kita bersih bersih dulu, setelah itu kita istirahat." ucap dewa yang berdiri memakai celana boxser nya.
Kia melihat batang cokelat yang tadi berdiri kokoh dan ia nikmati sekarang malah bergelantungan seperti monyet ha ha ha, KIA tertawa lirih.
" Kenapa hmmm, senyum senyum seperti itu, apa mau nambah setelah melihat batang pohon cokelat nya mas." ucap Dewa dengan percaya diri.
Bugg
" Uh, sakit sayang, jangan di pukul, di cium saja biar enak." ucap Dewa.
" Mas itu, Sekarang Kok tambah mesum sih mas, nambah nambah, ini saja kaki Kia lemes banget mas, gak bisa di buat jalan." keluh KIA.
Dewa tertawa mendengar jawaban dari Istri nya, bagaikan istri nya tidak lemas, bahkan tadi mereka ber dua melakukan lebih dari 2 jam, dan istri nya pun keluar berkali kali.
" Ya sudah sini mas gendong ke kamar mandi ya." ucap Dewa dengan menyibak selimut
" Mas......
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
__ADS_1
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...